Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Rilis Single, Monica Hapsari Persembahan untuk Gerhana Matahari

Muchammad YaniMuchammad Yani - Sabtu, 26 Desember 2020
Rilis Single, Monica Hapsari Persembahan untuk Gerhana Matahari

Monica Hapsari rilis single perdana dari proyek solonya. (Foto: MP/Febrian Adi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PADA Senin, (14/12) kemarin, Monica Hapsari resmi melepaskan single perdana dari proyek solonya. Betajuk Chant Of The Sun Scream, lagu ini didedikasikan untuk fenomena alam gerhana matahari di konstelasi Ophiuchus, yang berpuncak pada pukul 23.13.28 WIB.

“Lagu itu sudah dari 2007, yang bikin itu teman aku se-band namanya Budi Candra Marcukundha dengan proyek solonya, Svarghi. Kemudian aku rasa konteksnya sama dengan perjalanan hidupku, akhirnya aku nyanyikan ulang dengan beberapa perubahan,” Ucap Monica Hapsari kepada Merahputih.com, Senin (21/12).

Baca juga:

White Shoes & the Couples Company Siap Rilis Album Baru

Dalam perilisan Chant Of The Sun Scream, Monica dibantu oleh beberapa nama yang hadir, diantaranya Budi Candra Marcukundha (Voyagers of Icarie, Svarghi), Topan Daru (The Monophones), Endira F. Julianda, Eldwin Pradipta, Dimas Martokusumo (ALS Studio), Deathless Rams (The Throne Room), dan Bob Edrian & Anindito AR (Orange Cliff Record).

Berada di bawah bendera Orange Cliff Record, lirik dalam single memiliki makna terdalam tentang proses penyucian seseorang. Seperti penggalan lirik “Here is to the grains of sand beneath my feet, Here is so the grace of the sun that burns my skin, And let them cleanse my soul,” tentang penderitaan manusia yang penuh perjuangan, dengan maksud pembersihan jiwa raga.

Berlanjut dengan “In solemn solitude, shall I venture, In solemn solitude, shall I drown the past, and start it all a new” yang diartikan apapun kesalahan di masa lalu biarlah berlalu, dan mulai perjalanan dengan siklus yang baru. Semua itu bisa terjadi bila kita mengakui dan memaafkan kesalahan yang pernah dilakukan.

Baca juga:

Mocca Membuka 2021 dengan Web Series Spesial

“Kalau kita menderita atau mendapat sebuah kemalangan, itu semata-mata bentuk kita membayar karma hitam kita sebelumnya. Intinya adalah tidak ada yang tidak adil,” Lanjut perempuan yang menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung ini.

Moica Hapsari (Foto: Ist)
Moica Hapsari (Foto: Ist)

Sebelum membentuk proyek solonya, Monica sempat bergabung dalam kolektif musik Voyagers Of Icare. Setelah itu, dirinya terlibat dalam proyek kolaborasi bersama beberapa kolektif musik besar, mulai dari Pandai Besi, White Shoes and The Couples Company, Goodnight Electric, Sore, hingga The Upstairs.

“Ya mungkin akan ada single kembali, namun aku akan mengeluarkan kalau menurutku waktunya sudah pas untuk dikeluarkan,” Tutup Monica. (Far)

Baca juga:

Rizky Febian dan Iqbaal Ramadhan Turut Meriahkan FantaSnack Show

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan