Lamine Yamal Cedera, Pelatih Timnas Spanyol Salahkan Barcelona
Lamine Yamal alami cedera. Foto: Dok. FC Barcelona
MerahPutih.com - Pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, mengkritik kurangnya komunikasi dengan Barcelona terkait cedera Lamine Yamal.
Ia mengatakan, bahwa timnas seharusnya diberitahu soal perawatan yang membuatnya keluar dari kamp pada Senin (10/11).
Yamal masuk dalam skuad Spanyol untuk pertandingan melawan Georgia dan Turkiye.
Namun, ia menjalani apa yang disebut oleh federasi sepak bola Spanyol sebagai "prosedur radiofrekuensi invasif" pada, yang membutuhkan istirahat antara tujuh dan 10 hari.
Baca juga:
Lamine Yamal Bantah Kabar Cedera Pubalgia, Sebut Cuma Omong Kosong Belaka
Hansi Flick Sempat Tuduh Timnas Spanyol saat Alami Cedera
Pemain 18 tahun tersebut telah tampil tiga kali untuk Barcelona pekan lalu. Ia bermain 88 menit melawan Elche, 90 menit melawan Club Brugge, dan 89 menit melawan Celta Vigo.
"Lamine bergabung karena kami tidak tahu ada masalah," kata De la Fuente kepada radio Cadena COPE pada Selasa (11/11) malam.
"Dia tidak tahu persis apa yang telah dilakukan. Dia tidak tahu proses pemulihannya, atau konsekuensinya. Dan kami tidak tahu apa-apa. Dia harus pulang," ujarnya.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menuduh timnas Spanyol tidak memperhatikan sang pemain pada September 2025 lalu. Kemudian, Yamal terpaksa mundur dari skuad Spanyol berikutnya pada Oktober 2025.
Baca juga:
Lionel Messi Dirumorkan Balik ke Barcelona, Joan Laporta Sudah Tutup Pintu
"Kita harus memperhatikan Yamal. Saya pikir dia kembali ke level terbaiknya, tetapi cedera ini belum berakhir, jadi belum selesai. Kita harus memperhatikannya, bukan hanya kita, tetapi juga timnas," kata Flick.
De la Fuente berusaha meredam perselisihan tersebut. Ia menyangkal bahwa ia tidak puas dengan penanganan Flick terhadap masalah tersebut.
"Yang dibutuhkan adalah komunikasi, hubungan yang baik, berbagi informasi," kata De la Fuente.
"Dan dalam kasus ini, tidak ada. Saya tidak bisa mengatakan apakah [prosedur] itu seharusnya dilakukan atau tidak, itu tergantung pada klubnya."
Joan Laporta Bantah Barcelona Sembunyikan Cedera Lamine Yamal
Pada Rabu (12/11), Presiden Barcelona, Joan Laporta, membantah bahwa klub Catalan tersebut menyembunyikan informasi dari federasi.
Ia mengatakan kepada Radio Catalunya: "Kami memberi tahu mereka segera setelah kami mengetahuinya."
"Ketika dokter yang merawatnya memberi tahu kami bahwa ia perlu istirahat 10 hari, kami memberi tahu tim nasional. Kami menghormati semua orang, kami tidak bermaksud menimbulkan masalah. Kami berusaha memulihkan para pemain kami dengan kecepatan yang terbaik bagi kami," kata Laporta.
Baca juga:
Barcelona dan Real Madrid Berebut Wonderkid Hertha Berlin, Klub Liga Inggris juga Tertarik
Yamal telah menjadi pemain kunci bagi timnas Spanyol. Ia menjadi bintang saat mereka memenangkan Euro 2024 dan mencapai final UEFA Nations League 2025.
Sang pelatih membantah bahwa ia merasa telah "kurang dihormati" oleh Barcelona dalam perselisihan terbaru ini.
"Ada sesuatu yang jauh lebih penting daripada Luis de la Fuente, yaitu perasaan sebuah negara, sebuah tim nasional," ujarnya. (sof)
Bagikan
Soffi Amira
Berita Terkait
Barcelona Jaga Asa Lolos 16 Besar, Jules Kounde Jadi Pahlawan Comeback Dramatis atas Frankfurt
Link Live Streaming Barcelona vs Eintracht Frankfurt, 10 Desember 2025
Jadwal Lengkap Matchday 6 Liga Champions 2025/2026: Inter Vs Liverpool, Real Madrid Bentrok dengan Manchester City
Progres Barcelona Menanjak Naik Sejak Kekalahan dari Chelsea, Siap Lanjutkan Tren Positif Vs Eintracht Frankfurt di Liga Champions meski Tidak Mudah
Jelang Lawan Manchester City, Real Madrid Harus Kehilangan Beberapa Pemain
Cesc Fabregas Bermimpi Bisa Jadi Pelatih Barcelona, Como Mulai Was-was
Raphinha Tepis Rumor Pindah ke Arab Saudi, Fans Barcelona Langsung Lega
Keok 0-2 vs Celta Vigo, Real Madrid Tertinggal 4 Poin dari Barcelona di Klasemen La Liga
Hat-trick dalam Kemenangan 5-3 Barcelona atas Betis, Ferran Torres Pemain Cerdas Menurut Hansi Flick
Barcelona Kepincut Bek Nottingham Forest, Mampu Bayar Rp 1,5 Triliun?