MERAHPUTIH.COM — KIM Soo-hyun terlihat di publik. Setelah berbulan-bulan tersangkut kontroversi, Soo-hyun telah menghentikan kegiatan keartisannya. Namun, laporan terbaru di jagat maya Korea Selatan menyebut sang aktor terlihat dalam kondisi yang tampak sangat lelah dan menurun di Seoul.
Kemunculan Soo-hyun ini terungkap di tengah tekanan dari berbagai sengketa hukum terkait dengan kontrak iklan yang masih berlangsung. Kabar mengenai kondisi terkini Soo-hyun muncul dari video terbaru di kanal YouTube milik mantan jurnalis hiburan Lee Jin-ho. Dengan mengutip seorang kenalan, Ji-ho mengatakan Soo-hyun tampak menyedihkan.
“Sekitar empat hingga lima hari lalu, seseorang yang saya kenal kebetulan melihat Kim Soo-hyun di Seongsu-dong. Ia terlihat sangat kurus dan kelelahan,” kata Jin-ho.
Setelah membagikan dugaan penampakan tersebut, Jin-ho memberikan sudut pandangnya mengenai kondisi Soo-hyum. “Hal itu bisa dimaklumi mengingat situasinya. Ia menghadapi struktur keuangan dengan biaya puluhan juta won harus dikeluarkan setiap bulan hanya untuk mempertahankan operasionalnya,” imbuhnya lagi.
Baca juga:
Sebelum terjerat kontroversi hubungan asmara dengan mendiang Kim Sae-ron, Soo-hyun ialah salah satu aktor dengan bayaran tertinggi di Korea. Ia dikenal secara global lewat drama hit seperti My Love from the Star dan It's Okay to Not Be Okay. Kontroversi terkait perselisihannya dengan keluarga mendiang Sae-ron belum selesai hingga kini. Dampak dari kasus tersebut membuat sejumlah pengiklan menuntut ganti rugi.
Sebuah perusahaan kosmetik telah mengajukan gugatan senilai 2,8 miliar won (sekitar Rp 33,5 miliar) terhadap Soo-hyun dan agensinya. Kasus ini berfokus pada apakah sang aktor melanggar kewajiban kontrak untuk menjaga citra publik yang sesuai sebagai model iklan. Dua sidang telah digelar pada November 2025 dan Maret 2026, dengan kedua pihak masih berselisih. Sidang ketiga yang semula dijadwalkan pada 24 April ditunda.
Perwakilan hukum Soo-hyun, pengacara Bang Sung-hoon dari firma hukum LKB & Partners, mengatakan sidang ditunda ke waktu berikutnya untuk menunggu hasil proses pidana terkait.(dwi)
Baca juga: