Merahputih.com - Matahari Yogyakarta menyengat kulit, namun semangat 42 remaja di lapangan hijau Yogyakarta International School Soccer Field tidak luntur sedikit pun. Di pinggir lapangan, sosok legendaris berjuluk "Si Kurus", Kurniawan Dwi Yulianto, berdiri tegak mengamati setiap pergerakan bola.
Mantan penyerang tajam Timnas Indonesia periode 1995-2005 tersebut kini mengemban misi besar untuk merajut asa baru bagi Garuda Muda dalam seleksi ketat mulai 23 hingga 28 Februari 2026.
Baca juga:
Shin Tae-yong Prediksi Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2030
Estafet Kepemimpinan dan Target Besar
Langkah ini menandai era baru kursi kepelatihan Timnas U-17 Indonesia. Kurniawan resmi memimpin langsung proses pencarian bakat ini setelah sebelumnya tim berada di bawah komando Nova Arianto. Proses transisi berjalan mulus saat Nova mendampingi tim dalam laga uji coba melawan China awal Februari lalu. Kini, beban target berat menanti di pundak Kurniawan.
“Seleksi ini menjadi bagian persiapan Piala AFF U-17 pada April nanti, serta Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi,” tulis keterangan resmi PSSI pada Selasa.
Kurniawan bukan orang baru dalam jajaran pelatih nasional. Pengalamannya sebagai asisten Indra Sjafri kala meraih medali emas SEA Games 2023 menjadi modal berharga. Ia diharapkan mampu menyuntikkan mental juara kepada para pemain muda hasil binaan berbagai klub papan atas seperti Persib, Persija, hingga akademi daerah seperti PPLP Papua.
Baca juga:
Hasil Drawing Piala Asia U-17 2026: Timnas Indonesia Segrup Tim Tersukses
Sebaran Talenta dari Penjuru Negeri
PSSI memanggil 42 nama guna menunjukkan betapa luasnya peta pembinaan usia dini tanah air. Persaingan sektor penjaga gawang hingga lini serang diprediksi berlangsung sengit. Fokus utama tim pelatih adalah menemukan komposisi ideal guna menghadapi turnamen internasional dalam waktu dekat.
“Pemanggilan 42 pemain merupakan sebaran hasil pembinaan usia muda di Indonesia,” tambah pernyataan resmi federasi tersebut.