Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

KLa Project Rilis Format Fisik Album 'KLakustik'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juli 2024
KLa Project Rilis Format Fisik Album 'KLakustik'

Kla Project rilis album format piringan hitam. (Foto: dok/Kla Project)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Warisan adalah suatu yang penting dan harus tetap di jaga. Seperi yang dilakukan oleh Kla Project lewat peluncuran piringan hitam dari album live yang direkam pada 1996 di Gedung Kesenian Jakarta.

Rilisan format fisik dari album KLakustik ini menjadi rangkaian awal dari perjalanan Kla selama 36 tahun di industri musik Indonesia.

“Ini cara kami meninggalkan legacy, karena anak-anak sekarang nggak tahu kalau karya itu bisa dibeli, bisa dipegang, bisa sangat personal. Bukan sekedar lagu yang sekali diputar hari ini tapi besok udah dilupain,” ucap personel Kla Project Katon Bagaskara dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga:

KLa Project dan Andra & the Backbone Satukan Suara dalam Konser 'Reminiscing'

Lebih lanjut, dirilisnya format piringan hitam bukan sekedar mengikuti tren yang ada saat ini, namun KLa Project memandang album fisik merupakan warisan yang penting bagi penikmat musik.

Oleh karenanya, KLakustik yang dinilai sebagai album monumental menjadi pilihan para personel Kla Prject yaitu Katon Bagaskara, Lilo, dan Adi Adrian.

“Bagi kami album ‘KLakustik’ merupakan karya monumental dari kami,” tambah Adrian.

Baca juga:

Gandeng Ariel NOAH, Rossa akan Rilis Kembali Lagu 'Nada-Nada Cinta'

View this post on Instagram

A post shared by KLa Project (@kla_project)

Album KLakustik sendiri diproduksi oleh Pro Sound secara live pada tahun 1996. Album ini berisi 16 lagu yang dimainkan secara akustik, yang mana sebagian besar berasal dari lima album awal KLa Project.

Baca juga:

Kotak Aransemen Lagu-lagu Lama Lewat Proyek #Kotakustik

Adapun, beberapa lagu ikonik yang ada di album ini antara lain Tentang Kita, Romansa, Waktu Tersisa, Tak Bisa ke Lain Hati, hingga Yogyakarta. Sementara itu, Adi Nugroho selaku Produser Pro Sound menyebut rilisan vinyl ini bisa menjadi pembeda di tengah era digital. (far)

#Musik #Musik Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan