Korut Kirim 190 Balon Sampah ke Korsel
Lapangan Kim Il-Sung di Pyongyang, Korea Utara. ANTARA/Pixabay/am.
MERAHPUTIH.COM - SEKITAR 100 balon mendarat di Kota Seoul dan Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan, Sabtu (7/9) pagi. Balon yang dikrim Korea Utara itu berisi kertas bekas dan berbagai sampah. Ini merupakan lanjutan kampanye balin yang telah dilakukan Korut sejak akhir Mei lalu.
Seperti dilansir ANTARA, Korea Utara kembali meluncurkan sekitar 190 balon berisikan kertas dan beraneka sampah ke Korsel. Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan Korea Utara menerbangkan balon-balon tersebut sejak Jumat (6/9) malam hingga Sabtu (7/9) pagi.
Korea Utara melanjutkan kampanye balon terbarunya pada Rabu (4/9) dan berlanjut hingga Sabtu (7/9). Aksi itu dilakukan empat hari berturut-turut. Meski Korsel memasukkan berbagai sampah ke balon tersebut, tidak ada bahan berbahaya yang ditemukan. Balon-balon itu hanya berisi kertas bekas, potongan plastik, dan botol.
Sejak akhir Mei, Korut telah meluncurkan ribuan balon yang membawa sampah sebagai balasan terhadap selebaran anti-Pyongyang yang dikirim melintasi perbatasan oleh pembelot Korea Utara dan aktivis di Korea Selatan.
Baca juga:
Aktivis Seoul Bikin 'Balon Pintar' untuk Sebar Pesan ke Korut
Awalnya, kotoran hewan dikirim ke arah selatan melalui balon-balon tersebut. Pihak Korut kemudian mengganti isi balon dengan kertas bekas dan plastik, lalu diganti lagi menjadi botol plastik bekas.
Sebelum kampanye terbarunya, terdapat jeda hampir satu bulan, mulai dari 10 Agustus. Korea Utara tampaknya telah melanjutkan kampanye tersebut karena adanya pasokan bahan yang lebih konsisten untuk mengisi balon-balon tersebut.
Sebagai tanggapan terhadap kampanye semacam itu, militer Korsel telah menyiarkan propaganda anti-Korea Utara setiap hari melalui pengeras suara di perbatasan sejak 21 Juli.
Korea Utara merasa terancam oleh kampanye selebaran dan pengeras suara anti-Pyongyang. Mereka khawatir masuknya informasi dari luar dapat menimbulkan ancaman bagi rezim Kim Jong-un.(*)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Sidang Putusan Dijadwalkan 19 Februari
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Dituduh Makar dan Antinegara
Aksi Kemanusiaan Nelayan Indramayu Sugianto di Korea Selatan Diganjar Penghargaan dari Presiden Lee Jae-myung
Film Pendek Natal Shin Woo Seok Resmi Rilis, Lagu 'The Christmas Song' yang Byeon Woo Seok Jadi Sorotan
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
Prabowo Akui Belajar soal Etos Kerja dari Orang Korea, Natal dan Idul Fitri Tetap Latihan
Bukan Oppa K-Pop! Ternyata Inilah Idola Utama Presiden Prabowo Subianto dari Korea Selatan
Penyelundupan hingga Narkotika Bikin Prabowo ‘Ngeri’, Dianggap Jadi Bahaya Nyata bagi Masa Depan Perekonomian