Ketua MPR Keluhkan Soal Pupuk Jagung Mahal di Lampung ke Mentan Amran

Soffi AmiraSoffi Amira - Minggu, 17 November 2024
Ketua MPR Keluhkan Soal Pupuk Jagung Mahal di Lampung ke Mentan Amran

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani bersama Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, saat menghadiri Kontes dan Expo APPSI di Kabupaten Lampung Tengah. (Foto: Dok/Tim Ketua MPR Muzani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengadu kepada Menteri Pertanian, Amran Sulaiman. Ia mengatakan, bahwa petani jagung di Lampung yang menggarap lahan jagung seluas 500 ribu hektare mengeluhkan soal mahalnya harga pupuk.

Keluhan petani itu disampaikan Muzani ke Menteri Amran, saat keduanya menghadiri Kontes dan Expo Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) di Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu (16/11).

"Ada 500 ribu hektare tanah di Lampung yang ditanami jagung. Para petani jagung mengeluhkan tentang pupuk yang cukup mahal. Bagaimana caranya disubsidi, Pak Mentan perjuangkan agar segera diteken perpresnya. Inilah pentingnya pejabat kalau datang ke daerah," ujarnya.

Termasuk, kata Muzani, persoalan peternak sapi yang mengeluh karena dagingnya dihargai dengan harga yang murah dan mengakibatkan kerugian. Karena harga pangan sapi yang terus melonjak.

Baca juga:

PTPN dan Pupuk Indonesia Perkuat Komitmen Capai Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

"Serta beberapa persoalan lainnya seperti murahnya daging sapi di Lampung yang dijual dengan harga di bawah 48 ribu per kilogram. Tolong Pak Mentan bisa memberikan solusi terbaik bagi para peternak kita," ungkap Muzani.

Sekjen Partai Gerindra ini juga menyampaikan ke Menteri Amran, soal adanya 350 ribu hektare sawah yang telah mengalami sendimentasi atau penurunan tanah. Jadi, sawah tersebut tidak dapat lagi terairi dari sistem irigasi yang ada.

"Dari situ sebagian tidak terairi dengan baik karena sawah-sawah tersebut telah mengalami pendangkalan akibat dari proses waktu ke waktu. Lalu Pak Menteri Pertanian berjanji akan menindaklanjuti laporan dari Pak Mirza tersebut," ujar Muzani.

Menanggapi hal itu, Mentan Amran langsung memanggil para petani dan peternak yang mengalami kesulitan. Prinsipnya, kata Mentan Amran, pemerintah akan menyelesaikan masalah bukan dengan pidato, tapi dengan penyelesaian konkrit.

Baca juga:

UMKM, Nelayan dan Petani yang Utangnya Dihapuskan Perlu Didampingi agar Tak Jadi Bantuan Sesaat

"Saya tidak mau berpidato. Kalau berpidato saya pandai bicara, kasih harapan. Kami ingin panggil para petani yang mengalami kesulitan dan kita bangun bersama Indonesia menjadi negara maju," jelas Mentan Amran.

"Masalah daging murah, tolong Pak Dirjen jangan coba-coba buat susah petani kita seperti kemaren kasus mandi susu. Alhamdulillah kita sudah panggil dan izin impornya kita cabut," kata Amran.

Itu sebabnya, Mentan Amran meminta kepada Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, untuk mengatasi persoalan daging sapi murah di Lampung.

"Saya minta Pak Dirjen tolong dicek. Kita minta harga minimal per kilo bisa Rp 50 ribu atau lebih. Jangan lagi di bawah Rp 48 ribu. Jadi kita selesaikan masalah-masalah yang menghambat kesejahteraan petani dan peternak kita di Lampung," tutur Amran.

"Termasuk Pak Dirut Pupuk, tolong masalah pupuk jangan main-main. Karena kesulitan petani adalah kesulitan Menteri Pertanian," tutupnya. (Asp)

#Pertanian #Petani #Menteri Pertanian #Ahmad Muzani
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla Mulai Masuk Kawasan Konservasi, Jadi Tantangan Serius
Tantangan serius terlebih karhutla berlangsung di tengah musim kemarau panjang yang membuat sumber air semakin sulit ditemukan.
Frengky Aruan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Karhutla Mulai Masuk Kawasan Konservasi, Jadi Tantangan Serius
Indonesia
Ketua MPR Berpantun, Minta Masyarakat tak Saling Menghujat
Di akhir pidato, Muzani melemparkan tiga pantun yang membuat peserta riuh di dalam ruang sidang.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Ketua MPR Berpantun, Minta Masyarakat tak Saling Menghujat
Indonesia
Ahmad Muzani Sebut MBG Jadi Terobosan Menuju Indonesia Emas 2045
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menyebut program MBG menjadi terobosan menuju Indonesia Emas 2045.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Ahmad Muzani Sebut MBG Jadi Terobosan Menuju Indonesia Emas 2045
Indonesia
Ketua MPR Serukan Penghentian Perang di Timur Tengah: Dunia Butuh Keberanian untuk Berdamai
Muzani menilai perdamaian membutuhkan keberanian untuk menahan diri.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Ketua MPR Serukan Penghentian Perang di Timur Tengah: Dunia Butuh Keberanian untuk Berdamai
Indonesia
Ketua MPR Bantah Isu Agustus 2026 Memanas, Polri Pastikan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
Ketua MPR Ahmad Muzani mengajak masyarakat tidak terprovokasi isu gejolak politik dan keamanan selama Agustus 2026. Polri memastikan kondisi kamtibmas terkendali.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Ketua MPR Bantah Isu Agustus 2026 Memanas, Polri Pastikan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
Indonesia
Produksi Beras Pada Januari - September 2026 Hanya Meningkat Tipis 0,01 Dibanding Tahun 2025
Potensi produksi pada Juli hingga September 2026 diperkirakan menurun 0,90 persen menjadi 16,25 juta ton GKG.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Produksi Beras Pada Januari - September 2026 Hanya Meningkat Tipis 0,01 Dibanding Tahun 2025
Indonesia
Prabowo Tanggapi Kritik Harga Beras, Tegaskan Petani Berhak Mendapat Penghasilan Layak
Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik soal harga beras. Ia menegaskan petani berhak memperoleh penghasilan yang layak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Prabowo Tanggapi Kritik Harga Beras, Tegaskan Petani Berhak Mendapat Penghasilan Layak
Indonesia
Ketua MPR Ngaku Diutus Presiden, tak Pernah Ajukan Diri Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Muzani mengaku tidak pernah mengajukan diri untuk menjadi delegasi Indonesia dan tidak mengetahui pertimbangan khusus Presiden menunjuk dirinya.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Ketua MPR Ngaku Diutus Presiden, tak Pernah Ajukan Diri Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Berita Foto
Audiensi Koalisi Nasional Reforma Agraria dengan Pimpinan DPR Bahas Reforma Agraria
Sejumlah perwakilan petani yang tergabung dalam Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNARA) mengikuti audiensi di Jakarta, Senin (22/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 22 Juni 2026
Audiensi Koalisi Nasional Reforma Agraria dengan Pimpinan DPR Bahas Reforma Agraria
Indonesia
Produksi Beras Indonesia Cetak Rekor Saat Dunia Lesu, FAO Tempatkan RI di Posisi Keempat Global
FAO memproyeksikan produksi beras Indonesia mencapai 38,6 juta ton pada 2026/2027. Indonesia kini menjadi produsen beras terbesar keempat dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Produksi Beras Indonesia Cetak Rekor Saat Dunia Lesu, FAO Tempatkan RI di Posisi Keempat Global
Bagikan