Lebih Sehat, Ganti Gula dengan Pemanis Ini

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 10 Desember 2018
Lebih Sehat, Ganti Gula dengan Pemanis Ini

Pilihlah pemanis yang lebih sehat. (foto: pixabay/ulleo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APAKAH kamu termasuk penggemar makanan manis dan minuman manis? Jika iya, kamu harus waspada penyakit diabetes yang mengintai.

Enggak hanya diabetes, obesitas juga menjadi risiko bagi kamu yang doyan banget makanan dan minuman manis. Agar lebih sehat, kamu bisa memilih pemanis lain sebagai gantinya gula. Apa saja? Berikut 5 pemanis alternatif selain gula.

1. Stevia

styevia sugar
Pemanis berbahan stevia mengandung 0% kalori. (foto: pixabay/kimberly)

Pemanis terbaik untuk pengganti gula ialah stevia. Penggunaan gula stevia sebagai pemanis banyak ditemukan di Jepang.

Yang bikin gula stevia unggul ialah karena tidak mengandung kalori dan bersifat 200 kali lebih manis daripada gula dalam takaran yang sama. Karena 0% kalori, stevia baik untuk diet dan tidak menyebabkan kenaikan gula darah.

Keunggulan-keunggulan itu membuat penggunaan gula stevia baik untuk penderita diabetes, obesitas, dan orang yang sedang membatasi kalori atau diet. Intinya sih, gula stevia juga sangat baik untuk dikonsumsi oleh semua orang sebagai pengganti gula tebu.

Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Bagikan