Komisi Khusus Bakal Dibentuk, Presiden Prabowo Segera Reformasi Total Institusi Kepolisian
Gedung Mabes Polri. (MP/Kanu)
MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto berencana membentuk komisi khusus untuk mengevaluasi dan mereformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Langkah ini merupakan respons atas aspirasi masyarakat sipil, termasuk Gerakan Nurani Bangsa (GNB) yang terdiri dari sejumlah tokoh lintas agama dan bangsa.
“Ini juga atas tuntutan dari masyarakat yang cukup banyak,” kata anggota GNB, Pendeta Gomar Gultom, dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jumat (12/9).
Menurut Gultom, Presiden Prabowo sudah menyiapkan konsep reformasi Polri yang sejalan dengan aspirasi GNB.
“Harapan-harapan yang diminta teman-teman ternyata sudah masuk dalam konsep Bapak Presiden,” ujar Gultom yang juga mantan Ketua Umum PGI.
Baca juga:
Prabowo Dikabarkan Segera Bentuk Komisi Reformasi Polri dan Tim Investigasi Prahara Agustus
Adapun teknis dan detail pembentukan komisi reformasi Polri akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo pada waktunya.
Selain itu, Presiden juga menyetujui usulan GNB dan masyarakat terkait pembentukan Komisi Investigasi Independen. Tim ini dibutuhkan untuk menyelidiki kerusuhan dalam aksi unjuk rasa yang terjadi beberapa waktu lalu.
Baca juga:
Budiman Sudjatmiko Tegaskan Prabowo Serius Tangani Kasus Affan Kurniawan dan Reformasi Polri
Anggota GNB sekaligus mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, menilai keberadaan komisi investigasi independen sangat penting agar aksi unjuk rasa damai masyarakat sipil, termasuk aktivis, mahasiswa, dan pelajar, tidak tercoreng.
“Ini agar menghilangkan semua fitnah, tuduhan-tuduhan, dan saling menyalahkan. Maka harus diinvestigasi secara independen,” kata Lukman. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
PKB Dukung Prabowo Gabung Board of Peace, Tegaskan Komitmen Bela Palestina
Prabowo Minta Masukan Mantan Menlu dan Akademisi soal Aliansi Perdamaian Bentukan Donald Trump
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Usai Bertemu Prabowo, PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian demi Lindungi Palestina
PBNU Ungkap Pesan Prabowo: Indonesia Tak Boleh Ikut Arus yang Rugikan Palestina
Pimpinan Ormas Islam: Prabowo Siap Mundur dari Aliansi Trump dengan 1 Syarat
Ikuti Arahan Presiden, Pramono Tegaskan Flyover Jakarta Bebas Spanduk Partai Politik
Prabowo Temui Ormas Islam di Istana, Bahas Geopolitik hingga Board of Peace
Ikuti Arahan Prabowo, Pramono Siap Terapkan Gentengisasi di Jakarta
Istri Mantan Kapolri Hoegeng Iman Santoso 'Eyang Meri' Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun