Keutamaan dan Hukum Salat Gerhana Matahari

Ana AmaliaAna Amalia - Senin, 07 Maret 2016
Keutamaan dan Hukum Salat Gerhana Matahari

Ilustrasi Gerhana Matahari (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Gerhana Matahari Total (GMT) yang terjadi hanya 350 tahun sekali akan melintas di beberapa wilayah Indonesia pada 9 Maret mendatang, untuk itu sebagian besar umat Islam akan melangsungkan salat sunah Gerhana Matahari.

Salat Gerhana atau salat kusufain adalah salat yang dilakukan saat terjadi gerhana bulan maupun matahari. Salat yang dilakukan saat gerhana bulan disebut dengan salat khusuf sedangkan saat gerhana Matahari disebut dengan salat kusuf.

“Aisyah radhiyallahu ‘anha menuturkan bahwa pada zaman Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah terjadi gerhana matahari. Beliau lalu mengutus seseorang untuk menyeru ‘ASH SHALATU JAMI’AH’ (mari kita lakukan shalat berjama’ah). Orang-orang lantas berkumpul. Nabi lalu maju dan bertakbir. Beliau melakukan empat kali ruku’ dan empat kali sujud dalam dua raka’at. (HR. Muslim no. 901), seperti yang dikutip rumaysho.com.

Mengenai hukum shalat gerhana, terjadi perbedaan pendapat diantara para ulama, sebagian ulama menyatakan hukum shalat gerhana adalah Sunnah Mu'akkaddah (sangat-sangat ditekankan) dengan alasan mereka membatasi shalat wajib adalah shalat yang lima waktu, namun sebagian ulama yang lain menyatakan hukum shalat gerhana adalah wajib. Dasar perbedaan pendapat ini karena Rasulullah SAW sendiri mengerjakan dan memerintahkan untuk mengerjakan shalat kusuf.

Hadits Tentang Keutamaan Mengerjakan Shalat Gerhana:

Dari Abu Bakrah radhiallahu anhu dia berkata:

“Kami pernah duduk-duduk bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lalu terjadi gerhana matahari. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berdiri dan berjalan cepat sambil menyeret selendangnya hingga masuk ke dalam masjid, maka kamipun ikut masuk ke dalam masjid. Beliau lalu mengimami kami shalat dua rakaat hingga matahari kembali nampak bersinar. Setelah itu beliau bersabda: “Sesungguhnya matahari dan bulan tidak mengalami gerhana disebabkan karena matinya seseorang. Jika kalian melihat gerhana keduanya, maka dirikanlah shalat dan berdoalah hingga selesai gerhana yang terjadi pada kalian.” (HR. Al-Bukhari no. 1040).

 

BACA JUGA:

  1. Tips Aman Melihat Gerhana Matahari Total Tanpa Pelindung
  2. Ini Jadwal Waktu Gerhana Matahari Total 9 Maret
  3. Festival Gerhana Matahari Total di Berbagai Wilayah Indonesia
  4. Gerhana Total, Komunitas Penjelajah Langit Kumpul di Tugu Yogyakarta
  5. Gerhana Matahari Total 9 Maret, Bumi Akan Kembang Kempis

 

#Gerhana Matahari #Salat Gerhana
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Fun
Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026, Ini Jadwal dan Jalur Lintasannya
Gerhana matahari cincin akan terjadi pada 17 Februari 2026. Simak jadwal lengkap, jalur lintasan, durasi, dan alasan fenomena ini langka.
ImanK - Senin, 02 Februari 2026
Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026, Ini Jadwal dan Jalur Lintasannya
Indonesia
Gerhana Matahari Total 8 April, Simak Fasenya
Gerhana Matahari tidak bisa diamati di Indonesia, hanya di Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.
Frengky Aruan - Senin, 08 April 2024
Gerhana Matahari Total 8 April, Simak Fasenya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gerhana Matahari, Bumi Gelap Selama Tiga Hari
Beredar sebuah postingan di Facebook mengklaim bumi akan menjadi gelap selama tiga hari berturut-turut mulai Senin 8 April 2024
Frengky Aruan - Senin, 08 April 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Gerhana Matahari, Bumi Gelap Selama Tiga Hari
Fun
Fenomena Gerhana Bisa Pengaruhi Psikologis? Ini Penjelasannya
Ternyata gerhana dapat memengaruhi kondisi psikologis seseorang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Maret 2024
Fenomena Gerhana Bisa Pengaruhi Psikologis? Ini Penjelasannya
Bagikan