Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Kings of Convenience Comeback Setelah 12 Tahun

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 29 April 2021
Kings of Convenience Comeback Setelah 12 Tahun

King of Convenience kembali rilis materi baru. (sites.psu.edu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

12 tahun setelah album Declaration of Dependence dari Kings of Convenience pertama kali dirilis. Tidak sedikit penggemar yang berasumsi bahwa duo folk asal Norwegia ini membubarkan dirinya. Namun, sebuah kejutan dari unggahan Instagramnya baru-baru berhasil menepis kabar tersebut.

Pada Rabu (28/4), duo yang terdiri dari Erlend Oye dan Eirik Boe ini baru saja mengumumkan kembalinya mereka dalam memproduksi musik baru. “New single. Avaible on Friday, Thanks for waiting.” Tulis unggahan tersebut.

Baca juga:

Billie Eilish Ungkap Rilis dan Detail Album 'Happier Than Ever'

Melalui single berjudul Rocky Trail duo folk ini kembali memproduksi musik baru setelah album terakhir mereka yang rilis pada 2009. Memang, sebenarnya pada 2019, melalui sebuah ‘statement’ resmi Kings of Convenience berkata, bahwa beberapa tahun ini mereka tengah dalam proses penggarapan lagu untuk album keempat mereka.

Sayangnya, ketika mereka mulai mencoba merekam beberapa koleksi lagu tersebut, mereka merasa materi ini masih kurang sempurna, sehingga kedua musisi ini pun sepakat untuk mengistirahatkan diri.

Rocky Trail merupakan salah satu lagu yang berhasil direkam pada 2016. Duo yang mengawali kariernya pada 1999 juga berkata, bahwa lagu ini akan disusul dengan perilisan sebauh video klip pada waktu yang bersamaan.

Erlen dan Eirik dilahirkan pada tahun yang sama, yaitu 1975. Keduanya mulai berkenalan pada usia 10 tahun dan pada usia 16 tahun mereka tergabung dalam satu grup musik bernama Skog yang beraliran rock bersama dua teman lainnya namun akhirnya bubar.

Ketika membentuk Kings of Convenience, mereka merilis album pertama bertajuk Quiet Is The Loud pada 2001. Kemudian pda 2004, mereka kembali meluncurkan album bertajuk Riot on an Empty Street.

Melalui album kedua itu, mereka berhasil mendapatkan popularitas yang lebih tinggi dalam kancah musik internasional, khususnya di kalangan kaum muda Indonesia.

Salah satu buktinya adalah saat mereka mengadakan konser di dua kota besar Indonesia yaitu Jakarta dan Bandung pada 2010. Kedatangan mereka dalam rangka mempromosikan album ketiganya Declaration of Dependence. Semoga saja ketika album keempat rilis, duo ini bisa kembali menyambangi Indonesia. (far)

Baca juga:

Tame Impala, The Kid LAROI , Tones And I Menang di APRA Awards 2021

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Ministry Of Akhirnya Rilis EP 'Fase', Babak Baru Dimulai dengan Lagu Berbahasa Indonesia
Ministry Of membuka babak baru lewat EP Fase. Untuk pertama kalinya, seluruh lagu ditulis dalam bahasa Indonesia dan mengangkat kisah tentang kehilangan hingga proses bertumbuh.
Ananda Dimas Prasetya - 16 menit lalu
Ministry Of Akhirnya Rilis EP 'Fase', Babak Baru Dimulai dengan Lagu Berbahasa Indonesia
ShowBiz
Audi Kirana Rilis Album Debut 'Teenagerism', Potret Jujur Dinamika Masa Remaja
Audi Kirana resmi merilis album debut Teenagerism yang berisi delapan lagu tentang emosi, pencarian jati diri, dan proses bertumbuh. Lagu 'Stay' jadi lead single.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Audi Kirana Rilis Album Debut 'Teenagerism', Potret Jujur Dinamika Masa Remaja
ShowBiz
Ratihara Debut Lewat 'Mau Goyang (Sawer Dulu)', Padukan Musik Elektronik dan Koplo
Ratihara resmi memperkenalkan diri lewat single debut 'Mau Goyang (Sawer Dulu)'. Padukan musik elektronik, Indo Bounce, dan koplo.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Ratihara Debut Lewat 'Mau Goyang (Sawer Dulu)', Padukan Musik Elektronik dan Koplo
ShowBiz
'Never Let Go' dari LNGSHOT, Refleksi tentang Rasa Cemas, Harapan, dan Keinginan untuk Bertahan
Lagu ini menggambarkan ketakutan akan perpisahan, rasa cemas yang terus menghantui, serta harapan agar ikatan yang telah dibangun tidak benar-benar berakhir.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
'Never Let Go' dari LNGSHOT, Refleksi tentang Rasa Cemas, Harapan, dan Keinginan untuk Bertahan
ShowBiz
Makna Lirik 'Nirmala', saat Ketulusan Membantu Menyembuhkan Luka Masa Lalu
'Nirmala' mengangkat cerita tentang seorang perempuan yang harus menghadapi luka mendalam akibat pengalaman cinta di masa lalu.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Makna Lirik 'Nirmala', saat Ketulusan Membantu Menyembuhkan Luka Masa Lalu
ShowBiz
Lirik 'Drown', Kisah Pergulatan Batin dalam Lagu Bring Me The Horizon
Dari sisi lirik, Drown menggambarkan pergulatan batin seseorang yang merasa terimpit oleh tekanan, rasa putus asa, dan beratnya ekspektasi dalam menjalani kehidupan.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Lirik 'Drown', Kisah Pergulatan Batin dalam Lagu Bring Me The Horizon
ShowBiz
'Ginarise Gusti', Ungkapan Rindu Gilga Sahid untuk Sosok Ibu yang Telah Tiada
Melalui liriknya, 'Ginarise Gusti' menghadirkan kisah yang sarat emosi tentang duka akibat kehilangan sosok yang begitu dicintai.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
'Ginarise Gusti', Ungkapan Rindu Gilga Sahid untuk Sosok Ibu yang Telah Tiada
ShowBiz
Steve Lacy Resmi Rilis 'is it cool?' Bersama SZA, Kolaborasi yang Dinanti Penggemar R&B
Steve Lacy merilis single 'is it cool? (feat. SZA)' sebagai bagian dari album Oh yeah? yang dijadwalkan meluncur pada 17 Juli 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Steve Lacy Resmi Rilis 'is it cool?' Bersama SZA, Kolaborasi yang Dinanti Penggemar R&B
ShowBiz
Setelah Hampir Dua Tahun, Beyoncé Akhirnya Kembali dengan Lagu Baru 'Morning Dew (Donk)'
Beyoncé kembali merilis single solo terbaru 'Morning Dew (Donk)' bertepatan dengan Fourth of July sekaligus membuka hitung mundur menuju perilisan ulang karya terbarunya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Setelah Hampir Dua Tahun, Beyoncé Akhirnya Kembali dengan Lagu Baru 'Morning Dew (Donk)'
ShowBiz
MANIPOL Rilis EP Perdana 'Maximize the Minimum', Bukti Keterbatasan Tak Menghalangi Berkarya
Band alternative rock asal Bekasi, MANIPOL, merilis EP perdana Maximize the Minimum yang berisi enam lagu dan mengangkat semangat berkarya di tengah keterbatasan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
MANIPOL Rilis EP Perdana 'Maximize the Minimum', Bukti Keterbatasan Tak Menghalangi Berkarya
Bagikan