Kisah 'Jules Rimet', Trofi Piala Dunia yang Hilang Dua Kali

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 21 Juni 2018
Kisah 'Jules Rimet', Trofi Piala Dunia yang Hilang Dua Kali

Trofi Piala Dunia Hilang Tujuh Hari Pada 1966Trofi Jules Rimet kali pertama dicuri pada 1966. (AFP PHOTO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

THE Golden Goddness adalah nama lahir dari trofi pertama piala dunia 1930-1946. Trofi yang dirancang oleh Abel Lafleur ini berganti nama menjadi "Jules Rimet" pada 1946. Hal ini dilakukan guna menghormati Jules sebagai penggagas kompetisi Piala Dunia FIFA pertama. Nama tersebet bertahan hingga 1970.

Selama kurun waktu tersebut, trofi yang terbuat dari bahan perak murni yang berlapiskan emas ini tercatat pernah dicuri dua kali. Trofi tersebut pertama kali dicuri dalam sebuah pameran di Central Hall, Westminster, London pada 1966. Insiden itu terjadi 4 bulan sebelum Ingris menjadi tuan rumah Piala Dunia.

Selama sepekan pencarian, David Corbett menemukan trofi tersebut bersama anjing peliharaannya, Pickles. Waktu itu ia sedang dalam perjalanan menuju kotak telepon umum. Tiba-tiba sang anjing berlari mengitari mobil tetangga Corbett. Karena penasaran ia memeriksanya, ternyata di sana ada sebuah paket, paket itu terbungkus sangat ketat.

Trofi pertama Piala Dunia, Jules Rimet, pernah hilang selama tujuh hari. (AFP PHOTO / OFF / STAFF)
Trofi pertama Piala Dunia, Jules Rimet, pernah hilang selama tujuh hari. (AFP PHOTO / OFF / STAFF)

"Saya penasaran apakah itu bom? Jadi saya mengangkatnya, dan menaruhnya kembali. Saya robek bagian bawahnya sedikit dan saya melihat sebuah perisai. Saya langsung mengenalinya dan berpikir, 'Ini dia!'," katanya seperti dikutip dari Mirror.

Namun sayang, pengakuan Penggemar klub Crystal Palace tersebut tak dipercaya pihak berwenang. Ia terus di cecar dengan puluhan pertanyaan dalam sebuah introgasi. "Tapi saya tahu kalau saya bersih, jadi saya biarkan mereka menanyakan semua pertanyaan yang mereka inginkan," ucap Corbett.

Tak berselang lama, kebenaran Corbett terungkap. Pihak berwajib menetapkan Edward Bletcheley sebagai tersangka dan berhasil ditangkap. Pencurian tersebut diduga karena harga mahal trofi "Jules Rimet". Saat itu, harganya mencapai £30.000 atau sekitar Rp 557 juta.

Setelah ditemukan, 17 tahun berselang "Jules Rimet" kembali hilang. Kejadian ini terjadi di gedung Konfederasi Sepak bola Brasil. Seorang bankir yang mengaku sebagai agen klub Atletico Mineiro, Sergio Pereira Ayres, adalah dalang dari pencurian tersebut.

Dalam pencuriannya, Ayres melibatkan dua orang laki-laki mantan petugas polisi, yakni Chico Barbudo dan dekorator Luiz Bigode. Mereka berhasil melarikan trofi setelah melumpuhkan dua petugas penjaga malam gedung Konfederasi Sepak bola Brasil.

