Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Game

Komposer 'Last of Us' Sebut Keheningan Tarik Minat Penonton

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 06 September 2023
Komposer 'Last of Us' Sebut Keheningan Tarik Minat Penonton

Keheningan adalah elemen yang suka ia mainkan saat menulis musik. (Foto: Instagram/@GustavoSantaolalla)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT komposer Gustavo Santaolalla duduk dengan sebuah naskah baru, kata-kata di halaman sering kali memicu elemen visual. Hal ini membuat komposer game Last of Us itu dapat mendengarkan perjalanan musik seiring berjalannya cerita dari satu adegan ke adegan lainnya.

Hal ini lah yang membantu komposer The Last of Us dalam menciptakan musik untuk video game terkenal dan adaptasi HBO-nya yang mendapat nominasi Emmy itu.

Baca Juga:

'The Last of Us' Part 1 Versi PC Tunda Perilisan hingga 28 Maret 2023

Santaolalla tidak pernah dilatih secara formal untuk membaca atau menulis musik, namun metode instingtualnya telah membawanya pada kesuksesan. Penghargaan Emmy pertamanya adalah untuk Hell on Wheels AMC pada tahun 2012, setahun sebelum rilis video game Last of Us yang pertama.

Santaolalla mengatakan dia tidak pernah merasa seperti “hanya menulis musik” untuk video game. Sebab, sejak awal dia mengatakan dia tahu bahwa The Last of Us terasa seperti sebuah cerita hebat yang dapat dengan mudah diceritakan kembali melalui media apa pun.

“Musiknya diterjemahkan dengan sempurna ke dalam serial ini,” kata Santaolalla yang membawa rasa nostalgia kepada para penggemar dengan menggunakan kembali lagu tema favorit game tersebut seperti dilaporkan NBC News.

Video game ini berlatar belakang pandemi global yang mengubah warga sipil menjadi makhluk mirip zombie. Ini mengikuti kisah seorang penyelundup bernama Joel yang mendapati dirinya mengawal seorang gadis remaja kebal virus bernama Ellie melintasi Amerika Serikat. Serial televisi ini dibintangi oleh Pedro Pascal dan Bella Ramsey, serta menerima 24 nominasi Emmy tahun ini.

Lewat karyanya, Santaolalla sukses membawa penonton ke dalam mimpi buruk distopia dengan satu suara yang konstan, dentingan hangat ronroco —mandolin bersenar yang ia sebut sebagai “instrumen kecil indah dari Pegunungan Andes.” Hal ini dapat didengar di seluruh lagu tema Last of Us.

Santaolalla juga menjelaskan bahwa keheningan adalah elemen yang suka ia mainkan saat menulis musik dan sangat penting saat menggubah sebuah karya musikal.

“Keheningan terkadang bisa terasa lebih keras daripada sebuah nada,” katanya.

“Ada elemen di mana keheningan bekerja dengan baik. Keheningan saat menonton sesuatu, membuat orang tertarik ke layar… dan kamu pindah ke depan tempat dudukmu.”

Baca Juga:

Laga para Penyihir di Hogwart Legacy

Santaolalla pertama kali terjun ke dunia musik saat masih kecil setelah ibunya membelikannya gitar pertamanya. Dia mulai membuat rekor saat remaja di Argentina.

Produser yang menjadi komposer itu kemudian meninggalkan negara Amerika Selatan itu pada tahun 70an dan pergi ke Los Angeles. Di sana ia segera menjadi tokoh terkenal di dunia rock en Español, memproduksi lebih dari 100 album untuk ikon Amerika Latin lainnya seperti Juanes, Molotov dan Julieta Venesia. Dia memenangkan BAFTA, Golden Globes dan Grammy serta Grammy Latin.

Pada usia 72 tahun, musisi tersebut tidak memiliki rencana untuk istirahat. Akhir tahun ini, Santaolalla akan melakukan perjalanan ke Sevilla, Spanyol, untuk menerima Latin Grammys' Trustees Award yang menghormati warisan musiknya.

