K-Pop

Konser Fan DAY6 Tetapkan Kebijakan Pemeriksaan Kartu Identitas Ketat, Fan Protes karena Gagal Nonton

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 21 Juli 2025
Konser Fan DAY6 Tetapkan Kebijakan Pemeriksaan Kartu Identitas Ketat, Fan Protes karena Gagal Nonton

DAY6. (Foto: Instagram/day6kilogram)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PARA penggemar DAY6 protes. Mereka menyuarakan kekecewaan mereka terhadap pemeriksaan identitas yang dinilai berlebihan dalam konser fan grup tersebut baru-baru ini.

Seperti dilansir Allkpop, banyak penggemar dilaporkan ditolak masuk meskipun sudah memiliki tiket yang sah. Masalah ini terutama berdampak pada penggemar di bawah umur. Alih-alih KTP, mereka menunjukkan kartu pelajar, tapi tetap ditolak masuk. Hal inilah yang memicu kritik terhadap kebijakan masuk yang teramat ketat.

Seorang penggemar membagikan pengalamannya secara daring, mengatakan ia sudah empat kali menonton konser DAY6 sebelumnya dan belum pernah dimintai KTP. “Tapi di konser fan ini, tiba-tiba mereka bilang ID wajib. Saya tunjukkan kartu pelajar saya, tapi tidak diterima. Saya bahkan minta ayah saya mengirimkan foto paspor saya, tapi tetap ditolak karena katanya harus salinan fisik,” katanya.

Pengunjung lain mengatakan ia hanya punya kartu pelajar sehingga ia tidak bisa masuk. Pengalaman-pengalaman ini dengan cepat menyebar di komunitas penggemar, dengan banyak yang menggambarkan kebijakan acara ini lebih ketat ketimbang prosedur resmi pemerintah.

Sebuah unggahan yang banyak dibagikan merujuk pada infografis dari Komisi Pemilihan Nasional Korea, yang mencantumkan kartu pelajar dengan foto, paspor, SIM, dan ID resmi dari lembaga publik sebagai identifikasi sah untuk pemilu.

Baca juga:

Fantastis, Young K DAY6 Makan 11 Sandwich Sekaligus dalam Satu Sesi Makan



“Kalau kartu pelajar saya sah untuk memilih, kenapa tidak sah untuk konser? Aneh sekali kalau konser punya aturan lebih ketat daripada pemerintah” tanya seorang penggemar,“ katanya.

Penyelenggara konser menjelaskan pemeriksaan ID bertujuan mencegah calo dan pembelian tiket palsu. Namun, para penggemar mengkritik kebijakan ini sebagai tidak efektif karena para calo dan bot tetap tidak tersaring, sedangkan penggemar biasa justru yang dirugikan. Seorang penggemar mengaku, meskipun datang bersama orangtua dan petugas polisi untuk mengonfirmasi identitasnya, mereka tetap tidak diizinkan masuk.

“Ini bukan soal verifikasi, melainkan soal birokrasi yang kaku,” ujar penggemar tersebut.

Hal yang makin bikin kecewa yakni para penggemar yang tidak diizinkan masuk juga tidak mendapatkan pengembalian uang. Hal ini memicu lebih banyak kemarahan. Banyak pihak menyebut kebijakan ini tidak adil dan melanggar hak konsumen. “Kami beli tiket lewat jalur resmi, tapi tetap tidak boleh masuk dan uangnya juga tidak dikembalikan,” kata salah seorang penonton.

“Katanya mau cegah calo, tapi sistemnya tidak jelas, yang dirugikan justru penggemar asli,” protesnya.

Meski ada yang berpendapat bahwa penyelenggara telah mengumumkan kebijakan ID sebelumnya, banyak penggemar menilai masalahnya bukan soal pemberitahuan, melainkan kurangnya fleksibilitas acara. “Mau diumumkan atau tidak, pelaksanaan yang terlalu kaku itulah masalahnya. Kenapa masuk konser jadi lebih susah daripada nyoblos?” ujar penggemar lainnya.

