Ketika Game VR Dipakai sebagai Tes untuk Masuk Kerja

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 26 Maret 2023
Ketika Game VR Dipakai sebagai Tes untuk Masuk Kerja

Penggunaan gim VR sebagai alat uji penilaian kerja bisa memberikan sensasi bekerja sungguhan. (Foto: Pixabay/Tho-Ge)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GAME virtual reality (VR) yang biasanya dimainkan sebagai hiburan, kini dijadikan alat untuk mempermudah penilaian tes masuk kerja. Mungkin kamu bertanya-tanya, di mana korelasi antara main game VR dengan penilaian tes masuk kerja?

Saat kita melamar kerja, salah satu tahap yang perlu kamu lalui adalah uji penilaian kemampuan dengan user. Nantinya kita akan diberikan tugas yang sesuai dengan posisi pekerjaan yang diminati, kemudian mendapatkan penilaian akhir sebagai penentuan apakah kamu diterima atau tidak.

Era teknologi yang sudah semakin canggih saat ini, membuka lebih banyak cara dalam melakukan uji penilaian. mulai dari datang ke kantor memakai cara tradisional secara luring atau pakai cara modern secara daring.

Baca juga:

Serial 'Peaky Blinders' Diadaptasi Jadi Game VR

Banyak perusahaan sudah mulai menggunakan gim VR sebagai uji penilaian user dan tidak menggunakan cara lama lagi. (Foto: Pixabay/dpung)

Namun, apa jadinya jika kamu datang ke kantor tapi malah diuji kerja langsung memakai game VR? VR atau Virtual Reality adalah gim berbasis 3D yang dirancang serealistis mungkin untuk memberikan pengalaman bermain yang imersif.

Baru-baru ini kelompok ilmuwan dari berbagai universitas di Eropa, melakukan penelitian terkait penggunaan VR dalam membantu uji penilaian kerja dalam jurnal berjudul Virtual reality games can be used as a tool in personnel assessment.

Baca juga:

Mutalk, Teknologi Mikrofon VR untuk Mencegah Kebocoran Suara

Ternyata orang yang suka bermain gim memiliki tingkat intelegensi umum dan kapasitas pemrosesan lebih tinggi. (Foto: Pixabay/TonyVT)

Para ilmuwan memengundang 103 peserta, baik gamer maupun non-gamer, ke lab mereka untuk memainkan game VR simulasi kerja. Mereka menganalisis hasil dari uji tes para peserta, ditemukan bahwa gamer menyelesaikan permainan lebih cepat dari yang lain, dan memiliki tingkat kecerdasan umum serta kapasitas pemrosesan yang lebih tinggi 17 persen.

Hal ini bukanlah tanpa dasar. Di banyak penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa bermain video game dapat membantu mengembangkan kemampuan intelektual dan kognitif. Maka dari itu, tak mengherankan jika para gamer dapat menyelesaikan simulasi pekerjaan lebih cepat dari orang yang tidak bermain game.

Karenanya, game VR dapat menjadi alat pelengkap yang berguna di perusahaan untuk memprediksi kinerja para calon pekerja sebelum benar-benar menerima mereka.

“Sudah ada beberapa perusahaan yang menggunakan gim untuk perekrutan yang disebut 'serious game'. Hasil penelitian yang baru kami temukan ternyata sejalan dengan aplikasi khusus (job simulator) game VR ini dan menunjukkan bahwa VR memang dapat digunakan untuk perekrutan,” tukas juru bicara penelitian Markus Weinmann. (kmp)

Baca juga:

Olfactometer Hadirkan Bebauan di Game VR

#Game #Pekerjaan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan, gaya hidup, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Mahir menyusun artikel melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan. Dalam aktivitas profesionalnya, Ananda fokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Setiap artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data yang cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan.

Berita Terkait

Indonesia
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Pendiri LSI, Denny JA mengatakan, bahwa Indonesia sedang menyaksikan kemunculan kelas sosial baru, yaitu Digitally Vulnerable Class (DVC).
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Indonesia
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
PHK 2026 kini sudah menembus 23.470 orang. Komisi IX DPR pun mendesak hak pekerja segera dipenuhi.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
Lifestyle
60 Persen Generasi Z Lebih Tertarik Bekerja Sesuai Minat, Termasuk di Sektor Gim dan E-Sport
Kementerian Ekraf dalam hal ini juga telah menerima penghargaan sebagai Mitra Lembaga Pemerintah Terbaik yang diberikan pada ajang Musyawarah Nasional Indonesia Esports Association (Munas IESPA) 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
60 Persen Generasi Z Lebih Tertarik Bekerja Sesuai Minat, Termasuk di Sektor Gim dan E-Sport
Indonesia
Gim Daring Tingkatkan Paparan Ekstremisme, Anak Juga Jadi Antisosial
Pemerintah menguatkan pendidikan karakter anak di lingkungan sekolah melalui gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Gim Daring Tingkatkan Paparan Ekstremisme, Anak Juga Jadi Antisosial
Fun
Roblox Luncurkan Akun untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun, Patuhi PP TUNAS
Indonesia menjadi salah satu negara pertama peluncuran fitur ini.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Roblox Luncurkan Akun untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun, Patuhi PP TUNAS
Indonesia
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
PHK Krakatau Osaka Steel menjadi alarm. DPR mendesak pemerintah untuk menyelamatkan industri baja nasional.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
Indonesia
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Jumlah pengangguran di Jakarta kini mencapai 333 ribu orang. Lulusan SMA/SMK paling terdampak.
Soffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Indonesia
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Jakarta Fair Kemayoran 2026 membuka lowongan kerja part time. Ada 20 posisi yang dibuka untuk event tersebut.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Indonesia
Program MBG Perkuat Ekonomi Rakyat, Sudah Serap 1,18 Juta Tenaga Kerja
Program MBG telah memperkuat ekonomi rakyat. Kini, MBG sudah menyerap sebanyak 1,18 juta tenaga kerja di Indonesia.
Soffi Amira - Kamis, 16 April 2026
Program MBG Perkuat Ekonomi Rakyat, Sudah Serap 1,18 Juta Tenaga Kerja
Indonesia
Perusahaan Bebas Tentukan Hari WFH Pekerja Swasta
Penentuan hari pelaksanaan WFH tidak diatur secara baku oleh pemerintah karena kebijakan tersebut bersifat imbauan sehingga fleksibilitas menjadi pertimbangan utama bagi perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 April 2026
Perusahaan Bebas Tentukan Hari WFH Pekerja Swasta
Bagikan