Fashion

Kolaborasi Audrey Hepburn & Hubert de Givenchy Menggebrak Dunia Fashion

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 14 Maret 2018
Kolaborasi Audrey Hepburn & Hubert de Givenchy Menggebrak Dunia Fashion

Audrey Hepburn & Hubert de Givenchy. (Foto: Mirror)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SIAPA tak kenal dengan sosok Audrey Hepburn. Wanita itu merupakan salah satu fashion icon dunia pada era 60an.

Dirinya mencuri perhatian publik dengan busana elegan dan berkelas. Ia kerap tampil chic dan anggun dalam balutan gaun. Penampilannya semakin terlihat elegan dengan sejumlah perhiasan seperti gelang atau kalung mutiara.

hepburn
Audrey Hepburn dalam Funny Face. (Foto: The New York Times)

Gaya berbusananya mulai menjadi kiblat fashion kala ia tampil di Breakfast at Tiffany's pada 1961. Di masa itu, banyak wanita muda yang meniru gaya busananya. Mereka mengidam-idamkan kehidupan elegan dan berkelas seperti karakter Holly Golightly dalam serial tersebut.

Tak banyak yang tahu sosok di balik gaya busana ikonik tersebut. Penampilannya yang fashionable dan berkelas dalam Breakfast at Tiffany's tak terlepas dari campur tangan Hubert de Givenchy.

Kala itu, Hepburn terpesona dengan gaun-gaun yang dirancang oleh Givenchy muda. Dirinya ingin Givenchy membuat pakaian untuk semua film yang diperankan oleh Hepburn. Di tahun 1961 keduanya sepakat untuk menciptakan karakter dan gaun ikonik dalam Breakfast at Tiffany's.

Hepburn mengenakan kacamata hitam kebesaran, seuntai kalung mutiara, dan sarung tangan yang panjang. Dalam film tersebut, Givenchy merancang gaun berwarna hitam yang memperlihatkan lekuk tubuh ramping Hepburn.

hepburn
Audrey Hepburn dalam Breakfast at Tiffany's. (Foto: The New York Times)

Gaun itu menonjolkan karakter Holly yang memiliki kehidupan glamor dan kerap melakukan pesta. Pakaian tersebut juga menampilkan gaya borjuis bohemian di masanya. New York Times mengungkapkan tahun 2006, gaun ini dilelang pada acara amal di Christie's, London dan laku dengan harga Rp12 miliar.

Chemistry antara Hepburn dan Givenchy tak hanya tampak dalam film itu. Hepburn menegaskan seluruh film yang diperankannya harus melibatkan Givenchy.

"Setiap kali saya main film, Givenchy harus yang membuat pakaiannya," demikian tutur Hepburn. Ia mengenakan pakaian rancangan Givenchy dalam film Funny Face, Love in The Afternoon, Paris When it Sizzles, How to Steal a Million, Charade dan Love Among Thieves.

Tak hanya cocok saat bekerja sama dalam suatu proyek, keduanya pun bersahabat. Persahabatan keduanya pun telah berlangsung selama 40 tahun. (avia)

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan