Kirim Bantuan 800 Ton ke Gaza, Indonesia Pastikan Israel Tidak Menghalangi
Apel persiapan pengiriman bantuan untuk warga Gaza di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (13/7/2025). ANTARA/Walda Marison.
MerahPutih.com - Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan sebesar 800 ton yang terdiri dari makanan, obat-obatan, pakaian hingga keperluan lain yang dibutuhkan warga di Gaza.
Bantuan tersebut akan diantar dengan pesawat TNI AU Hercules C-130. Proses pemberian bantuan itu, kata Tri, menggunakan metode air drop atau dijatuhkan dari pesawat ke titik yang telah ditentukan di kawasan permukiman Gaza.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan pihak Israel tidak akan menghalangi Indonesia mengirimkan bantuan untuk warga korban perang di Gaza.
Hal tersebut dikarenakan pihak Israel dikabarkan memberikan ruang kepada beberapa pihak, termasuk Indonesia untuk mengirimkan bantuan logistik ke Gaza.
Baca juga:
Prancis Kasi Peringatan, Bencana Menunggu jika Israel Duduki Gaza
"Jadi dari tanggal 1 Agustus sampai tanggal 24 Agustus ini mereka sudah membuka khusus untuk bantuan ini. Jadi Israel memberikan ruang untuk kita memberikan bantuan," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Letjen) TNI Tri Budi Utomo saat melepas bantuan logistik yang dikirimkan TNI untuk warga Gaza di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (13/8).
Tri tidak menjelaskan, penyebab pihak Israel membuka ruang untuk memberikan bala bantuan tersebut. Selain itu, Tri memastikan titik tersebut aman dan layak untuk dijadikan tempat penurunan logistik.
Pihaknya juga telah bekerja sama dengan militer Yordania untuk memastikan titik pendaratan bantuan aman dan kondusif.
Dengan adanya bala bantuan tersebut, Tri berharap para warga korban perang di wilayah Gaza dapat terbantu dan bisa bertahan hidup. (*)
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Panglima TNI Mau Bentuk Batalyon Olahraga, Atlet Sipil Bakal Direkrut
Berprestasi di SEA Games 2025, Atlet dari Unsur TNI Mendapat Kenaikan Pangkat, Rizki Juniansyah Jadi Kapten
Kehadiran Prajurit TNI di Sidang Nadiem Makarim Tuai Sorotan, Ini Klarifikasinya
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
Panglima TNI Perintahkan Tangkap Provokator Pengibaran Bendera GAM
TNI Bangun 32 Jembatan Darurat di Sumatera, Pesan 100 Jembatan Bailey dari Luar Negeri
Begini Kerja Cepat TNI Bangun Puluhan Jembatan Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra
Panglima TNI Sebut 37.910 Personel Dikerahkan untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
TNI Tambah 15 Batalyon Percepat Pemulihan Sumatera, Ini Fokus Kerjanya
TNI Pastikan Pembubaran Massa Bawa Bendera GAM di Lhokseumawe Sesuai Aturan