Kontroversi ini kini berkembang melampaui soal penerimaan kartu pelajar menjadi kritik yang lebih luas terhadap manajemen acara K-pop. Para penggemar kini menuntut penyelenggara untuk menerapkan sistem anticalo yang lebih adil dan efektif, serta menghormati hak pemegang tiket yang sah.(dwi)

Baca juga:

Konser DAY6 di Jakarta Kacau, Pihak Promotor Dikecam Fan

#K-Pop #DAY6 #Konser Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
V BTS Ungkap Kondisi Gangguan Pendengaran, makin Memburuk Selama Wamil
Ia menyebut baru kali ini mengungkapkannya kepada para penggemar.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
 V BTS Ungkap Kondisi Gangguan Pendengaran, makin Memburuk Selama Wamil
ShowBiz
BIGBANG Jadi Duta Kehormatan Badan Antariksa Korea Selatan
Penunjukan ini menjadi yang pertama sejak KASA didirikan pada 2024.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
  BIGBANG Jadi Duta Kehormatan Badan Antariksa Korea Selatan
ShowBiz
KiiiKiii Bikin Musim Panas Makin Meriah, Single 'Pop Off Pop Off' Ajak Semua Bersuka Ria
KiiiKiii merilis mini album ketiga 'WhyKiiiKiii' dengan title track “Pop Off Pop Off” yang membawa nuansa pesta musim panas penuh energi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
KiiiKiii Bikin Musim Panas Makin Meriah, Single 'Pop Off Pop Off' Ajak Semua Bersuka Ria
Indonesia
Jadi Tersangka, Pemenang Tantangan Ayat dapat Miras di Konser Musik Ancol Tidak Ditahan
Tersangka M adalah pengunjung yang tampil melafalkan Surah Ad-Dhuha menggunakan pengeras suara untuk memenangkan tantangan hadiah miras.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Jadi Tersangka, Pemenang Tantangan Ayat dapat Miras di Konser Musik Ancol Tidak Ditahan
ShowBiz
Louis LNGSHOT Hadirkan Kisah Jatuh Cinta Perlahan Lewat OST 'Spooky in Love'
Lewat 'All I Can Say Is', Louis LNGSHOT menggambarkan momen ketika seseorang perlahan menyadari bahwa dirinya mulai jatuh cinta.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Louis LNGSHOT Hadirkan Kisah Jatuh Cinta Perlahan Lewat OST 'Spooky in Love'
Indonesia
Tersangka Penistaan Agama Tantangan Ayat Berhadiah Miras Jadi 4 Orang, Ini Perannya
Polda Metro Jaya tetapkan empat tersangka kasus penistaan agama di konser musik Ancol. RES, AK, I, dan M berperan sebagai host, pemberi tantangan, dan pembaca surah.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Tersangka Penistaan Agama Tantangan Ayat Berhadiah Miras Jadi 4 Orang, Ini Perannya
ShowBiz
'No Mercy', Lagu DPR IAN yang Buka OST 'Flex X Cop 2'
Lewat 'No Mercy', DPR IAN membangun atmosfer yang penuh ketegangan dan misteri.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
'No Mercy', Lagu DPR IAN yang Buka OST 'Flex X Cop 2'
Indonesia
Kemendag dan Badan Perlindungan Konsumen Harus Investigasi Promosi Minuman Beralkohol Melalui Hafalan Al Quran
Kalau ditemukan pelanggaran, jangan berhenti pada permintaan maaf atau klarifikasi. Harus ada tindakan dan sanksi yang tegas sesuai aturan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Kemendag dan Badan Perlindungan Konsumen Harus Investigasi Promosi Minuman Beralkohol Melalui Hafalan Al Quran
ShowBiz
Red Velvet Rilis 'Hawaii', Lagu Baru tentang Perjalanan Menemukan Jati Diri
Red Velvet merilis 'Hawaii' awal Agustus 2026. Lagu dalam mini album Velvet Summer (2026) mengangkat kisah bertumbuh dan menemukan jati diri.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Red Velvet Rilis 'Hawaii', Lagu Baru tentang Perjalanan Menemukan Jati Diri
ShowBiz
Lebih Beken daripada Justin Bieber dan Michael Jackson, Jungkook BTS Paling Banyak Disebut di X
World Music Awards (WMA) mengumumkan Jungkook menjadi penyanyi yang paling banyak disebut di platform media sosial X (sebelumnya Twitter) pada 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
 Lebih Beken daripada Justin Bieber dan Michael Jackson, Jungkook BTS Paling Banyak Disebut di X
Bagikan