Headline

Kodam XVII/Cenderawasih Serukan Masyarakat Nduga untuk Tidak Takut KKB

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 09 Maret 2019
 Kodam XVII/Cenderawasih Serukan Masyarakat Nduga untuk Tidak Takut KKB

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kol. Inf. Muhammad Aidi. Dok Kodam Cendrawasih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kasus penembakan terhadap anggota TNI oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nduga, Papua mendorong jajaran TNI dari Kodam XVII/Cenderawasih bergerak cepat mengamankan wilayah tersebut.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi menyerukan warga Nduga dan sekitarnya untuk tidak perlu takut menghadapi gerombolan KKB.

Lebih lanjut, TNI dari Kodam Cenderawasih menegaskan bahwa tidak bisa dibenarkan ada kelompok atau organisasi apapun di wilayah NKRI yang mengancam warga negara. Dan siapa yang berani bertindak akan berhadapan dengan TNI.

"TNI akan berada pada garis terdepan untuk menghadapi setiap ancaman yang membahayakan kehidupan rakyat termasuk di wilayah Papua," tegas Kolonel M Aidi di Timika, Jumat, (8/3).

KKB yang menyerang anggota TNI di Nduga
Kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang diduga menyerang anggota TNI di Nduga. Foto: net

Lebih lanjut, Kapendam Cenderawasih ini mengimbau masyarakat Nduga untuk tetap waspada tanpa takut berlebihan.

"Kita sikapi ancaman atau teror-teror semacam itu dengan tetap waspada tapi tidak perlu takut secara berlebihan. Sebab teror psikis yang mereka lakukan itu untuk menimbulkan keresahan dan ketakutan di kalangan rakyat," kata Kolonel Aidi.

Kapendam meminta warga di Kabupaten Nduga agar mengaktifkan pengamanan swakarsa serta aktif berkoordinasi dengan aparat keamanan terdekat jika melakukan aktivitas.

Beberapa waktu lalu, katanya, Pemkab Nduga mengirim sejumlah guru untuk mengajar di wilayah Mapenduma tanpa terlebih dahulu berkoordinasi dengan aparat keamanan TNI dan Polri untuk menjamin keamanan dan keselamatan mereka.

Berselang beberapa hari setelah itu, guru-guru yang baru dikirim Pemkab Nduga itu disekap, bahkan seorang ibu guru mengalami perlakuan tidak manusiawi lantaran diperkosa oleh anggota KKSB pimpinan Egianus Kogoya.

"Semua aktivitas yang dilakukan, baik oleh pemerintah daerah maupun warga, sebaiknya dikoordinasikan terlebih dahulu dengan aparat keamanan. Jangan sampai sudah terjadi masalah, baru diinformasikan kepada aparat," kata Aidi.

Situasi keamanan di Kabupaten Nduga hingga kini masih terus bergolak sejak peristiwa pembantaian belasan pekerja PT Istaka Karya oleh KKSB pada awal Januari. Para pekerja PT Istaka Karya yang dibunuh tersebut terlibat dalam pekerjaan pembangunan Jalan Trans Papua.

Sebagaimana dilansir Antara, pada Kamis (7/3), tiga orang prajurit TNI gugur saat kontak tembak dengan KKSB di Nduga pimpinan Egianus Kogoya. Kontak tembak tersebut terjadi di Distrik Mugi Kabupaten Nduga.

Ketiga prajurit TNI yang gugur atas nama Serda Mirwariyadin, Serda Yusdin dan Serda Siswanto Bayu Aji.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Politisi PDI Perjuangan Tuding Anies Berada di Balik Aksi Massa 212 Geruduk DPRD DKI Jakarta

#Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) #TNI-Polri #Prajurit TNI #Trans Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Kronologi Serda Ahmad Dipukul 3 Kali hingga Meninggal, 4 Tersangka Terancam Dipecat
Empat prajurit TNI AU tersangka penganiayaan Serda Ahmad Muzammil Farisa berpotensi diberhentikan tidak hormat. Ini kronologi pemukulan hingga korban meninggal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Kronologi Serda Ahmad Dipukul 3 Kali hingga Meninggal, 4 Tersangka Terancam Dipecat
Indonesia
Kasus Penganiayaan Serda Ahmad: 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka, Terancam 9 Tahun Penjara
Puspom TNI AU menetapkan empat prajurit sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan Serda Ahmad Muzammil yang berujung kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Kasus Penganiayaan Serda Ahmad: 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka, Terancam 9 Tahun Penjara
Indonesia
Serda Ahmad Meninggal Usai Diduga Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
Puspom AU menetapkan empat prajurit TNI AU sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammul Farisa meninggal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Serda Ahmad Meninggal Usai Diduga Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Polri Buru 8 Orang yang Diduga Pelaku
Polisi kini sudah mengantongi ciri-ciri pelaku penembakan tiga ASN di Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Polri Buru 8 Orang yang Diduga Pelaku
Indonesia
Tiga Pegawai Pertanian Tewas Ditembak di Papua, DPR Sebut Keamanan Harus Jadi Fokus
Keamanan bagi pekerja di sektor-sektor strategis perlu menjadi perhatian pemerintah.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tiga Pegawai Pertanian Tewas Ditembak di Papua, DPR Sebut Keamanan Harus Jadi Fokus
Indonesia
Viral Video KKB Papua Ejek Keluarga ASN Jayawijaya Lewat HP Usai Tembak Mati Korban
Kasus penembakan ASN Jayawijaya oleh KKB kembali memakan korban jiwa. Parahnya, viral video pelaku membajak HP korban dan mengejek keluarga demi pengakuan merdeka. Cek kronologi lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 11 September 2026
Viral Video KKB Papua Ejek Keluarga ASN Jayawijaya Lewat HP Usai Tembak Mati Korban
Bagikan