Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Komnas API Usulkan Dibentuknya Satgas Dana Pensiun Atlet

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Kamis, 31 Desember 2015
Komnas API Usulkan Dibentuknya Satgas Dana Pensiun Atlet

Atlet beraksi gaya punggung pada ajang Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan Seluruh Indonesia (KRAPSI) 37 Piala Presiden di Kolam Renang Senayan, Jakarta, Selasa (29/12). (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Olahraga - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) diharapkan tidak hanya memberian bonus dan penghargaan kepada atlet yang berprestasi pada single maupun multievent. Melainkan, wajib memberikan dana pensiun bagi alet berprestasi diajang Olimpiade, Asian Games dan SEA Games.

Sebelumnya, hal tersebut telah diungkapkan Kemenpora dan diharapkan tidak hanya wacana saja. Kemenpora bakal menggarkan rancangan tersebut pada tahun 2016.

Dana akan diberikan per 3 bulan dengan rincian emas Rp 20 juta, perak Rp 15 juta dan perunggu 10 juta bagi atlet berpestasi pada pentas Olimpiade. Sementara untuk Asian Games dan SEA Games, masih dimatangkan dan kemungkinan dapat direalisasikan pada tahun 2017.

"Kami minta, hal tersebut harus benar-benar diwujudkan. Kalau perlu, dikawal dengan cara mementuk satuan tugas (Satgas). Itu nanti berfungsi sebagai kepanjangtanganan dari Menpora (Menteri Pemuda dan Olahraga). Satgas ini nantinya membuat rumusan-rumasan yang tepat tentang dana pensiun atau kesejaharaan bagi mantan atlet," terang Ketua Komisi Nasional Atlet dan Pelatih Indonesia (Komnas API), Suryadi Gunawan.

"Kami juga siap membantu pemerintah jika dibutuhkan dalam mengurus hal ini. Kami hanya ingin ini terlaksana dengan hasil yang maksimal," imbuh mantan atlet gulat yang pernah tampil diajang Olimpiade 1988 di Seoul, Korea Selatan, lalu Asian Games tahun 1995 di Hirosima, Jepang dan SEA Games sejak 1987-1997 (medali emas di nomor bebas dan grego) tersebut.

Ditambahkannya, Komnas API telah membentuk 34 Dewan Pimpinan Wilayah se-Indonesia. Dengan 34 DPW tersebut, nantinya diharapkan bisa membantu upaya Komnas API untuk mensejahtrakan atlet dan pelatih di Tanah Air. Utamanya, bagi yang nasibnya kini terabaikan.

?"Ini adalah bagian dari usaha kami agar atlet dan pelatih bisa sejahtera. Selama ini, kesejahteraan atlet dan pelatih baik di tingkat daerah maupun nasional terpinggirkan. Untuk itu, salah satu langkah awal kami adalah berupa memberikan jaminan kesehatan dan pendidikan, seperti beasiswa," tutur Suryadi Gunawan. (esa)

BACA JUGA:

  1. Komnas Api Nilai Pemberian Dana Kesejahteraan Atlet Sangat Penting
  2. Indonesia Diminta Lakukan Perubahan Sistem Kerja Olahraga
  3. NPC Indonesia Yakin Loloskan 19 Atlet di Paralympic Games 2016
  4. Menpora Tak Bedakan Pemberian Bonus Atlet Difabel dan Normal
  5. Renovasi GBK, Kemenpora Alokasikan Anggaran Sebesar Rp3,3 Triliun
#SEA Games #Asian Games 2018 #Atlet Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Asian Games 2026 Makin Dekat, CdM Indonesia Pastikan Atlet Bebas dari Beban Nonteknis
CdM Indonesia memastikan para atlet Asian Games 2026 tidak akan dibebani persoalan nonteknis.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Asian Games 2026 Makin Dekat, CdM Indonesia Pastikan Atlet Bebas dari Beban Nonteknis
Olahraga
NOC Indonesia Buka Skema Cabor Berangkat Mandiri ke Asian Games 2026, Ada Syarat Ketat
NOC Indonesia membuka skema cabor yang berangkat mandiri ke Asian Games 2026. Namun, ada syarat yang harus diperhatikan.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
NOC Indonesia Buka Skema Cabor Berangkat Mandiri ke Asian Games 2026, Ada Syarat Ketat
Olahraga
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
NOC Indonesia memanfaatkan program IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pembinaan atlet dan tata kelola olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Olahraga
CdM Tim Indonesia Pastikan Dukungan Maksimal untuk Atlet di Asian Games 2026
CdM Tim Indonesia Todotua Pasaribu memastikan seluruh kebutuhan atlet untuk Asian Games 2026. Pemerintah salurkan anggaran Rp 61 miliar kepada NOC Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
CdM Tim Indonesia Pastikan Dukungan Maksimal untuk Atlet di Asian Games 2026
Olahraga
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
NOC Indonesia menegaskan pentingnya independensi organisasi olahraga untuk menciptakan prestasi berkelanjutan menuju Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
Olahraga
Erick Thohir Target Tambah 300 Pelatih Olahraga Disabilitas untuk Perkuat Atlet Paralimpiade
Menpora Erick Thohir menargetkan penambahan 300 pelatih olahraga disabilitas tersertifikasi untuk memperkuat pembinaan atlet paralimpiade di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 11 Mei 2026
Erick Thohir Target Tambah 300 Pelatih Olahraga Disabilitas untuk Perkuat Atlet Paralimpiade
Olahraga
NOC Indonesia Anugerahkan The Game Changer Award 2026, Rizki Juniansyah Raih Best of the Best
NOC Indonesia memberikan The Game Changer Award 2026 kepada atlet, pelatih, federasi, dan tokoh olahraga nasional. Rizki Juniansyah raih penghargaan Best of the Best.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 10 Mei 2026
NOC Indonesia Anugerahkan The Game Changer Award 2026, Rizki Juniansyah Raih Best of the Best
Olahraga
Kontingen Indonesia Tampil Berkelas di Asian Beach Games 2026, Angkat Budaya Nusantara
Kontingen Indonesia tampil memukau di pembukaan Asian Beach Games 2026 dengan busana adat Melayu Riau dan Jambi yang sarat makna budaya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Kontingen Indonesia Tampil Berkelas di Asian Beach Games 2026, Angkat Budaya Nusantara
Olahraga
Indonesia Rebut Emas di SEA Youth Table Tennis 2026, Jadi Sinyal Kebangkitan Tenis Meja
Indonesia berhasil meraih emas dan empat perunggu di ajang SEA Youth Table Tennis 2026. Hal ini menjadi sinyal kebangkitan tenis meja.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Indonesia Rebut Emas di SEA Youth Table Tennis 2026, Jadi Sinyal Kebangkitan Tenis Meja
Olahraga
Pegolf Indonesia Kevin Caesario Akbar Masuk 50 Besar di PKNS Selangor Masters 2026
Pegolf Indonesia Kevin Caesario Akbar mengawali musim 2026 dengan finis di posisi 45 pada PKNS Selangor Masters di Malaysia. Ini evaluasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 15 Februari 2026
Pegolf Indonesia Kevin Caesario Akbar Masuk 50 Besar di PKNS Selangor Masters 2026
Bagikan