“Ini jauh melampaui apa yang saya bayangkan. Tetapi menyadari hal itu sejak kecil dan berada pada posisi saya sekarang, saya merasa bertanggung jawab untuk menggunakan hadiah ini karena saya merasa itu adalah sesuatu yang diberikan kepada saya,” ungkapnya. (dsh)

Baca Juga:

Sony, Microsoft, dan Nintendo Absen di Event E3 2023

#Game #Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Disya Shaliha

Average internet voyager, surrendering to the whims of my feline rulers.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
5 Fakta Kungfu Soccer Yang Akan Tayang di Tanah Air Pada 12 Agustus 2026
Film Kungfu Soccer disutradarai Stephen Chow. Proyek ini menandai comeback yang sangat dinantikan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
5 Fakta Kungfu Soccer Yang Akan Tayang di Tanah Air Pada 12 Agustus 2026
ShowBiz
Sinopsis 'Insidious: Out of Further', Prekuel yang Ungkap Awal Teror The Further
Insidious: Out of Further tayang pada 20 Agustus 2026 sebagai prekuel franchise Insidious. Simak sinopsis, daftar pemain, dan fakta menarik film horor terbaru ini.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 01 Agustus 2026
Sinopsis 'Insidious: Out of Further', Prekuel yang Ungkap Awal Teror The Further
ShowBiz
5 Film Horor Terbaru Tayang Agustus 2026, dari 'Ketok Mejik' hingga 'Insidious: Out of Further'
Simak daftar lima film horor terbaru yang tayang sepanjang Agustus 2026. Mulai dari Ketok Mejik, Laddaland, Insidious: Out of Further, Harusnya Horror, hingga Paket Santet.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
5 Film Horor Terbaru Tayang Agustus 2026, dari 'Ketok Mejik' hingga 'Insidious: Out of Further'
ShowBiz
Film 'Ketok Mejik' Satukan Dodit Mulyanto dan Ananta Rispo dalam Misi Menyelamatkan Bengkel
Dodit Mulyanto dan Ananta Rispo tampil dalam film horor komedi Ketok Mejik. Mengusung kisah pemilik bengkel yang mengandalkan palu sakti peninggalan leluhur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Film 'Ketok Mejik' Satukan Dodit Mulyanto dan Ananta Rispo dalam Misi Menyelamatkan Bengkel
ShowBiz
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
Efek Rumah Kaca menghadirkan 'Matilah Kau Mati' sebagai soundtrack film 'Laut Bercerita'. Lagu ini berangkat dari puisi dalam novel Leila S. Chudori.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Rapi Films Siapkan Film Horor Komedi 'Warga Rusun 609', Dibintangi Morgan Oey hingga Tanta Ginting
'Warga Rusun 609', film horor komedi terbaru dengan deretan pemain populer. Morgan Oey hingga Tanta Ginting siap membawa cerita misteri penuh humor.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Rapi Films Siapkan Film Horor Komedi 'Warga Rusun 609', Dibintangi Morgan Oey hingga Tanta Ginting
ShowBiz
Trailer 'Jumanji: Open World' Rilis, Ketika Avatar Game Keluar ke Dunia Nyata
Jumanji kembali dengan konsep yang benar-benar berbeda. Dalam Open World, bukan lagi manusia yang masuk ke dalam gim, melainkan sebaliknya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Trailer 'Jumanji: Open World' Rilis, Ketika Avatar Game Keluar ke Dunia Nyata
ShowBiz
Musik di FIlm 'The Odyssey' Jadi Sorotan, Ludwig Göransson Ungkap Eksperimen Instrumen Yunani Kuno
Ludwig Göransson mengungkap proses kreatif di balik musik The Odyssey karya Christopher Nolan. Ia mengeksplorasi instrumen Yunani kuno seperti lira dan Aulos.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Musik di FIlm 'The Odyssey' Jadi Sorotan, Ludwig Göransson Ungkap Eksperimen Instrumen Yunani Kuno
ShowBiz
Trailer Perdana Film 'Children of Blood and Bone' Dirilis, Thuso Mbedu hingga Viola Davis Bintangi Adaptasi Novel Fantasi Tomi Adeyemi
Trailer perdana Children of Blood and Bone resmi dirilis. Film adaptasi novel Tomi Adeyemi ini menghadirkan Thuso Mbedu, Viola Davis, Idris Elba, Cynthia Erivo, dan dunia fantasi Orïsha.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Trailer Perdana Film 'Children of Blood and Bone' Dirilis, Thuso Mbedu hingga Viola Davis Bintangi Adaptasi Novel Fantasi Tomi Adeyemi
ShowBiz
Christopher Nolan Ogah Garap Film Komedi Romantis, Disebut Genre Paling Susah
Bagi Nolan, membuat orang tertawa bukanlah hal mudah.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Christopher Nolan Ogah Garap Film Komedi Romantis, Disebut Genre Paling Susah
Bagikan