Kiat Jepret Gambar dengan Kamera Analog
Kamera analog sedang ramai digunakan. (Foto: Unsplash/Cesar Abner Martinez Aguilar)
KALAU kamu bosan mengambil gambar menggunakan kamera DSLR, cobain deh kamera analog yang enggak kalah bagus. Fotografi menggunakan kamera analog kembali menjadi tren saat ini di tengah banyaknya kamera digital.
Mengutip ANTARA, influencer dan fotografer Tino Renato pun membagikan tips mengambil foto secara maksimal tanpa membuang banyak film. Pertama, pilih kamera analog yang sesuai dengan kebutuhanmu. Pahami cara menggunakan kamera dan proses pengambilan gambar sebelum mengambil gambar agar tidak terjadi kesalahan.
Tino menjelaskan, penggunaan fix lens di kamera analog sangat ringan sehingga cocok untuk pemula maupun ahli.
Baca juga:
“Kelebihan lain dari lensa ini adalah karena ketajamannya dan memiliki diafragma yang lebih besar sehingga memudahkan pengambilan gambar dengan cahaya yang minim dan keunggulannya juga bokeh yang unik,” kata Tino.
Yang kedua, pilihlah rol film pilihanmu. Tino mengatakan setiap gulungan memiliki karakteristik dan keunikan warna yang berbeda.
“Saya pribadi suka film Kodak Portra 400, Fuiji Pro 400h, Fujicolor 200. Jangan lupa roll filmnya dan simpan di kulkas Suhu kulkas yang dingin membuat rol film lebih awet dan tahan lama,” ujarnya.
Saat proses pengambilan foto, perhatikan komposisi foto yang baik dari segi warna. Sebaiknya, kamu menyusun atau memvisualisasikan hasil foto terlebih dahulu sebelum mengambil foto.
“Pahami jalan cerita fotomu dari awal, tengah, dan akhir. Contoh foto perjalanan, pasti banyak objek yang akan diambil, liburan, kereta api, atau jalan-jalan di tempat yang bagus. Pahami dan pikirkan saat mengabil foto untuk bisa memilih foto saat akan dibagikan nanti,” ujar Tino.
Baca juga:
Menangkap Memori Bersama Kamera Analog
Pengambilan sudut penting untuk foto digital dan analog. Melihat sudut ketika mengambil foto pada benda bergerak atau benda mati.
“Objek yang berbeda adalah cara pengambilan sudut yang sangat berbeda. Misalnya foto fesyen dengan model, selain peran fotografer, ada juga peran model dan styling. Tidak seperti foto benda mati, harus dicari sudut, framing, dan styling benda atau propertinya,” kata Tino.
Yang terakhir, jangan takut untuk berekspresi dan mengeksplorais kreativitas saat mengambil foto. Tingkat juga akurasimu saat mengambil foto.
“Secara teknis, fotografi film dan fotografi digital hampir sama. Kebanyakan fotografer digital terbiasa mengambil foto sebanyak mungkin. Dalam fotografi film, manfaatkan insting dan keterampilian dalam membidik gambar dengan sebaik-baiknya,” tutup Tino. (and)
Baca juga:
Polaroid Hadirkan Kamera Analog Instan Baru Berukuran Mungil
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
OPPO Find X9 Ultra dan Vivo X300 Ultra Dirumorkan Pakai Kamera Ganda 200MP
OPPO Find X9 Pro Tembus 5 Besar DxOMark, Ungguli Honor Magic 8 Pro!
Redmi Buds 8 Lite dan Mijia Smart Audio Glasses Bakal Hadir di Indonesia Bersamaan dengan Peluncuran Redmi Note 15 Series
Tutorial Mudah Bikin Tren Photomontage Feed Sosmed Ala 'Zootopia 2' Pakai OPPO Reno 15 Series
OPPO Reno 15 Series Usung Desain 'Dancing Aurora', Terinspirasi dari Fenomena Alam Langka
OPPO Reno 15 Perkenalkan Fitur AI Flash Photography 2.0, Selfie Minim Cahaya Jadi Lebih Maksimal!
POCO X8 Pro Max Muncul di Sertifikasi BIS, Sudah Siap Meluncur Global?
Vivo X300 Ultra Siap Masuk Indonesia, Sudah Kantongi Sertifikasi TKDN!
Simak Nih! Cara Pakai StandBy Mode iPhone iOS 17: Tips dan Kustomisasi
Desain Layar iPhone 18 Mulai Terungkap, Model Pro Alami Perubahan Besar