Kubah Lava di Puncak Gunung Karangetang Dapat Runtuh Sewaktu-waktu, Warga Diminta Waspada
Aktivita Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro pada beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Pos PGA Karangetang (1)
Merahputih.com - Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), meminta warga agar mewaspadai potensi awan panas guguran Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.
"Kubah lava lama masih ada di puncak yang sewaktu-waktu dapat runtuh bersamaan dengan keluarnya lava," kata Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid AN dikutip Antara, Senin (2/12)
Dalam laporan aktivitas Gunung Karangetang periode 23-30 November 2024 yang dibagikan dalam grup percakapan "Info Gunung Api Sitaro" disebutkan karakteristik awan panas guguran terjadi dari penumpukan material lava yang gugur/longsor, serta kejadian lahar pada waktu hujan di puncak.
Baca juga:
Wafid, akumulasi material hasil erupsi efusif yang berada di lembah-lembah jalur luncuran/guguran lava pijar berpotensi menjadi guguran lava ke bagian hilir.
"Perlu kewaspadaan masyarakat yang tinggal di sekitarnya serta masyarakat yang akan melintasi lembah/sungai tersebut," katanya menambahkan.
Berdasarkan pengamatan instrumental, kegempaan selama periode tersebut terekam satu kali gempa guguran, 29 kali gempa embusan, serta enam kali gempa hybrid/fase banyak.
Terekam juga sebanyak 32 kali gempa vulkanik dangkal, 16 kali gempa vulkanik dalam, dua kali gempa tektonik lokal, dan 57 kali gempa tektonik jauh.
"Kondisi visual tidak teramati adanya kejadian guguran/erupsi efusif," ujarnya.
Dari seismisitas, jenis gempa vulkanik dalam terekam masih tinggi selama minggu ini. Hal ini diindikasikan terjadinya akumulasi magma di bagian dalam yang mungkin akan bergerak ke bagian dangkal bahkan ke permukaan, sedangkan gempa lainnya juga mengalami peningkatan namun tidak signifikan.
Status Gunung Karangetang di Pulau Siau dinaikkan menjadi Level Tiga (Siaga) pada 11 November 2024 setelah terjadi peningkatan aktivitas kegempaan.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Semeru Mengamuk Minggu Malam, Kolom Abu Raksasa Selimuti Langit Jatim
Gunung Semeru Erupsi Sore Ini, Awan Panas Meluncur 5 Kilometer ke Arah Besuk Kobokan
Gunung Ibu Kembali Erupsi 600 Meter, Jauhi Bukaan Kawah Utara dan Ikuti Arahan Resmi Petugas Pos Pengamatan
Alarm dari Puncak Abadi Para Dewa! Gunung Semeru Enam Kali Erupsi Sejak Semalam, Tinggi Letusan Capai 1,2 Km
Kembali Erupsi, Gunung Marapi Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 1.200 Meter
Gunung Semeru 4 Kali Erupsi hingga Minggu Sore, Tinggi Letusan sampai 1 Km
Gunung Marapi Sumbar Erupsi, Kabupaten Agam Terdampak Abu Vulkanis
Gunung Semeru 8 Kali Erupsi Selasa Dini Hari sampai Pagi, Tinggi Letusan hingga 1 Km
Bupati Lumajang Perpanjang Status Tanggap Darurat Erupsi Gunung Semeru hingga 2 Desember
Semeru Hantam 204 Hektare Lahan Pertanian Warga, BNPB Ungkap Tiga Orang Luka Berat Terjebak Material Vulkanik