MerahPutih.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho meminta para pemudik agar tidak melakukan perjalanan arus balik pada Selasa 24 Maret jika ingin bebas dari kemacetan
Ditanggal 24 Maret itu diprediksi menjadi titik puncak arus balik lebaran gelombang pertama, sehingga berpontensi besar terjadinya penumpukan kendaraan.
"Supaya tidak terjadi penumpukan," kata Irjen Agus, kepada media, di Jakarta, Senin (23/3).
Baca juga:
Selasa Besok Puncak Arus Balik, Tol Trans Jawa Mulai Satu Arah Jam 2 Siang!
Prediksi Puncak Arus Balik
Pemudik juga disarankan memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) dengan mengatur jadwal perjalanan kembali pada tanggal 26 hingga 28 Maret 2026.
Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi bersama stakeholder, arus balik diperkirakan terbagi dalam dua tahap, yaitu tahap pertama pada tanggal 23–24 Maret 2026 dan tahap kedua pada tanggal 28–29 Maret 2026.
Baca juga:
Pola Baru Mudik 2026, Arus Mudik dan Balik Lebaran Hari Kedua di Tol Sama-Sama Naik
Imbauan WFA dan Rekayasa Lalu Lintas
Agus menambahkan timnya telah menyiapkan berbagai skenario pengamanan untuk mengantisipasi kepadatan saat puncak arus balik yang diprediksi terjadi dua tahap tersebut.
"Rekayasa lalin akan kami lakukan berupa one way nasional arus balik yang rencananya sesuai dengan arahan Bapak Kapolri," tuturnya
“Dengan pola tersebut, diharapkan kepadatan arus balik dapat terurai dan perjalanan tetap berjalan lancar,” imbuh jenderal polisi bintang dua itu. (Knu)