Konser Napak Tilas Kali Pertama Chrisye dan Erwin Gutawa Manggung di Plenary Hall JCC

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Sabtu, 01 Oktober 2022
Konser Napak Tilas Kali Pertama Chrisye dan Erwin Gutawa Manggung di Plenary Hall JCC

Erwin Gutawa mengisahkan perjumpaannya dengan mendiang Chrisye. (Foto: MP/Andreas PS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

CHRISYE tiba-tiba 'hadir' di JCC Plenary Hall. Bukan di panggung tetapi di layar besar. Penyanyi bertimbre vokal khas tersebut muncul mengenakan setelan jas potongan dada lebar tanpa dalaman serta rambut panjang tanggung tipis nan ikonis.

Mantan pencabik bass band Gipsy tersebut melantunkan lagu Semusim dengan iringan orkestra asuhan Erwin Gutawa di panggung pada gelaran peringatan hari jadi ke-30 JCC bertajuk Chrisye Live by Erwin Gutawa, di pengujung September (30/9).

Baca juga:

Kabar Duka Selagi Chrisye Manggung di Amerika

"Tempat ini penuh kenangan. Chrisye jadi musisi pertama Indonesia manggung di JCC tahun 1994. Tempat ini penuh kenangan," kata Erwin Gutawa di sela pertunjukkan saat mengenang momentum mengerjakan musik bersama mendiang Chrisye.

Penampilan pembuka tersebut merupakan sambungan lagu dari Semusim nan begitu etnikal mengingatkan para penggemarnya dengan sentuhan kearifan lokal pada lagu Chrisye. Disulam kemudian dengan entakan drum dan bass pada lagu Aku Cinta Dia nan membuat penonton tak hanya ramai berdendang tetapi juga bergoyang. Apalagi belum habis reff kedua lagu barusan, masih juga disambung Nona Lisa seakan membawa para penggemarnya terkenang masa lalu dengan sound 1980-an.

chrisye
Salah satu putra mendiang Chrisye memberi sambutan sebelum memulai konser. (Foto: MP/Andreas PS)

Nuansa 80-an masih berlanjut ketika lagu Hip-Hip Hura merancak bikin seisi Plenary Hall JCC tak lagi malu-malu berajojing ria. Medley sajian pembuka tersebut lantas ditutup dengan lagu Anak Sekolah seolah mengajak paman-tante nan sedari tadi berdansa lepas di barisan depan mengerek mundur ke masa masih mengenakan seragam putih abu-abu.

Baik vokal Chrisye dan iringan musik tak satu kali pun bertabrakan atau delay padahal Erwin Gutawa memadukan suara berikut penampilan sang legenda nan terkenal dengan air muka datar tersebut dari rekaman video konser dari tahun 1994 hingga konser terakhir Chrisye pada tahun 2003 dengan penampilan langsung para musikusnya. "Memang belum banyak orang tahu saya dari tahun 1994 selalu jadi Music Director beliau, Chrisye," kata Erwin Gutawa mengenang.

Baca juga:

Ngerokok dan Ngopi Jiwa Raga Chrisye

Setelah sajian pembuka, konser melanjut dengan penampilan Chrisye di layar besar dipadu aransemen musik Erwin Gutawa secara penuh lagu dari mulai Seperti Yang Kau Minta, Cintaku, Kisah Kasih di Sekolah, dan penampilan spesial dari Cantika Abigail membawakan lagu Sabda Alam dan Michael Herman Jakarimilena jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol dengan lagu Andai Aku Bisa lalu keduanya berduet lagu Angin Malam.

Di tengah pertunjukkan, ada potongan video di salah satu konsernya mengisahkan kali pertama Chrisye akhirnya semakin gandrung dengan musik lantaran gitar pemberian ayahnya. "Sekarang saya mau pakai gitar," kata Chrisye kepada penoton lalu digenjrengnya berulang-ulang memberi nada pada lagu Kidung lalu disambung Gita Cinta dan Untukku.

chrisye
Erwin Gutawa sajikan aransemen impresif menggabungkan elemen mutimedia. (Foto: MP/Andreas PS)

Penonton lintas generasi terhanyut dengan lagu-lagu Chrisye meski ada beberapa lagu usianya lebih tua dari penonton tersebut nan hadir bersama ayah-ibunya dan pasangannya. Mulut mereka cuap-cuap melantukan lirik-lirik lagu andalan Chrisye tak henti-hentinya.

"Nari-nari sekarang ya. Nari-nari," kata Erwin Gutawa kepada penonton terdengar sayup-sayup tanpa pelantang suara. Nada terompet berpadu synthesizer agak midi menggema menjadi awalan lagu Juwita. Penonton langsung bersorak dan menari-nari riang gembira, apalagi di panggung pemain bass, keytar, dan drum saling adu skill dan ditutup singkup dengan progresi nada rumit di akhir lagu.

