Musik

Langka, 5 Piringan Hitam Ini Punya Harga Fantastis

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 30 September 2019
Langka, 5 Piringan Hitam Ini Punya Harga Fantastis

The Abbey Road, album kesebelas dari The Beatles. (Foto: editorchoice.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERKEMBANGAN teknologi telah membawa kita ke era dimana segala sesuatu menjadi digital, termasuk cara kita menikmati musik. CD dan DVD sudah mulai ditinggalkan, apalagi kaset. Meski begitu, masih banyak orang yang menikmati musik lewat piringan hitam. Kesan klasik dan orisinal lewat whitenoise yang dihantarkannya, memberikan kepuasan tersendiri bagi pendengarnya.

Bagi kamu yang mencintai segala sesuatu yang vintage, piringan hitam atau vinyl menjadi koleksi yang sangat otentik, estitika, serta bisa membuat kita lebih mengenal sang musisi lewat visualisasi maupun detail-detail yang terdapat pada kemasan vinyl.

Baca juga:

Piringan Hitam Masih Berjaya Dikoleksi

Jika masih menyimpan koleksi vinyl warisan dari kakek atau ayah, ada kabar baik nih! Ternyata semakin langka harga beberapa vinyl tertentu melambung tinggi hingga berkali lipat. Berikut merupakan beberapa vinyl langka yang memiliki harga fantastis.

1. David Bowie, The Prettiest Star

Langka, 5 Piringan Hitam Ini Punya Harga Fantastis
The Prettiest Star David Bowie. (Foto: Popsike)

Piringan hitam album-album David Bowie sudah dianggap sebagai koleksi iconic dalam sejarah budaya pop dunia. Dalam rekaman vinyl The Prettiest Star, dikatakan bahwa akhirnya Marc Bolan bermain gitar dalam album ini meskipun istri dari Bolan mengatakan bahwa suaminya terlalu piawai untuk bermain di album Bowie.

Setelah proses rekaman selesai, hubungan Bolan dan Bowie memburuk. Hal tersebut justru membuat piringan hitam ini menjadi mahal dan bernilai sekitar USD 2000 atau sekitar Rp 28,3 juta saat ini.

2. The Quarrymen, That’ll Be The Day

Langka, 5 Piringan Hitam Ini Punya Harga Fantastis
The Quarrymen. That'll Be The Day. (Foto: editorchoice.com)

Sebelum dikenal dengan nama The Beatles, beberapa musisi terbaik di dunia ini pernah membentuk band bernama The Quarrymen yang terdiri dari John Lennon, Paul McCartney, dan George Harrison. Tanpa Ringo Starr, band ber-genre skiffle/rock n roll grup ini terbentuk di Liverpool pada November 1956.

Empat tahun sebelum terbentuknya The Beatles, mereka mengeluarkan album berjudul That’ll Be The Day. Pada tahun 1981, album ini semakin diminati dan menjadi katalisator dalam melambungkan the Fab Four ini.

Dilansir dari laman editorchice.com, Paul McCartney sendiri hanya memiliki 50 salinan dari album ini yang hanya diberikan kepada keluarga dan teman tedekat. Tidak heran piringan hitam The Quarrymen menjadi salah satu vinyl termahal sepanjang masa. Saat ini, nilai jualnya telah mencapai USD 3.500 atau hampir Rp 50 juta!

Baca juga:

Pernah Dipakai Para Legenda Musik, 4 Gitar Ini Dijual dengan Harga Fantastis

3. Elvis Presley, That’s All Right

Langka, 5 Piringan Hitam Ini Punya Harga Fantastis
Elvis Presley, That’s All Right. (Foto: RCA Records)

Harga koleksi piringan hitam The King of Rock and Roll ini juga tidak kalah mahal. Ketika sedang break saat rekaman, Elvis mulai memainkan lagu That’s All Right, Mama milik Arthur Crudup yang dijadikan peluang untuk menekan penjualan album ini oleh sang produser, Sam Philiips. Untuk kondisi mint saja, piringan hitam ini bisa bernilai sampai USD 4000 atau sekitar Rp 56,7 juta.

4. The Beatles, Please Please Me

Langka, 5 Piringan Hitam Ini Punya Harga Fantastis
Beatles Please Please Me. (Foto: editorchoice.com)

Tidak mengejutkan jika piringan hitam dari The Beatles bisa memiliki harga berkali lipat, seperti album mereka yang satu ini. Karena dikejar deadline, The Beatles merekam lagu-lagu di album Please Please Me hanya selama sembilan jam 45 menit.

Pada lagu Twist and Shout, John Lennon harus bernyanyi dalam kondisi sedang flu berat sehingga suaranya terdengar agak bindeng. Meskipun begitu, koleksi piringan hitam ini bisa bernilai sampai USD 4.200 atau hampir Rp 60 juta.

