Kompolnas Kunjungan Kerja ke Jerman Pantau WNI Nyoblos

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 23 Januari 2024
Kompolnas Kunjungan Kerja ke Jerman Pantau WNI Nyoblos

Rombongan Kompolnas diterima Dubes RI untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno. (Dok Kompolnas)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melakukan kunjungan kerja (kunker) keluar negeri ke Jerman. Tujuannya, untuk ikut memantau persiapan pengamanan dan proses pencoblosan Pemilu 2024 warga negara Indonesia (WNI) di sana.

Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Berlin telah memulai pemungutan suara Pemilu 2024 dengan metode pos sejak 10 Januari 2024 dan metode pencoblosan di TPS pada 10 Februari 2024. Indonesia sendiri telah mendapatkan ijin tertulis dari pemerintah Jerman dalam penyelenggaraannya Pemilu 2024 di tiga kota, yakni Berlin, Hamburg, dan Frankfurt.

Dalam kunker di Jerman itu, Perwakilan Kompolnas, Pudji Hartanto Iskandar menyarankan agar Polri bekerja sama dengan panitia Pengwas pemilu luar negeri untuk betul-betul memperhatikan dan mengantisipasi semua potensi gangguan keamanan pada saat pemungutan suara di seluruh wilayah Jerman.

Baca Juga:

Singgung soal Calon Pemimpin di Pasca Pemilu 2024, Kompolnas Yakin Tujuan Kapolri Baik

"Strategi penerapan kebijakan Pola Pengamanan Pemilu di Jerman sudah sangat bagus, dengan melibatkan pengamanan eksternal sebagai bentuk mensikapi solusi adaptasi budaya WNI di Jerman yang diterapkan Kedubes RI," ujarnya dalam keterangan pers dikutip di Jakarta, Selasa (23/1).

Anggota Kompolnas lainnya, Mohammad Dawam, berharap diskresi Kedutaan Besar yang sangat positif dalam hal pola pengamanan pemilu dengan melakukan strategi adaptasi kultur budaya setempat perlu penyempurnaan administrasi. Menurut dia, langkah ini agar pemilu di luar negeri berjalan aman dan kondusif.

“Terlebih khusus panitia Pengwas pemilu di Berlin tidak terdapat unsur pangawas pemilunya, maka harus dipersiapkan seefektif dalam pelaksanaannya maupun proses administrasinya yang ditujukan kepada beberapa pihak terkait," ujar Dawam.

Sementara itu, Ketua PPLN Jerman, Roni Susman menjelaskan metode pemilu di Berlin dilakukan dengan dua cara. Pertama pencoblosan langsung di TPS dan pencoblosan melalui pengiriman via Kantor Pos. "Kami akan betul betul mengantisipasi setiap potensi kecurangan yang mungkin akan terjadi," imbuhnya. (Knu)

Baca Juga:

Kompolnas Belum Terima Laporan soal Polisi Tak Netral

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Bagikan