Musik

Kisah Perseteruan Kendrick Lamar dan Drake, dari Kawan Jadi Lawan, Awalnya Kolaborasi Berujung Roasting di Superbowl 2025

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 11 Februari 2025
 Kisah Perseteruan Kendrick Lamar dan Drake, dari Kawan Jadi Lawan, Awalnya Kolaborasi Berujung Roasting di Superbowl 2025

Kendrick Lamar tampil di Super Bowl Halftime Show 2025. (Foto: Instagram/kendricklamar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - JAUH sebelum Not Like Us dirilis sebagai lagu diss pamungkas, Kendrick Lamar dan Drake ialah duo rapper yang acap berkolaborasi. Namun, sebuah perdebatan memantik perseteruan panjang dua rapper ternama ini.

Meskipun pernah berkolaborasi di awal karier, keduanya saling menyindir dalam berbagai lagu selama beberapa tahun terakhir, terkadang bahkan dengan lirik yang begitu samar sehingga para penggemar tidak bisa memastikan siapa yang diserang.

Ketegangan mulai memuncak pada Oktober 2023, ketika J Cole menyebut dirinya, Drake, dan Lamar sebagai ‘big three’ dalam dunia rap. Lamar tidak setuju. “Hanya ada satu yang besar, yaitu aku,” katanya dalam lagu Like That dari Future dan Metro Boomin yang dirilis Maret 2024.

Di saat bersamaan, Drake mulai mendapat sindiran dari artis lain seperti Future dan The Weeknd. Namun, serangan dari Lamar terasa paling menyakitkan. Pada April 2024, Drake merespons dengan lagu Push Ups, mengejek Lamar atas kolaborasinya dengan Maroon 5 dan Taylor Swift.

Lamar membalas lagu diss itu dengan Euphoria. Lagu itu secara brutal membidik rasa insecure Drake, termasuk berbagai referensi tentang rasnya.

Setiap lagu baru semakin meningkatkan ketegangan. Pada satu titik, kedua rapper hanya butuh beberapa jam untuk merespons satu sama lain dengan lagu diss baru. Namun, pertempuran berakhir ketika Lamar merilis Not Like Us. Dalam lagu itu, Lamar menuduh Drake memiliki ketertarikan pada gadis di bawah umur.

Baca juga:

Lagu Diss ’Not Like Us’ Berkumandang di Superbowl 2025 Lengkap dengan Lirik Kontroversial, Kendrick Lamar Buktikan Diri Menang dari Drake


Drake dengan tegas membantah tuduhan itu. Ia bereaksi dengan mengajukan gugatan pencemaran nama baik dalam penerbitan dan promosi lagu Not Like Us. Dalam gugatan pencemaran nama baiknya yang ditujukan ke UMG Recordings, Inc, perusahaan yang menaungi label rekaman mereka. Drake saat ini diwakili oleh Republic Records, sebuah divisi dari UMG, sedangkan Lamar diwakili Interscope Records, juga divisi dari UMG.

Drake menuduh UMG meluncurkan kampanye untuk menjadikan lagu tersebut sebagai hit viral yang secara salah menuduhnya sebagai pedofil dan menyerukan tindakan kekerasan terhadapnya. Meski begitu, Drake tak secara langsung menyebut Lamar sebagai tergugat dalam gugatan tersebut.

“Kami tidak dan tidak terlibat dalam pencemaran nama baik, terhadap individu mana pun. Pada saat yang sama, kami akan membela dengan gigih litigasi ini untuk melindungi orang-orang kami dan reputasi kami, serta setiap artis yang mungkin secara langsung atau tidak langsung menjadi target litigasi sembrono hanya karena menulis sebuah lagu,” kata seorang juru bicara UMG dalam sebuah pernyataan kepada CNN saat gugatan diajukan.



Penampilan Superbowl 2025, Puncak Ketegangan Dua Seteru



Di luar gugatan tersebut, Lamar terus menggaungkan Not Like Us, seperti mengejek Drake, menegaskan bahwa ia telah memenangi perseteruan ini. Awal Februari ini, Lamar meraih Grammy untuk lagu ini. Hal itulah yang membuat penampilannya di Superbowl 2025 makin dinanti. Para fan telah bertanya-tanya apakah ia akan membawakan lagu diss ini di acara yang paling banyak ditonton di Amerika ini.

Nyatanya Lamar tak menahan diri. Ia hadir di panggung Superbowl, memberikan bocoran sebelum menutup penampilannya dengan lagu Not Like Us, menyebutnya sebagai ‘lagu favorit para penonton’. Lamar bahkan tetap menyanyikan lirik kontroversial dari lagu itu, ‘Tryna strike a chord, but it’s probably A minor’.

Meski demikian, penampilan Lamar membawakan Not Like Us di Superbowl 2025 bukanlah hal paling penting bagi fan. Lebih dariapda sekadar keunggulan dalam perseteruan dengan Drake. Kisah seorang manusia menyintas masa-masa sulit, yang menjadi pusat karya-karya Lamar, ialah hal yang membuat penampilannya di Superbowl 2025 penting.

