Legislator PSI Menyayangkan Perusakan Turap Kali di Jakbar oleh Warga

Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 17 Maret 2025
Legislator PSI Menyayangkan Perusakan Turap Kali di Jakbar oleh Warga

DPRD DKI Jakarta. (Foto: MP/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Kevin Wu, menyayangkan pengrusakan sheet pile atau turap kali oleh warga di Jakarta Barat.

"Kami menyayangkan adanya penemuan sheet pile atau turap kali yang dirusak oleh warga di beberapa tempat. Hal itu turut memperparah banjir yang terjadi kemarin saat Jakarta diguyur oleh hujan besar dan mendapatkan air kiriman dari daerah di sekitarnya," kata Kevin di Jakarta, Senin (17/3).

Ia mengingatkan bahwa Jakarta masih akan menghadapi cuaca ekstrem ke depannya. Tidak menutup kemungkinan hujan lebat akan terjadi lagi.

"Saya khawatir debit air di sungai akan kembali naik dan meluap ke daratan kalau turap-turap yang ada rusak dan berlubang," ujarnya.

Kevin mengapresiasi langkah cepat Pemprov DKI Jakarta dalam memperbaiki turap-turap yang rusak dengan cara menambal lubang-lubang yang dibuat oleh warga.

"Pemprov DKI Jakarta, khususnya Suku Dinas Air harus diapresiasi karena sudah bergerak cepat dalam memperbaiki kerusakan itu. Tapi perbaikannya harus dicek lagi untuk memastikan celah-celah yang ada sudah tertutup rapat, sehingga air dari kali tidak bisa masuk dan membanjiri daerah di sekitarnya," papar dia.

Baca juga:

DPRD DKI Jakarta Minta Disdik Bocorkan Sekolah Swasta yang Dapat Program Gratis

Ia juga meminta Pemprov DKI Jakarta untuk mengecek turap-turap kali seantero Jakarta untuk memastikan kerusakan serupa tidak terjadi di tempat lain.

"Turap-turap di tempat lain juga harus dicek. Jangan sampai ada kerusakan yang tidak diperbaiki dan berdampak fatal di kemudian hari," tegasnya.

Kevin juga meminta agar Pemprov DKI Jakarta mensosialisasikan pentingnya turap dalam pencegahan banjir kepada warga supaya mereka tidak mengulangi pengrusakannya di masa depan.

"Kami mendapatkan berita kalau ada warga yang membolongi turap kali untuk mengairi lahan-lahan pertaniannya. Air dari kali kemudian masuk dan membanjiri kawasan-kawasan pemukiman di sekitarnya," paparnya.

"Warga harus mendapatkan sosialisasi mengenai pentingnya turap yang dipasang di kali-kali dekat tempat mereka tinggal. Mereka perlu tau bahwa turap-turap ini ada fungsinya, yaitu melindungi mereka dari luapan kali saat debit airnya naik," lanjutnya.

Selain sosialisasi, Kevin juga meminta agar pelaku pengrusakan turap-turap kali ditindak secara tegas apabila mengulangi perbuatannya lagi di kemudian hari.

"Kalau setelah dilakukan sosialisasi ternyata warga masih melakukan pengrusakan turap, Pemprov DKI Jakarta dengan pihak yang berwenang jangan sampai ragu untuk bertindak tegas. Pengrusakan seperti ini jelas-jelas merugikan dan bahkan membahayakan keselamatan banyak orang," tandasnya. (Asp)

#Banjir #Jakarta Barat #Berita #DPRD DKI Jakarta #PSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Bagikan