MerahPutih.com - Timnas Vietnam merasakan kehilangan yang amat besar jelang duel panas menghadapi Thailand di Grup B Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026. Striker andalan Nguyen Xuan Son harus meninggalkan skuad pada Senin (28/9) malam untuk kembali ke klub dan melanjutkan proses pemulihan cedera.
Xuan Son berpamitan dengan rekan-rekannya setelah memutuskan kembali ke klub agar lebih mudah menjalani perawatan dan pemulihan. Kepergiannya mendapat dukungan dari seluruh anggota tim Vietnam.
Wakil Ketua Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) sekaligus manajer tim, Tran Anh Tu, meminta Xuan Son fokus menjalani pengobatan agar dapat segera kembali bermain. VFF juga akan berkoordinasi dengan klub untuk memantau proses pemulihan serta memberikan dukungan yang diperlukan.
Baca juga:
Timnas Thailand Percaya Diri Tampil Lebih Perkasa Melawan Vietnam
Sebelumnya, VFF telah menyiapkan perawatan pemain naturalisasi asal Brasil yang sebelumnya dikenal Rafaelson di Rumah Sakit Vinmec dengan standar penanganan pemain tim nasional. Namun, sang striker memilih kembali ke klub demi kenyamanan selama menjalani proses pemulihan.
Pelatih Vietnam Kim Sang-sik Sangat Sedih
Pelatih Vietnam, Kim Sang Sik, mengaku sangat kehilangan sosok Xuan Son. Ia berharap pemain dapat pulih sepenuhnya dan kembali memperkuat tim nasional.
Sebagai pelatih kepala, saya merasa sangat sedih. Bagi seluruh tim, ini juga merupakan kehilangan yang sangat besar. Saya berharap Xuan Son menjalani pengobatan dengan baik dan segera kembali ke tim nasional dalam kondisi sehat,
ujar Kim Sang Sik.
Timnas Vietnam Tidak Panik
Gelandang Nguyen Hai Long juga menyebut absennya Xuan Son sebagai kehilangan besar bagi Vietnam. Namun, ia menegaskan seluruh pemain siap mengambil tanggung jawab untuk menutup kekosongan yang ditinggalkan sang striker.
Absennya Xuan Son merupakan kehilangan yang sangat besar bagi tim. Namun, staf pelatih akan mencari solusi untuk menggantikan posisinya. Semua pemain siap dan pasti akan berjuang untuk menggantikan peran Xuân Son,
kata Hai Long.
Baca juga:
Xuan Son mengalami cedera otot paha bagian belakang saat Vietnam menghadapi Filipina pada 26 September. Berdasarkan pemeriksaan tim medis di Indonesia, striker tersebut diperkirakan membutuhkan waktu 4 hingga 6 minggu untuk pulih.
Kondisi tersebut membuat Vietnam harus menghadapi persaingan berikutnya tanpa salah satu pemain pentingnya, termasuk dalam persiapan menghadapi Thailand.