KPK-BNPB Kerja Sama Cegah Korupsi Penanganan Bencana di Indonesia

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 05 Januari 2022
KPK-BNPB Kerja Sama Cegah Korupsi Penanganan Bencana di Indonesia

Ketua KPK Firli Bahuri saat menerima audiensi Ketua BNPB Letjen TNI Suharyanto beserta jajarannya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (5/1). ANTARA/HO-HUMAS KPK.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersepakat untuk bekerja sama mencegah korupsi dalam penanganan bencana di Indonesia.

Menurut Ketua KPK, Firli Bahuri, saat ini ada empat persoalan bangsa yang harus dihadapi. Yaitu bencana alam dan non alam, bahaya narkoba, terorisme, radikalisme, dan tindak pidana korupsi.

"KPK dan BNPB punya tugas berbeda untuk menanggulangi masalah bangsa itu, namun membutuhkan koordinasi agar bisa memenuhi tugas tersebut,” ujar Firli saat menerima audiensi Ketua BNPB Letjen TNI Suharyanto beserta jajarannya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (5/1).

Baca Juga:

Pemerintah Sampaikan 21 Kasus Baru COVID-19 Varian Omicron

Pencegahan korupsi tersebut disepakati KPK dan BNPB untuk dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan Ahli Pembangun Integritas (API) serta peningkatan pemahaman dan penguasaan proses pengadaan barang dan jasa dalam kondisi darurat.

Di samping itu, kerja sama antara KPK dan BNPB juga bertujuan untuk melaksanakan tujuan negara, yaitu menjaga keamanan dan menyejahterakan rakyat.

Firli menyampaikan, di antara tugas-tugas yang dimiliki BNPB, penanganan bencana memang merupakan salah satu sektor yang rawan korupsi, terutama terkait pengadaan barang dan jasa.

“KPK sudah menangani banyak perkara terkait pengadaan barang dan jasa, termasuk yang dilakukan saat bencana,” ucap dia.

Baca Juga:

Legislator PDIP Sebut Munculnya Omicron Momentum Sukseskan Vaksinasi Anak dan lansia

Oleh karena itu, menurutnya, pemahaman serta penguasaan para pegawai BNPB terhadap proses pengadaan barang dan jasa dalam kondisi darurat perlu ditingkatkan untuk mencegah tindak pidana korupsi.

Hal senada pun diungkapkan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. Menurutnya, BNPB wajib mengantisipasi agar korupsi pengadaan barang dan jasa tidak kembali terjadi dalam penanggulangan bencana di Tanah Air.

Antisipasi itu, kata Alexander, merupakan hal krusial untuk dilakukan dengan memastikan proses pengadaan barang dan jasa telah sesuai prosedur yang ditentukan.

Setelah menerima arahan tersebut, Suharyanto bersepakat untuk lebih memperhatikan proses pengadaan barang dan jasa dalam penanganan bencana. Lalu, ia meminta bantuan KPK untuk memberikan pemahaman dan pelatihan mengenai hal tersebut.

Baca Juga:

Warga Pesisir Mulai Mengungsi, BMKG Catat 15 Kali Gempa Setelah Magnitudo 7,5

“Jangan sampai karena ketidaktahuan dan ketidakpahaman kami, apa yang kami niatkan baik ternyata itu salah dan termasuk dalam tindak pindana korupsi,” ujar Suharyanto.

Selain Firli Bahuri, Alexander Marwata, dan Suharyanto, audiensi itu dihadiri pula oleh Sekretaris Utama BNPB Lilik Kurniawan beserta jajaran Deputi BNPB dan ikut diterima jajaran pimpinan KPK, Sekretaris Jenderal KPK Cahya Hardianto Harefa, serta Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana. (Pon)

#KPK #BNPB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KPK OTT Bupati Klaten, Ruangan Bupati, Wakil dan Sekda Disegel
Ada sejumlah 20 orang yang diamankan KPK di wilayah Klaten dan Jakarta. Para pihak yang diamankan di Klaten diperiksa di Mapolresta Klaten
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK OTT Bupati Klaten, Ruangan Bupati, Wakil dan Sekda Disegel
Berita Foto
KPK Pamerkan Barang Bukti OTT Bupati Klaten, Gentong Biru Berisi Uang Rp1,2 Miliar
Petugas menunjukkan barang bukti OTT korupsi dugaan suap Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Pamerkan Barang Bukti OTT Bupati Klaten, Gentong Biru Berisi Uang Rp1,2 Miliar
Berita Foto
KPK Pamerkan Barbuk Rp5,47 Miliar Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB
Petugas menunjukkan barang bukti hasil OTT terkait dugaan korupsi dana siap pakai BNPB di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Pamerkan Barbuk Rp5,47 Miliar Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB
Berita Foto
KPK Resmi Tetapkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Tersangka Dugaan Suap
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (209) berjalan menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jum'at (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Resmi Tetapkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Tersangka Dugaan Suap
Berita Foto
Momen Bupati Klaten Terjaring OTT Tiba di Gedung KPK Jakarta
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyotiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
Momen Bupati Klaten Terjaring OTT Tiba di Gedung KPK Jakarta
Indonesia
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Pemkab menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan ditangani KPK.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Indonesia
Nusron Wahid Mangkir Panggilan Kedua, KPK Kaji Strategi Jemput Paksa
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dua kali mangkir dari panggilan KPK kasus korupsi pertanahan. KPK buka peluang jemput paksa dan telah sita Rp 106,3 Miliar!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Nusron Wahid Mangkir Panggilan Kedua, KPK Kaji Strategi Jemput Paksa
Indonesia
Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Terjaring OTT KPK, dari Reporter TV hingga Jadi Tersangka Suap
Dikenal sebagai salah satu tokoh politik muda di Jawa Tengah.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Terjaring OTT KPK, dari Reporter TV hingga Jadi Tersangka Suap
Indonesia
Bupati Klaten Tiba di Jakarta, Penyidik KPK Bawa Tong Diduga Berisi Duit Suap
Jumlahnya sampai saat ini mencapai Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Klaten Tiba di Jakarta, Penyidik KPK Bawa Tong Diduga Berisi Duit Suap
Indonesia
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
BNPB akan memetakan kemampuan dan sumber daya yang tersedia di pemerintah pusat maupun daerah sebelum menentukan kebutuhan bantuan tambahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
Bagikan