MERAHPUTIH.COM — KIM Soo-hyun resmi kembali menjalani aktivitas di industri hiburan. Pihak agensi, Gold Medalist, mengonfirmasi kepada Xportsnews pada Selasa (15/7) bahwa Kim tengah menjalani proses syuting iklan dan pemotretan untuk merek fesyen asal Filipina, Bench.
Soo-hyun praktis menghentikan seluruh aktivitas hiburannya sejak Maret 2025, setelah muncul tuduhan terkait hubungannya dengan mendiang aktris Kim Sae-ron. Syuting iklan yang dilakukan pada Senin tersebut menjadi aktivitas resmi pertamanya dalam sekitar 16 bulan, sekaligus menandai awal kembalinya ia ke dunia hiburan.
Bintang Queen of Tears ini dituduh menjalin hubungan asmara dengan Sae-ron saat sang aktris masih di bawah umur. Namun, Soo-hyun membantah tuduhan tersebut dan menegaskan hubungan mereka baru dimulai setelah Sae-ron memasuki usia dewasa.
Soo-hyun kemudian mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap Kim Se-ui, kepala kanal YouTube Garosero Research Institute (juga dikenal sebagai HoverLab), yang mengangkat tuduhan tersebut. Se-ui kini telah didakwa dan ditahan dengan sejumlah tuduhan, termasuk pencemaran nama baik melalui penyebaran informasi palsu, pelanggaran Undang-Undang tentang Kasus Khusus Terkait Penghukuman Kejahatan Seksual, intimidasi, serta percobaan pemaksaan.
Baca juga:
Kim Soo-hyun kembali ke Dunia Hiburan, Syuting Iklan di Dalam Negeri
Di saat yang sama, Soo-hyun juga menghadapi gugatan ganti rugi dari salah satu pengiklan akibat kontroversi tersebut. Dalam sidang kedua yang digelar pada 8 Juli, pengadilan menyarankan agar merek pakaian luar ruang Eider dan agensi Soo-hyun, Gold Medalist, menyelesaikan perkara melalui jalur damai.
Awalnya, Eider menuntut ganti rugi sekitar 2,5 miliar won (sekitar Rp 29,5 miliar) dengan alasan tuduhan yang melibatkan Soo-hyun dan mendiang Sae-ron telah merusak citra merek saat Soo-hyun masih menjadi model iklan mereka.
Namun, dalam persidangan tersebut, Eider dilaporkan menurunkan nilai tuntutannya dari sekitar 2,5 miliar won menjadi sekitar 400 juta won (sekitar Rp 4,7 miliar). Perusahaan kini hanya meminta pengembalian sisa biaya kontrak sebagai model iklan, bukan lagi menuntut kompensasi atas kerusakan reputasi merek.(dwi)
Baca juga:
Peluang Comeback Kim Soo-hyun Terbuka, Agensi Pilih Fokus Pemulihan

