Ketua DPD Berharap Generasi Muda Pikirkan Persoalan Fundamental Bangsa

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 29 Oktober 2021
Ketua DPD Berharap Generasi Muda Pikirkan Persoalan Fundamental Bangsa

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti. (DPD RI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPD RI, LaNyalla Mattalitti, menilai kaum terdidik, khususnya para mahasiswa, harus menjadi garda terdepan dalam revolusi pemikiran.

Oleh karena itu, ia berharap revolusi pemikiran para mahasiswa harus menyentuh akar persoalan fundamental yang dihadapi bangsa ini. Terutama terkait Pandemi COVID-19.

Baca Juga

Pengamat: Sudah Saatnya Peran DPD Diperkuat

Hal itu disampaikan LaNyalla saat menghadiri secara virtual Kongres DEMA Fakultas Syariah se-Indonesia yang digelar Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (28/10).

“Para mahasiswa harus mulai berpikir global namun tetap membumikan karakter kebangsaan kita sebagai bangsa Indonesia. Dengan tetap berpegang teguh kepada cita-cita luhur para pendiri bangsa sebagai landasan kerangka berfikir. Karena masih banyak pekerjaan kita untuk membuat bangsa ini menjadi lebih baik ke depan,” ujar LaNyalla.

Menurutnya, dalam situasi krisis akibat COVID-19, pemikiran-pemikiran mahasiswa sangat diperlukan. Tentu saja untuk membantu pemerintah dalam menutupi berbagai kelemahan yang terlihat saat COVID-19 melanda.

“Pada saat Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI tanggal 16 Agustus lalu, saya sampaikan di hadapan Presiden dan Wakil Presiden, bahwa Pandemi COVID-19 juga membawa hikmah. Yaitu mengetahui kelemahan-kelemahan fundamental, yang selama ini belum terungkap. Hikmah itu menjadi titik awal pekerjaan besar bangsa ini ke depan, termasuk perlunya keterlibatan generasi muda,” katanya.

LaNyalla menambahkan adanya pandemi bangsa ini menjadi tahu bahwa sektor kesehatan sangat rapuh. Berbagai fakta terlihat, seperti rumah sakit-rumah sakit nyaris collapse, tenaga medis berguguran, fasilitas kesehatan dan alat medis kekurangan, juga kualitas kesehatan masyarakat yang ternyata banyak yang memiliki komorbid.

“Kita jadi tahu kalau industri alat kesehatan kita masih didominasi produk impor. Sementara beberapa anak bangsa yang mencoba memproduksi sejumlah alat pendukung medis di tengah pandemi belum mendapat kepercayaan dari kita sendiri,” ungkap dia.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti. (ANTARA/HO-DPD RI)
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti. (ANTARA/HO-DPD RI)

Di sektor pendidikan, lanjutnya, kualitas pembelajaran diuji dengan pola baru, yaitu belajar dari jarak jauh atau online. Belum lagi soal kesiapan dukungan sarana dan dukungan infrastruktur teknologi di desa dan pelosok negeri.

“Pandemi juga memberi hikmah kepada kita tentang ketahanan sektor sosial bangsa ini. Terlihat bagaimana negara kesulitan menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial karena database penerima bantuan belum tertata dengan baik,” paparnya.

Ketahanan ekonomi juga sangat rentan. Mulai dari skala UKM hingga menengah besar. Dimana UMKM yang mengandalkan transaksi langsung di pasar merasakan dampak dari konsekuensi pembatasan sosial.

Sementara marketplace melalui sejumlah Unicorn lebih banyak diisi barang impor dan anak bangsa hanya menjadi dropshipper atau penjual saja.

“Oleh karena itu, hikmah-hikmah tersebut harus kita jawab dengan revolusi pemikiran dan kesadaran kognitif kita sebagai bangsa yang besar. Karena memang Indonesia adalah bangsa yang besar,” tegas LaNyalla di acara bertajuk “Peran Generasi Muda Mewujudkan Revolusi Pemikiran di Era Pandemi COVID-19”itu.

