Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Konser yang Aman Kamu Tonton pada 2021

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 29 Desember 2020
Konser yang Aman Kamu Tonton pada 2021

Konser musik aman dan nyaman selama pandemi COVID-19. (Foto: Instagram@viscralofficial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MESKIPUN industri musik dunia sangat terpukul namun tidak demikian dengan para penikmat musik. Rap Inggris diberkahi Headie One, AJ Tracey, dan bahkan Fiona Apple yang keluar dari semi-pensiun dengan album paling disorientasi, berani dan inventif dalam karier mereka.

Tentu, tidak ada pertunjukan langsung yang dapat dibanjiri penonton. Glastonbury bahkan melewatkan pesta ulang tahunnya yang ke-50. Sisi baiknya, lockdown mendorong musisi ke dalam hiruk-pikuk kreativitas. Charli XCX membuat album dalam enam minggu dan diganjar nominasi Mercury Prize; Paul McCartney menyelesaikan trilogi rekaman yang dia mulai 50 tahun lalu; dan Taylor Swift merilis dua album baru dalam waktu lima bulan.

Baca Juga:

Musikal 'Lazarus' David Bowie Siap Disiarkan Online Awal 2021

konser
Lockdown selama pandemi melahirkan berbagai kreativitas. (Foto: Pexels/Wendy Wei)

Jadi apa yang dimiliki 2021 bagi kamu-kamu pencinta musik? Akan ada lebih banyak konser musik dalam berbagai bentuk. Tentunya, meskipun vaksin sudah mulai disebar, pandemi belum benar-benar selesai. Artinya, kamu masih perlu menerapkan 3M dan menjalani protokol kesehatan jika berada di ruang publik bersama ratusan atau ribuan orang lain.

Berikut ada lima jenis konser yang sudah pernah berlangsung pada 2020 dan akan lebih banyak lagi diadakan pada 2021. Pilih yang paling kamu rasa aman dan selamat menikmati penampilan musisi kesayangan.

1. Konser virtual fenomenal

konser
Konser virtual akan menjadi lebih atraktif. (Foto: The New York Times)

Hari-hari awal lockdown, fans yang senang mengintip kehidupan para pesohor merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Para aktor dan musisi dunia mengundang kita semua ke ruang tamu, dapur, dan kamar mandi mereka dan memainkan beberapa lagu. Kita bisa melihat bagaimana Charlie Watts dari The Rolling Stones bermain drum sambil duduk di armchair.

Menjelang akhir tahun, produksi konser virtual menjadi sedikit lebih ambisius. Pada bulan November, Studio 2054 Dua Lipa memasang standar baru untuk kualitas live streaming dengan dua lusin penari, hula hoop Day-Glo raksasa, bahkan glitter balls raksasa, roller disco, dan penampilan tamu istimewa mulai dari Kylie dan Miley hingga Sir Elton John. Semua menerobos masuk ke Rocket Man.

Konser tersebut menelan biaya USD1,5 juta (Rp21,23 miliar) dan memakan waktu lima bulan untuk disatukan. Hasilnya? Ada 284 ribu penjualan tiket dan kesepakatan streaming di India dan Tiongkok. Pada akhirnya, konser tersebut disaksikan oleh lebih dari lima juta orang di seluruh dunia.


2. Konser dalam video game

konser
Konser rapper Travis Scott dalam video game Fortnite. (Foto: rockpapershotgun)

Pada akhirnya, para musisi yang kreatif bisa menghasilkan uang yang tidak sedikit. Rapper AS Travis Scott dilaporkan memperoleh USD20 juta (Rp28,3 miliar) untuk satu konser sembilan menit di dalam video game Fortnite pada April lalu. Sebagai perbandingan, tur Astro World selama 58 hari pada 2018-2019 menghasilkan pendapatan kotor USD53,5 juta atau Rp745,4 miliar.

Namun, pertunjukan virtual baik itu menggunakan platform streaming atau dalam video game tidak hanya menguntungkan secara finansial bagi musisi dan industri musi. Penggemar pun lebih diuntungkan. Kamu yang tidak mampu bepergian ke kota-kota besar seperti London dan New York dapat tiba-tiba menghadiri pertunjukan eksklusif. Selain itu, karena penontonnya lebih banyak, tiketnya lebih terjangkau.



3. Konser drive-in

konser
Konser drive-in di Ostrava, Republik Ceko. (Foto: billboard)

Bagi kamu yang masih memimpikan melihat aksi langsung musisi kesayangan, beberapa bentuk pertunjukan langsung sudah diadakan. Mulai dari yang luar ruangan hingga dalam ruangan seperti konser biasa. Salah satu yang pertama dilangsungkan saat awal-awal pendemi adalah konser drive-in, menonton dalam lindungan mobil yang nyaman.

Bahkan konser drive-in ini juga sudah belangsung di Jakarta. Pada 29-30 Agustus 2020 di JIExpo Kemayoran dilangsungkan konser New Live! Experience yang menampilkan aksi panggung Kahitna dan Project A (duet Armand Maulana serta Afgansyah Reza alias Afgan).

