MerahPutih.com - Kapal induk pertama milik Indonesia, KRI Gajah Mada (eks Giuseppe Garibaldi), kini tengah bersandar di Kolombo, Sri Lanka sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memastikan kapal tersebut akan segera berlayar kembali setelah singgah di perairan Laut Arab.
Garibaldi ini sekarang akan sandar di Kolombo dan akan melanjutkan perjalanan ke Jakarta,
kata KSAL Laksamana TNI Muhammad Alidi Seskoal, Jakarta Selatan, Rabu (9/9).
Baca juga:
Jejak Pertempuran Kapal Induk KRI Gajah Mada di Bawah Militer Italia Sejak 1985
Dikawal Armada Italia, Dijemput Kapal Perang TNI AL
Selama berada di Sri Lanka, kapal induk berusia lebih dari 40 tahun itu dikawal oleh dua kapal perang Angkatan Laut Italia.
Setelah berangkat menuju Indonesia, pengawalan akan dilanjutkan oleh Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) di perbatasan laut Nusantara.
Baca juga:
Spesifikasi Kapal Induk Italia Giuseppe Garibaldi, Sejarah Namanya hingga jadi KRI Gajah Mada
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menambahkan, pengawalan akan melibatkan minimal dua KRI Frigate serta unsur udara dari Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal).
Pesawat udara akan mencoba on board di Garibaldi saat memasuki perairan Indonesia,
Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi. (ANTARA/X)
Target Tiba di Jakarta 17 September
Jika seluruh rangkaian berjalan lancar, KRI Gajah Mada dijadwalkan tiba di Jakarta pada 17 September 2026. Kehadiran kapal induk ini menjadi tonggak sejarah baru bagi kedaulatan maritim Indonesia, sekaligus memperkuat postur pertahanan laut nasional. (*)
Baca juga:
Tiba September, Misi VVIP Pertama KRI Gajah Mada Bawa Prabowo di Parade HUT TNI