Merahputih.com - Masa depan Arne Slot bersama Liverpool diperkirakan tetap aman meskipun performa tim menurun drastis pada musim kedua kepemimpinannya.
Fenway Sports Group (FSG) selaku pemilik klub masih memberikan kepercayaan penuh kepada pelatih asal Belanda untuk menakhodai The Reds hingga musim depan.
Keputusan ini muncul di tengah kegagalan Liverpool di Liga Champions setelah menelan kekalahan pahit dari Paris Saint-Germain (PSG).
Baca juga:
Alisson Becker Siap Tinggalkan Liverpool, Juventus Jadi Pelabuhan Baru?
Kepercayaan FSG di Tengah Keterpurukan
Manajemen Liverpool memandang Arne Slot tetap layak memimpin tim meski peluang melaju di kompetisi Eropa hampir tertutup.
Kegagalan di Paris tidak lantas membuat kursi kepelatihan goyah, mengingat Slot baru saja mempersembahkan gelar Liga Primer kedua bagi publik Anfield musim lalu.
Saat ini, Liverpool tertahan di posisi kelima klasemen dan tertinggal sejauh 21 poin dari Arsenal yang kokoh di puncak.
Investasi besar senilai £450 juta untuk mendatangkan pemain bintang seperti Florian Wirtz dan Alexander Isak belum membuahkan hasil instan musim ini.
Namun, petinggi klub meyakini bahwa Slot membutuhkan waktu setidaknya empat jendela transfer untuk membangun skuat yang benar-benar kompetitif secara konsisten.
Eksperimen Taktik dan Bayang-Bayang Pengganti
Kekalahan dari PSG mengungkap celah besar dalam strategi Slot yang menerapkan formasi 3-4-3. Keputusan mencadangkan Mohamed Salah menuai kritik tajam karena Liverpool gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang laga.
Menanggapi situasi sulit tersebut, Arne Slot memberikan pernyataan jujur terkait kondisi mental anak asuhnya.
Baca juga:
Andy Robertson Tinggalkan Liverpool Akhir Musim, Tutup 9 Tahun Penuh Trofi
"Tim saat ini berada dalam 'mode bertahan'. Lawan menciptakan peluang jauh lebih banyak dan kami kesulitan keluar dari tekanan tersebut," ujar Arne Slot usai pertandingan.
Meski dukungan manajemen masih mengalir, rumor kehadiran Xabi Alonso atau Steven Gerrard terus memanas.
Kehadiran agen Alonso, Inaki Ibanez, di tribun penonton saat laga melawan PSG memicu spekulasi liar mengenai pergantian kursi manajer di masa depan.