Misteri ini membuat banyak orang bingung. Trofi tersebut tak ditemukan lagi hingga saat ini. Diduga, pencuri tersebut telah melebur trofi tang berbalut emas tersebut. Karena kejadian ini akhirnya FIFA memutuskan untuk mengganti "Jules Rimet" dengan piala yang menggambarkan dua sosok manusia memegang bumi. Piala tersebut digunakan hingga saat ini. (*)

#Piala Dunia #FIFA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipamerkan di JCC Jakarta, Turnamen Digelar di 2 Negara
FIFA ASEAN Cup 2026 adalah turnamen sepak bola terbesar di kawasan Asia Tenggara yang baru pertama kali digelar.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipamerkan di JCC Jakarta, Turnamen Digelar di 2 Negara
Olahraga
Pemilihan Presiden FIFA 2027 Memanas, Prancis Cabut Dukungan untuk Infantino
Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) menarik dukungannya terhadap pencalonan kembali Gianni Infantino.
Yusuf Abdillah - Jumat, 11 September 2026
Pemilihan Presiden FIFA 2027 Memanas, Prancis Cabut Dukungan untuk Infantino
Olahraga
Ditentang Sejumlah Konfederasi, Gianni Infantino Tak Gentar, Tetap Maju dalam Pemilihan Presiden FIFA 2027
Gianni Infantino dipastikan tetap maju dalam pemilihan presiden FIFA 2027.
Yusuf Abdillah - Senin, 07 September 2026
Ditentang Sejumlah Konfederasi, Gianni Infantino Tak Gentar, Tetap Maju dalam Pemilihan Presiden FIFA 2027
Olahraga
Drama FIFA vs UEFA Makin Panas, Kampanye Hitam hingga Ancaman terhadap Gianni Infantino
FIFA menuduh UEFA menjalankan kampanye hitam terhadap organisasi dan Presiden Gianni Infantino.
Yusuf Abdillah - Jumat, 04 September 2026
Drama FIFA vs UEFA Makin Panas, Kampanye Hitam hingga Ancaman terhadap Gianni Infantino
Olahraga
Kim Sang-sik Bongkar Pesan Khusus Presiden FIFA Gianni Infantino, Semakin Terdorong Bawa Timnas Vietnam ke Piala Dunia
Menurut Kim Sang-sik, pesan tersebut diterimanya saat merayakan keberhasilan Vietnam menjuarai ASEAN Championship 2026.
Frengky Aruan - Jumat, 28 Agustus 2026
Kim Sang-sik Bongkar Pesan Khusus Presiden FIFA Gianni Infantino, Semakin Terdorong Bawa Timnas Vietnam ke Piala Dunia
Olahraga
UEFA Isyaratkan Cabut Ancaman Boikot Turnamen FIFA
UEFA mengisyaratkan bakal mencabut ancaman boikot terhadap sejumlah turnamen resmi FIFA.
Yusuf Abdillah - Kamis, 27 Agustus 2026
UEFA Isyaratkan Cabut Ancaman Boikot Turnamen FIFA
Olahraga
Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas India Akan Hadapi 2 Kontestan Piala Dunia 2026 Selain Brasil
Timnas India awalnya terdaftar sebagai peserta FIFA ASEAN Cup 2026, tergabung di Grup A bersama Indonesia, Singapura, dan Malaysia.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas India Akan Hadapi 2 Kontestan Piala Dunia 2026 Selain Brasil
Olahraga
Vonis Sanksi FIFA Adu Jotos Final Piala Dunia: Hukuman Paredes Terberat, Gavi Ikut Terseret
Kerusuhan adu jotos yang terjadi pasca-final Piala Dunia 2026 yang melibatkan sejumlah anggota skuad Timnas Argentina akhirnya berujung vonis berat.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Vonis Sanksi FIFA Adu Jotos Final Piala Dunia: Hukuman Paredes Terberat, Gavi Ikut Terseret
Olahraga
Gianni Infantino Makin Tertekan, Giliran Israel Tarik Dukungan
Israel menjadi negara terbaru yang menarik dukungan terhadap rencana Infantino maju untuk periode keempat sebagai orang nomor satu FIFA.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Gianni Infantino Makin Tertekan, Giliran Israel Tarik Dukungan
Olahraga
Presiden AFC Balik Serang Qatar, Tegaskan Kritik ke Infantino Sesuai Mandat
Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Sheikh Salman bin Ebrahim Al-Khalifa, menolak tudingan Asosiasi Sepak Bola Qatar (QFA).
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Presiden AFC Balik Serang Qatar, Tegaskan Kritik ke Infantino Sesuai Mandat
Bagikan