Apalagi Indonesia akan menghadapi era Bonus Demografi, puncaknya di tahun 2045. Jumlah penduduk usia produktif yang mendominasi hingga 70 persen dari populasi. Sehingga dibutuhkan lapangan pekerjaan yang mampu menyerap penduduk usia produktif tersebut.

“Itulah yang harus disiapkan, termasuk oleh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di Indonesia. UIN menjadi instrumen penting dalam menghadapi arus perubahan global, sekaligus sebagai jembatan komunikasi dan hubungan antar negara Islam di dunia. Keunggulan kompetitif tersebut harus dapat dimanfaatkan secara maksimal. Terutama dalam menyongsong kebangkitan ekonomi syariah dan industrialisasi produk halal di dunia,” ucapnya. (Pon)

Baca Juga

Punya Legitimasi Kuat, DPD Berhak Ajukan Capres-Cawapres Non Partai Politik

#DPD RI #La Nyalla Mattalitti
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Sidang Paripurna Luar Biasa ke-2 DPD Bahas RUU tentang APBN TA 2027
Sidang Paripurna Luar Biasa ke-2 DPD Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 16 September 2026
Sidang Paripurna Luar Biasa ke-2 DPD Bahas RUU tentang APBN TA 2027
Indonesia
BKD DPD Panggil Senator Bali, Bawa Ajudan TNI ke Kontes Transgender Thailand Bakal Dicecar
BK DPD memanggil senator Bali Arya Wedakarna. Isu pendampingan TNI juga akan ditelaah untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran etik.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
BKD DPD Panggil Senator Bali, Bawa Ajudan TNI ke Kontes Transgender Thailand Bakal Dicecar
Indonesia
Ketua DPD Ungkap Duri dalam Transformasi Ekonomi Era Presiden Prabowo
Persoalan-persoalan tersebut menjadi tantangan yang harus diatasi untuk membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Ketua DPD Ungkap Duri dalam Transformasi Ekonomi Era Presiden Prabowo
Indonesia
Ketua DPD Apresias Swasembada Pangan Kurang dari 2 Tahun, Mimpi Lama Jadi Nyata
Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mengatakan pemerintahan Prabowo-Gibran telah menghadirkan berbagai program yang berorientasi pada kemandiran ekonomi nasional.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Ketua DPD Apresias Swasembada Pangan Kurang dari 2 Tahun, Mimpi Lama Jadi Nyata
Indonesia
Komeng Sampaikan Harapan dari Pidato Presiden Prabowo: yang Penting Minta Juara Satu
Dia berharap pemerintah terus memikirkan kepentingan rakyat.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Komeng Sampaikan Harapan dari Pidato Presiden Prabowo: yang Penting Minta Juara Satu
Berita Foto
DPD Gelar International Green Youth Leaders Summit 2026, Dorong Aksi Iklim Generasi Muda
Ketua DPD Sultan Baktiar Najamudin (tengah) membuka The International Green Youth Leaders Summit (IGYLS) 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Juli 2026
DPD Gelar International Green Youth Leaders Summit 2026, Dorong Aksi Iklim Generasi Muda
Berita Foto
DPD RI Terima Delegasi Rusia, Bahas Pengembangan PLTN di Indonesia
Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin bersama Direktur Jenderal Badan Antariksa Rusia Alexey Likhachev (kiri) saat pertemuan di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 02 Juli 2026
DPD RI Terima Delegasi Rusia, Bahas Pengembangan PLTN di Indonesia
Berita Foto
Rapat Paripurna DPD RI Setujui Pembentukan Pansus Papua
Ketua DPD Sultan Baktiar Najamuddin menerima dokumen dari Anggota DPD dalam Rapat Paripurna DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 22 Mei 2026
Rapat Paripurna DPD RI Setujui Pembentukan Pansus Papua
Indonesia
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Status kasus pembunuhan Ketua DPD Golkar Maluku Utara, Nus Kei, naik ke penyidikan. Kedua pelaku terancam hukuman mati.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Berita Foto
Wakil Ketua DPD Yorrys Raweyai Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Konflik Papua
Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai, menyampaikan keterangan soal kondisi Papua, saat konferensi pers, di Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 21 April 2026
Wakil Ketua DPD Yorrys Raweyai Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Konflik Papua
Bagikan