“Banyak orang yang berjuang menyesuaikan diri dengan perubahan politik yang tengah terjadi. Mereka berusaha memahami apa yang terjadi. Aku tertarik bagaimana Kendrick akan menghadapi tantangan itu, memotivasi dan menyemangati orang-orang, tak hanya saat paruh waktu pertandingan football, tapi juga di masa mendatang,” kata asisten profesor teknik sipil dan lingkungan di Virginia Tech, yang juga pendiri program Hip Hop Studies di universitas yang sama Frederick Paige.(dwi)

Baca juga:

Lirik Lagu 'Not Like Us' dari Kendrick Lamar, Jadi Penutup di Super Bowl Halftime 2025

#Musik #Kendrick Lamar #Drake #Super Bowl #Superbowl
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

ShowBiz
"White Keys" Dominic Fike Hadirkan Perpaduan Melodi Emosional dengan Sentuhan Musik Santai Berkarakter, Simak Liriknya
Lagu “White Keys” merupakan salah satu karya yang dipopulerkan oleh musisi sekaligus aktor asal Amerika Serikat, Dominic Fike.
Frengky Aruan - 4 menit lalu
ShowBiz
20 Tahun Setelah Debut, Joan As Police Woman Hidupkan Kembali Album 'Real Life'
Joan Wasser telah dikenal sebagai musisi, produser, sekaligus kolaborator yang memiliki pengaruh besar di dunia musik.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
20 Tahun Setelah Debut, Joan As Police Woman Hidupkan Kembali Album 'Real Life'
ShowBiz
Lirik Lagu 'Selamat Birthday' dari Project Pop, Kado Spesial untuk 30 Tahun Berkarya
Project Pop baru saja merilis lagu Selamat Birthday di hari jadinya ke-30. Berikut adalah lirik lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Lirik Lagu 'Selamat Birthday' dari Project Pop, Kado Spesial untuk 30 Tahun Berkarya
Fun
“Cycle of Love” Album Baru Fajar Noor, Cerminan Siklus Kisah Cinta Anak Manusia
Fajar Noor hadirkan album Cycle of Love yang merangkum fase percintaan: jatuh cinta, konflik, kehilangan, hingga rasa menggantung. Berkolaborasi dengan Arsy Widianto dan Iqbal Siregar.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
“Cycle of Love” Album Baru Fajar Noor, Cerminan Siklus Kisah Cinta Anak Manusia
ShowBiz
Lirik dan Makna ‘Work from Home’, Lagu Fifth Harmony yang Kembali Viral Setelah Satu Dekade
Lagu 'Work from Home' milik Fifth Harmony kembali ramai diperbincangkan di berbagai platform digital. Simak makna lagunya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Lirik dan Makna ‘Work from Home’, Lagu Fifth Harmony yang Kembali Viral Setelah Satu Dekade
ShowBiz
Ruth Sahanaya Rilis 'Pelangi', Kisahkan Perjalanan Cinta dalam Balutan City Pop
Ruth Sahanaya kembali dengan single terbaru 'Pelangi'. Mengusung nuansa city pop dan sentuhan musik pop era 1980-an.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Ruth Sahanaya Rilis 'Pelangi', Kisahkan Perjalanan Cinta dalam Balutan City Pop
ShowBiz
The Rain Rilis 'Semoga Dia Bahagia', Kembali ke Akar Musik yang Membentuk Identitas Band
The Rain merilis single terbaru 'Semoga Dia Bahagia' yang menghadirkan nuansa khas era awal band. Lagu ini terinspirasi oleh pengaruh alternatif rock 90-an.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
The Rain Rilis 'Semoga Dia Bahagia', Kembali ke Akar Musik yang Membentuk Identitas Band
ShowBiz
Romaria Rilis Single '24/7', Kisah Rindu dan Perjuangan Cinta dalam Hubungan Jarak Jauh
Romaria resmi merilis single terbaru berjudul '24/7'. Lagu bernuansa pop akustik dan R&B soul ini mengangkat kisah rindu, kesetiaan, serta perjuangan LDR.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Romaria Rilis Single '24/7', Kisah Rindu dan Perjuangan Cinta dalam Hubungan Jarak Jauh
ShowBiz
Romanssa Rilis EP Perdana 'Penulis Lagu', Angkat Kisah Persahabatan dan Perjalanan Musik
Romanssa resmi merilis EP perdana 'Penulis Lagu' berisi enam trek. Album ini menampilkan cerita personal, perjalanan persahabatan, dan kolaborasi dengan Dennis Ferdinand.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Romanssa Rilis EP Perdana 'Penulis Lagu', Angkat Kisah Persahabatan dan Perjalanan Musik
ShowBiz
Lirik Lagu ‘Do Your Dance’ RIIZE Penuh Semangat Percaya Diri, Title Track Mini Album 'II'
RIIZE resmi memperkenalkan lagu Do Your Dance sebagai title track mini album kedua II. Membawa pesan tentang kepercayaan diri dan kebebasan berekspresi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Lirik Lagu ‘Do Your Dance’ RIIZE Penuh Semangat Percaya Diri, Title Track Mini Album 'II'
Bagikan