5. The Beatles, Abbey Road

Langka, 5 Piringan Hitam Ini Punya Harga Fantastis
The Beatles The Abbey Road (Foto: uDiscoverMusic)

Album iconic dari The Beatles ini juga bernilai sangat tinggi untuk edisi langka dan klasiknya. Jika kamu memiliki vinyl berwarna kuning dan hitam dari Parlophone Records dengan nomor katalog PPCS 7088, harga vinyl kamu bisa bernilai sekitar USD 4.000 atau Rp 56 juta! (shn)

Baca juga:

Mengenal City Pop, Genre Musik yang Kembali Bangkit dari Era 80an

#September Kangen #Musik #Koleksi Barang Antik #The Beatles #David Bowie #Elvis Presley
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

ShowBiz
Konser Comeback BTS di Gwanghwamun Tayang Live Streaming di Netflix pada 21 Maret, Hadiah Lebaran buat ARMY Nih
Konser di Gwanghwamun akan disiarkan langsung di Netflix ke lebih dari 190 negara di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
  Konser Comeback BTS di Gwanghwamun Tayang Live Streaming di Netflix pada 21 Maret, Hadiah Lebaran buat ARMY Nih
Indonesia
Lirik Lagu 'Tanyaku' dari Sevels
Band yang bermula dari kewajiban sekolah, saat ini tumbuh menjadi semangat bermusik yang tidak bisa dihentikan.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Lirik Lagu 'Tanyaku' dari Sevels
ShowBiz
SANTASANTAP Rilis EP 'RUN', Catatan Refleksi Diri dalam Balutan Reggae Soul
Unit reggae soul SANTASANTAP merilis EP kedua 'RUN' berisi refleksi ego dan kegelisahan, dengan single utama 'Ego Jatuh Berserakan'.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
SANTASANTAP Rilis EP 'RUN', Catatan Refleksi Diri dalam Balutan Reggae Soul
ShowBiz
DEABDIL Ungkap Keberanian Cinta Polos lewat Lagu 'mejikuhibini (LOPE) u'
Ceritanya menangkap momen ketika seseorang mulai menyadari perasaan kagumnya sendiri.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
DEABDIL Ungkap Keberanian Cinta Polos lewat Lagu 'mejikuhibini (LOPE) u'
ShowBiz
Vicky Mono Tinggalkan Deadsquad dan Kembali ke Burgerkill
Seiring dengan kepergian Vicky Mono, Deadsquad juga memperkenalkan Awan Graham sebagai vokalis baru yang akan mengisi posisi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Vicky Mono Tinggalkan Deadsquad dan Kembali ke Burgerkill
ShowBiz
Dewi Gita Rilis Single 'Jalir Janji', Soundtrack Film Horor 'Lastri: Arwah Kembang Desa'
Dewi Gita merilis lagu Jalur Janji sebagai soundtrack film horor Lastri: Arwah Kembang Desa. Lagu pop etnik ini menghadirkan nuansa sendu dan mistis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Februari 2026
Dewi Gita Rilis Single 'Jalir Janji', Soundtrack Film Horor 'Lastri: Arwah Kembang Desa'
ShowBiz
'Favorite Dinner Guest': Album Debut Ricecooker tentang Cinta, Kesepian, dan Healing
Ricecooker merilis album perdana Favorite Dinner Guest yang mengangkat tema kesepian, cinta, dan koneksi emosional generasi masa kini. Simak kisah dan maknanya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Februari 2026
'Favorite Dinner Guest': Album Debut Ricecooker tentang Cinta, Kesepian, dan Healing
ShowBiz
Makna Lirik Lagu 'Anugerah Terindah' Andmesh yang Kembali Viral di Media Sosial
Lagu Anugerah Terindah milik Andmesh Kamaleng kembali populer dan banyak digunakan sebagai backsound konten media sosial karena maknanya yang menyentuh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Februari 2026
Makna Lirik Lagu 'Anugerah Terindah' Andmesh yang Kembali Viral di Media Sosial
ShowBiz
Rol3ert Rilis Single 'savior', Ungkap Perasaan Personal lewat Narasi Baru di Awal 2026
Dari sisi lirik, savior menunjukkan perubahan penting dalam proses kreatif Rol3ert.
Dwi Astarini - Senin, 02 Februari 2026
Rol3ert Rilis Single 'savior', Ungkap Perasaan Personal lewat Narasi Baru di Awal 2026
ShowBiz
Grammy Awards 2026 Jadi Malam Penuh Sejarah, ini Daftar para Pemenang
Album Bad Bunny jadi album berbahasa Spanyol pertama yang memenangi kategori tertinggi tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 02 Februari 2026
Grammy Awards 2026 Jadi Malam Penuh Sejarah, ini Daftar para Pemenang
Bagikan