Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Legenda Ska Bad Manners Siap Tur di Indonesia

Febrian AdiFebrian Adi - Selasa, 25 April 2023
Legenda Ska Bad Manners Siap Tur di Indonesia

Bad Manners siap menguncang Yogyakarta. (Bad Manners)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ERA 90 gelombang musik Ska menyerbu blantika musik Indonesia. Begitu suburnya musik ska berkembang sampai melahirkan musisi-musisi ska Indonesia. Seperti Waiting Room, Shaggydog, Souljah hingga Tipe-X. Tiga nama terakhir bahkan masih aktif sampai detik ini.

Walaupun sempat meredup di pertengahan 2000an. Tahun 2023 ini musik ska di Indonesia mulai menggeliat kembali dengan munculnya band baru dan masih bertahannya muka lama. Ini tentunya membutuhkan dukungan yang kuat dan konsistensi dari segenap pihak supaya menjaga musik ska ini tidak hanya kembali menjadi angin lalu di belantara musik Indonesia.

Baca Juga:

Gwen Stefani Kembali Bergaya Ska di Single 'Let Me Reintroduce Myself’

Sehubungan dengan itu maka WB Enterprise yang digawangi oleh Bandizt “Shaggydog” dan Dino Kimpling membuat sebuah pertunjukan musik untuk memberikan apresiasi serta mendukung perkembangan ska saat ini. Bekerjasama dengan Outlet 23, WB Enterprise akan menampilkan beberapa band ska diantaranya pioner Ska revival, Bad Manners dan dibuka Shaggydog, The Gravelites, dan Bovver Lover.

Adapun Bad Manners, merupakan band ska legendaris dari London, Inggris yang dipimpin oleh vokalis Buster Bloodvessel (Douglas Trendle). Dibentuk pada 1976, mereka adalah salah satu dari banyak band yang mengambil inspirasi dari the Specials dan gerakan revival ska di Inggris pada akhir tahun 70-an. Mereka datang ke Indonesia dalam rangkaian tour ke Bali, Yogyakarta dan Jakarta yang diorganisir oleh Warriors Jakarta. Bad Manners akan tampil pada 30 April 2023

Baca juga:

Rayakan 25 Tahun, Shaggydog Gelar Konser 'Be25ulang'

Band pembuka mereka menampilkan wajah lama dan baru di ranah musik ska. Dari perwakilan generasi lama ada Shaggydog yang sudah tidak asing lagi di skena musik. Mereka baru saja merilis dua single baru berturut turut yaitu Koboi Kota dan Mudik.

Kemudian band baru potensial dari Salatiga, The Gravelites, yang menyajikan musik Jamaican sound. Terdiri dari tiga personil yaitu Adya Nadira Arzak, Alfa Thomas Puji Handika dan Edward Aji Kuntjoroyekti. Mereka telah merilis dua album, VII Deadly Skank! dan Get It On!. Sementara itu untuk memanaskan lantai dansa, selector piringan hitam spesialis musik Jamaica, Bovver Lover, ditunjuk sebagai pembuka. (far)

Baca juga:

Gabe Watkins Eksplorasi Emosi Kerinduan dalam 'choose u everytime'

#Musik #Konser Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
The Lantis Hidupkan Kembali '(Jangan Terlalu) Posessif' Naif dengan Sentuhan Groovy
The Lantis menghadirkan versi baru “(Jangan Terlalu) Posessif” milik Naif. Lagu yang menjadi salah satu inspirasi utama perjalanan musik mereka.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
The Lantis Hidupkan Kembali '(Jangan Terlalu) Posessif' Naif dengan Sentuhan Groovy
ShowBiz
J.Y. Park Comeback Setelah 6 Tahun lewat 'Wet', Jadi Anthem Waterbomb 2026
Setelah enam tahun, J.Y. Park kembali dengan lagu bertema musim panas lewat 'Wet'. Lagu ini menjadi anthem Waterbomb 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
J.Y. Park Comeback Setelah 6 Tahun lewat 'Wet', Jadi Anthem Waterbomb 2026
ShowBiz
Rasyiqa Hadirkan Interpretasi Baru 'Jangan Kau Lepas', Lagu Alexa Kembali Dihidupkan
Rasyiqa merilis 'Jangan Kau Lepas'. Lagu Alexa yang populer pada 2008 ini hadir dengan interpretasi dan sentuhan baru.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Rasyiqa Hadirkan Interpretasi Baru 'Jangan Kau Lepas', Lagu Alexa Kembali Dihidupkan
ShowBiz
Jennie Buka Cerita tentang Hubungan Tanpa Status Lewat Single 'Less Than a Lover'
Jennie kembali dengan 'Less Than a Lover', lagu yang mengangkat kisah situationship atau hubungan tanpa status. Diperkuat lewat video musik bernuansa sinematik.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Jennie Buka Cerita tentang Hubungan Tanpa Status Lewat Single 'Less Than a Lover'
ShowBiz
Melisa Darusman Rilis Album Debut 'Beda', Rekam Jejak Emosi dan Perjalanan Hidup
Melisa Darusman resmi merilis album debut 'Beda' yang berisi sembilan lagu tentang harapan, kehilangan, cinta, keberanian, dan berdamai dengan diri.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Melisa Darusman Rilis Album Debut 'Beda', Rekam Jejak Emosi dan Perjalanan Hidup
ShowBiz
Dongker Rilis 'Lagu Selepas Hujan', Balada Reflektif Jelang Album 'Melankolia Radikal'
Dongker merilis “Lagu Selepas Hujan” pada 24 Juli 2026 sebagai single ketiga sekaligus penutup menuju album kedua 'Melankolia Radikal'.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Dongker Rilis 'Lagu Selepas Hujan', Balada Reflektif Jelang Album 'Melankolia Radikal'
ShowBiz
Kanye West Resmi Gelar Konser 'Ye Live in Jakarta', Catat Tanggal dan Jadwal Penjualan Tiket
Kanye West dipastikan menggelar konser 'Ye Live in Jakarta' pada 24 Oktober 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Simak jadwal penjualan tiketnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Kanye West Resmi Gelar Konser 'Ye Live in Jakarta', Catat Tanggal dan Jadwal Penjualan Tiket
ShowBiz
Lagu 'YAYAYA' Uno Laothong Viral, ini Lirik dan Maknanya
Pada bagian pembuka, YAYAYA menghadirkan nuansa sendu melalui lirik yang mengisahkan seseorang yang masih terjebak dalam kenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Lagu 'YAYAYA' Uno Laothong Viral, ini Lirik dan Maknanya
ShowBiz
RESCENE Rilis Special Single 'Pretty Girl', Angkat Pesan Percaya Diri dan Cinta Diri
RESCENE kembali dengan special single 'Pretty Girl'. Lewat lagu ini, girl group K-pop tersebut mengajak pendengar memaknai kecantikan sebagai keberanian.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
RESCENE Rilis Special Single 'Pretty Girl', Angkat Pesan Percaya Diri dan Cinta Diri
ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
Bagikan