Musik

‘Last Day On Earth’ Jadi Single Perdana Beabadoobee di 2021

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 29 Maret 2021
‘Last Day On Earth’ Jadi Single Perdana Beabadoobee di 2021

Beabadoobee keluarkan single jelang EP terbarunya. (Foto: Instagram/@beabadoobee)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUSISI Inggris berdarah Filipina Beabadoobee (Bea) kembali merilis karya baru di 2021 dengan EP barunya bertajuk Our Extended Play. Uniknya, EP tersebut diproduksi dan dibantu penulisannya oleh Matty Healy (The 1975) dan George Daniel.

Kedua produser tersebut diketahui menghabiskan waktu bersama Bea dan bandnya di sebuah pedesaan Oxfordshire. Selain itu, Beabadoobee memperkenalkan EP tersebut dengan merilis sebuah single bertajuk Last Day On Earth, dengan nuansa alternatif bergaya dream pop.

Baca juga:

Santana Kembali Ajak Kirk Hammett di Album Terbaru

“Lagu tersebut adalah tentang semua hal yang akan aku lakukan seandainya aku tahu kita akan terkunci dan dunia akan berubag seperti itu. Lagu ini ditulis tak lama setelah lockdown pertama dan secara lirik aku merefleksikan bagaimana rasanya jika kita semua tahu sebelumnya apa yang akan terjadi,” ucap Beabadoobee dikutip dari NME, Kamis (24/3).

Bea menambahkan, sangat menyenangkan bisa menciptakan sebuah karya bersama dengan dua produser tersebut. “Pertama kali saya menulis dan merekam dalam kondisi seperti itu, saya ingin lebih bereksperimen pada suara dan EP bagiku memiliki perasaan kebersamaan, bagaimana kami semua bergabung menjadi satu.”

Pada 2020, Beabadoobee merilis debut albumnya bertajuk Fake It Flowers. Musisi bernama asli Beatrice Laus ini menjadi salah satu musisi yang meramaikan gelombang musik bernuansa bedroom pop bersama dengan Rex Orange County dan Mac Demarco.

Baca juga:

Nas hingga Janet Jackson Masuk Daftar 25 Rekaman Berpengaruh dalam Sejarah

Selain itu, baru-baru Bea juga mengemukakan pendapatnya mengenai kampanye Stop Asian Hate (Hentikan kebencian pada warga keturunan Asia), sebuah kampanye yang muncul sebagai respon dari naiknya tingkat kriminalitas yang menimpa orang Asia.

View this post on Instagram

A post shared by beabadoobee (@radvxz)

Terkait hal tersebut, Bea mengungkapkan bahwa di tempat ia bermukim, ia juga menumukan isu serupa. “Aku sangat menyadari tentang apa yang terjadi di Amerika Serikat. Pada 2020, juga terjadi peningkatan kriminalitas terhadap warga Asia di London. Apa yang terjadi di seluruh dunia itu sangat menyeramkan, itu sempat membuatku takut untuk pergi keluar,” ungkap Bea dikutip dari Billboard, Jumat (25/3).

Menurutnya, identitasnya sebagai perempuan dan keturunan Asia memang membuatnya menjadi lebih rentan, mendapatkan perlakuan rasialisme, ia juga bersuara mengenai kenyataan yang dihadapi oleh banyak perempuan Asia yang mendapatkan diskriminasi karena identitas yang mereka miliki.

“Aku perempuan yang juga orang Asia. Aku bisa saja keluar dan dilecehkan hingga dipukul karena rasku, itu adalah pikiran yang menakutkan, tapi itu adalah kenyataan yang ada pada tempat dimana aku hidup saat ini," jelas Bea. (far)

Baca juga:

Stop Asian Hate, Sejumlah Selebritas AS Ikut Buka Suara

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
'Feather Lungs' Laura Gibson menghadirkan nuansa folk yang lembut dan puitis, mengeksplorasi kerentanan, kerinduan, hubungan, serta perubahan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Agustus 2026
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
ShowBiz
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
Lirik 'BISA GAK SIH?' mengajak pendengarnya untuk sesekali berhenti, mengambil napas, dan memberikan kesempatan beristirahat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
ShowBiz
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
'Head Over Heels' menjadi salah satu lagu JD McPherson dalam album Let The Good Times Roll yang memadukan rock and roll, rhythm and blues, dan nuansa retro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
ShowBiz
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
Lagu ini lahir dari pengalaman personal Tomiyang setelah kehilangan sang ibu.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
ShowBiz
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
Petra Sihombing kembali dengan single 'Bangga', lagu yang bercerita tentang rasa kagum dan bangga melihat seseorang yang dikenal lama akhirnya meraih impian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
ShowBiz
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
NiMBY melanjutkan kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' bersama Ombags NTRL. Lagu ini mengajak pendengar berani bangkit dan mengejar mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Icona Pop kembali dengan album 'Ritual' dan single 'Hurt'. Album electro-pop ini mengangkat persahabatan, motherhood, patah hati, penyembuhan, dan transformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Bagikan