Konser New Live! Experience merupakan event yang digelar Berlian Entertainment, Mata Elang Productions, dan Mahaka Radio Integra (MARI) yang didukung oleh pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Selain itu dari sisi pengawasan terhadap protokol kesehatan, konser ini juga didukung Satuan Tugas Independen Safety Planet yang memastikan penonton tetap aman menikmati konser di dalam mobil secara drive-in tanpa kekhawatiran terhadap penyebaran COVID-19.



Baca Juga:

Rilis Single, Monica Hapsari Persembahan untuk Gerhana Matahari

4. Konser plastik bubble

konser
Konser The Flaming Lips dalam acara The Late Show with Stephen Colbert. (Foto: CBS)

The Flaming Lips bereksperimen dengan melangsungkan pertunjukan di mana semua orang, band dan penonton, berada di dalam bola plastik Zorb. Ide ini hadir dari sketsa yang dicoret-coret vokalis Wayne Coyne selama hari-hari awal pandemi. Band ini pertama kali meluncurkan konsep tersebut selama kunjungan Mei ke acara televisi The Late Show with Stephen Colbert.

"Gelembung luar angkasa" telah lama menjadi bagian dari pertunjukan panggung The Flaming Lips, jadi Coyne dan rekan-rekannya sudah terbiasa dengan serangkaian bola tiup. Setelah menetapkan spesifikasi, band ini memesan 100 gelembung dari Tiongkok, dan acara musik unik pun berlangsung.

Dengan kehadiran beberapa ratus penggemar, The Flaming Lips menampilkan dance remix dari Assassins of Youth dan Brother Eye, sepasang lagu dari LP terbaru mereka, American Head.



5. Konser social distancing

konser
Konser Social Distancing di Virgin Money Unity Arena Inggris. (Foto: cnn)

Ketika beberapa negara mulai melonggarkan lockdown, EO mulai mencari cara untuk memulai kembali industri musik dan menjaga keamanan penggemar. Selah satunya lokasi pop-up baru di Inggris, Virgin Money Unity Arena. Sekitar 2.500 penggemar berkumpul di tempat terbuka pada Agustus lalu dalam penyelenggara acara yang disebut sebagai konser social distancing pertama di Inggris.

Jaga jarak diberlakukan pada saat kedatangan. Mobil diparkir dengan jarak dua meter sebelum pelanggan dipandu ke area pandang pribadi platform mereka sendiri, sementara makanan dan minuman dapat dipesan sebelumnya atau melalui aplikasi untuk pengambilan atau pengiriman.

Tentunya, selain lima bentuk konser musik dia tas, ada potensi bentuk lain atau bahkan mewujudkan konser live biasa. Misalnya, dengan adanya alat tes COVID-19 dengan hasil cepat di pintu kedatangan; pemindai termo, kipas yang menyemprot uap disinfektan, atau gelang interaktif yang bergetar untuk menunjukkan jika jarak sosial dilangar.

Mungkin juga nantinya akan ada teknologi yang dapat menautkan tiket digital ke status vaksin atau tes COVID negatifmu melalui aplikasi ponsel pintar. Apapun bentuknya, kita semua masih bisa menikmati musik-musik asyik tahun depan. (Aru)

Baca Juga:

Kejutkan Penggemar, Fiersa Besari Comback lewat Album '20:20'

#Musik #Konser #Konser Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
ShowBiz
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
Melalui lagu ini, Raim Laode mengangkat kisah tentang seseorang yang tetap memilih bertahan dalam sebuah hubungan, meski menyadari dirinya bukan lagi alasan di balik kebahagiaan orang yang dicintainya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
ShowBiz
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
Raster baru saja merilis single baru Imajiner. Lagu ini menceritakan tentang kegelisahan yang tidak terlihat.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
ShowBiz
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
Simak lirik lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara beserta maknanya tentang kecintaan pada Bandung, kenangan masa muda, persahabatan, dan nostalgia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
ShowBiz
Ternyata Bukan tentang Kekalahan, Ini Makna Mendalam Lagu 'Surrender' Natalie Taylor
Simak lirik lagu 'Surrender' Natalie Taylor beserta maknanya tentang keberanian melepaskan, menerima kenyataan, dan berdamai dengan diri sendiri.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Ternyata Bukan tentang Kekalahan, Ini Makna Mendalam Lagu 'Surrender' Natalie Taylor
ShowBiz
Makna Lagu 'Ting Ting', Cerita tentang Move On dari Pengkhianatan Cinta
'Ting Ting' menghadirkan lirik yang ringan, mudah diingat, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Makna Lagu 'Ting Ting', Cerita tentang Move On dari Pengkhianatan Cinta
ShowBiz
Lukas Graham Kembali ke Akar Musik lewat Single Baru 'Good Times'
'Good Times' memperlihatkan kedekatan Lukas Graham dengan akar musik yang membesarkan dirinya.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Lukas Graham Kembali ke Akar Musik lewat Single Baru 'Good Times'
Bagikan