Setelah lelah berdansa, penonton mulai rehat ditemani lagu Lilin Lilin Kecil gubahan James F Sundah pada Lomba Cipta Lagu Pelajar (LCLR). Penonton bersama-sama menyalakan lampu penerang di ponsel mereka sambil ramai-ramai berdendang. Setelahnya bersambut lagu Kisah Cintaku dan Kala Cinta Menggoda.

chrisye
Abigail Cantika tampil memukau membawakan lagu Sabda Alam. (Foto: MP/Andreas PS)

Dawi awal lagu hingga akhir tak hanya penonton gegap gempita bernyanyi, tetapi para pemain mini orkestra Erwin Gutawa, mulai dari pemain violin, keyboard, gitar dan cello, dan flute pun turut bernyanyi kecuali sedang memainkan alat musik hingga akhir lagu.

Lagu Pergilah Kasih menjadi penutup pagelaran. Di layar, Chrisye mengubah lirik lagu di bagian akhir. "Semoga kita jumpa lagi. Jumpa lagi. Berjumpa lagi" tutup Chrisye. (*)

Baca juga:

Cerita Lucu Tohpati Tentang Mendiang Chrisye

#Oktober Warga +62 Berisik Musik #Musik
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
ARMY Bersiap! Jadwal BTS World Tour Jakarta 2026 dan Bocoran Harga Tiket
BTS akan menggelar konser di Jakarta pada 26-27 Desember 2026. Harga tiket belum diumumkan, simak perkiraan harga berdasarkan konser BTS di Jepang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
ARMY Bersiap! Jadwal BTS World Tour Jakarta 2026 dan Bocoran Harga Tiket
Fun
Lirik Lagu 'Big Girls Don’t Cry' dari ENHYPEN, Bawa Pesan Emosional soal Perempuan
Lirik lagu Big Girls Don't Cry dari ENHYPEN menjadi perbincangan di media sosial. Lagu ini menggambarkan emosi sekaligus pesan pemberdayaan perempuan.
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Lirik Lagu 'Big Girls Don’t Cry' dari ENHYPEN, Bawa Pesan Emosional soal Perempuan
ShowBiz
Jeff Satur Rilis 'Passion Fruit', Lagu tentang Cinta Manis yang Tak Lagi Sama
Jeff Satur merilis single terbaru berjudul 'Passion Fruit' yang mengisahkan hubungan cinta manis namun berujung luka dan perlahan meredup.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
Jeff Satur Rilis 'Passion Fruit', Lagu tentang Cinta Manis yang Tak Lagi Sama
ShowBiz
ENHYPEN Wujudkan Konsep Vampir, Kumpulkan Darah Bersama Palang Merah Korea
Melalui kerja sama ini, ENHYPEN berencana mempromosikan berbagai kampanye donor darah di masa depan.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
 ENHYPEN Wujudkan Konsep Vampir, Kumpulkan Darah Bersama Palang Merah Korea
Fun
Lirik Lagu 'Semua Aku Dirayakan' dari Nadin Amizah, Ada Makna Mendalam di Baliknya
Lirik lagu Semua Aku Dirayakan dari Nadin Amizah memiliki makna mendalam. Lagu ini menjadi ungkapan syukur dan apresiasi untuk pasangan.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Lirik Lagu 'Semua Aku Dirayakan' dari Nadin Amizah, Ada Makna Mendalam di Baliknya
ShowBiz
Single 'Gut Punch' Isyaratkan Album Baru Nick Jonas di 2026
Nick Jonas mengawali 2026 dengan merilis single 'Gut Punch', lagu emosional yang menjadi petunjuk awal album barunya, Sunday Best.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Single 'Gut Punch' Isyaratkan Album Baru Nick Jonas di 2026
ShowBiz
Album 'BEFORE I FORGET' Jadi Pernyataan Paling Personal The Kid LAROI
The Kid LAROI merilis album terbaru BEFORE I FORGET, menandai fase baru kariernya dengan eksplorasi emosional dan musikal yang lebih matang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Album 'BEFORE I FORGET' Jadi Pernyataan Paling Personal The Kid LAROI
ShowBiz
Sentuhan AI Bikin Lagu 'Mari Bercinta' Terdengar Seperti Lagu Korea, Simak Liriknya
Lumeo memanfaatkan teknologi AI untuk mengubah lagu hits Indonesia ke versi bahasa Korea. Salah satunya lagu 'Mari Bercinta' milik Aura Kasih.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Sentuhan AI Bikin Lagu 'Mari Bercinta' Terdengar Seperti Lagu Korea, Simak Liriknya
ShowBiz
Apink Rilis 'Love Me More' dari Mini Album 'RE:Love', Simak MV dan Lirik Lagunya
Girl group Korea Selatan Apink merilis video musik 'Love Me More' sebagai bagian dari mini album ke-11 'RE:Love', menandai comeback awal 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Apink Rilis 'Love Me More' dari Mini Album 'RE:Love', Simak MV dan Lirik Lagunya
ShowBiz
Makna Mendalam di Balik Lirik Lagu Terbaru Ifan Seventeen 'Jangan Paksa Rindu (Beda)'
Ifan Seventeen merilis single terbaru 'Jangan Paksa Rindu (Beda)' dalam album Resonance. Lagu ini mengangkat kisah cinta yang tak lagi bisa dipaksakan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Makna Mendalam di Balik Lirik Lagu Terbaru Ifan Seventeen 'Jangan Paksa Rindu (Beda)'
Bagikan