MerahPutih.com - Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik akui skuad asuhan memikul bebal di ASEAN Championship 2026 atau sebelumnya dikenal Piala AFF. Hal ini tidak lepas status mereka sebagai juara bertahan.
Ini seperti disampaikan Kim Sang-sik dalam konferensi pers jelang laga pertama Grup A ASEAN Championship 2026 melawan Timor Leste. Laga tandang digelar di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat, 24 Juli malam.
“Memang benar kami memenangkan turnamen sebelumnya, jadi akan ada tekanan tertentu. Ini jelas bukan turnamen yang mudah,” jelas Kim Sang-sik dikutip dari laman VFF.
Namun, Kim Sang-sik yakin skuad asuhan bisa melewati setiap tantangan.
Baca juga:
Namun, di samping tekanan, kami juga memiliki kepercayaan diri. Para pemain memahami nilai kejuaraan dan akan berjuang untuk mempertahankan gelar. Kami akan mempersiapkan diri dengan baik untuk setiap pertandingan dan berusaha untuk menampilkan performa terbaik kami sepanjang turnamen,
tegas Kim Sang-sik.
Vietnam Siap Maksimalkan Kelemahan Timor Leste
Termasuk saat melawan Timor Leste. Dengan sejumlah pemain muda yang dimiliki, ia percaya tim tampil penuh energi.
“Kami telah mempelajari Timor Leste dengan cermat. Kali ini, tim Vietnam memiliki banyak pemain muda yang akan membawa energi positif dan akan menjalankan rencana taktis yang telah kami siapkan. Kami juga telah menganalisis kelemahan lawan dan akan mencoba memanfaatkannya untuk mendapatkan awal yang baik.”
Setelah melawan Timor Leste di Stadion Chonburi, Golden Star Warriors menggelar laga kandang melawan Singapura di Stadion My Dinh Hanoi pada 31 Juli, sebelum bersua Indonesia di Stadion Pakansari Kabupaten Bogor 3 Agustus.
Kamboja menjadi lawan terakhir juara bertahan ASEAN Championship itu di partai kandang pada 7 Agustus.

