MerahPutih.com - Andrea Kimi Antonelli kembali mencuri perhatian dunia balap Formula 1. Pembalap muda asal Italia itu tampil dominan untuk menjuarai GP Monaco 2026 di Sirkuit Monte Carlo, Minggu malam WIB.
Balapan Penuh Insiden, 7 Pembalap Tumbang
GP Monaco kali ini berlangsung kacau dengan total tujuh pembalap gagal finis. Max Verstappen menjadi korban pertama setelah mobil Red Bull Racing miliknya mengalami gangguan sistem anti-stall saat start. Charles Leclerc dari Ferrari juga harus keluar lebih awal akibat tabrakan.
Baca juga:
Jadwal F1 GP Monaco 2025: Max Verstappen Berambisi Raih Kemenangan
Sementara itu, Lando Norris mengakhiri lomba lebih awal akibat masalah tenaga pada mobil McLaren miliknya. Pembalap lain yang gagal finis Ollie Bearman, Valtteri Bottas, Lance Stroll, Charles Leclerc, dan Carlos Sainz.
Bottas kembali mengalami masalah rem yang telah menghantui timnya sepanjang akhir pekan. Stroll dan Leclerc mengalami kecelakaan lalu menabrak dinding pembatas pada fase akhir balapan.
Sainz juga bernasib sial setelah terlibat dalam dua insiden berbeda dengan Nico Hulkenberg dan Franco Colapinto usai restart.
Sebaliknya, Antonelli di baris terdepan tampil tenang dan konsisten, menjaga posisi terdepan sejak awal. Lewis Hamilton berhasil mengamankan posisi kedua dengan performa solid, sementara Isack Hadjar (Red Bull Racing) memanfaatkan insiden di belakang untuk merebut podium ketiga.
Baca juga:
5 Kali Juara dari 6 Balapan
Kemenangan Kimi Antonelli dalam balapan di Sirkuit Monte Carlo menjadi yang kelima dari enam seri F1 musim ini, sebuah pencapaian luar biasa bagi pembalap berusia 19 tahun.
Dilansir Antara dari laman resmi Formula 1, Antonelli menyelesaikan balapan penuh drama dengan catatan waktu 42:55,325. Hasil tersebut mengukuhkan dirinya sebagai pemimpin klasemen sementara dengan 156 poin.
Baca juga:
Pembalap yang mendapat julukan anak ajaib itu unggul jauh dari Lewis Hamilton (Ferrari) di posisi kedua dengan 92 poin dan George Russell (Mercedes) di peringkat ketiga dengan 88 poin.
Dengan performa konsisten dan keunggulan poin yang signifikan, Antonelli kini menjadi kandidat kuat juara dunia F1 2026. Publik menanti apakah bocah remaja itu mampu mempertahankan momentum hingga akhir musim. (*)