MerahPutih.com - Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas mempersembahkan kemenangan 5-0 yang diperoleh tim atas Pisa pada pekan 30 Liga Italia Serie A untuk mendiang pemilik klub Michael Bambang Hartono. Pemilik Grup Djarum itu meninggal dunia di Singapura, Kamis (19/3).
Lima gol Como masing-masing dicetak oleh Assane Diao (7’), Anastasios Douvikas (29’), Martin Baturina (48’), Nico Paz (75’), dan Maximo Perrone (81’) dalam laga di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Minggu (22/3) waktu setempat.
Kemenangan membuat mereka mengoleksi 57 poin di posisi keempat.
“Hari ini adalah kemenangan yang sangat penting. Kami kehilangan orang yang sangat penting di klub, tetapi kami di sini berkat orang-orang yang percaya pada klub, pada kota ini," kata Fabregas dalam komentar pascalaga yang dikutip melalui DAZN.
Baca juga:
"Kami tidak boleh melupakannya. Ini harus dikenang dengan penuh kasih sayang, kemenangan untuk Michael dan seluruh keluarga Hartono," ujar dia menambahkan.
View this post on Instagram
Fabregas bersama pemain menyadari bahwa pertandingan akan dijalani dalam suasana berbeda.
Ia ia sangat puas dengan penampilan anak-anak asuhnya yang dinilainya menyerang dengan baik untuk dua gol pertama serta cukup konsisten untuk bermain cerdas hingga menang telak lima gol tanpa balas.
"Saya mau menyampaikan duka cita untuk keluarga Hartono atas apa yang sudah mereka berikan kepada kota dan klub kami," ujarnya.
Sebelum pertandingan dimulai, seluruh elemen stadion mengheningkan cipta selama satu menit sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada mendiang Bambang Hartono
Como saat ini tengah berada di salah satu periode terbaik mereka setelah sempat terpuruk di kasta keempat sepak bola Italia sebelum diakusisi grup Djarum melalui SENT Entertainment dengan nilai sekitar 800 ribu euro atau setara Rp12,5 miliar, seperti dilaporkan Antara.
Sejak saat itu, Como menunjukkan perkembangan pesat dengan melesat naik tiga kasta dalam waktu lima tahun. Mereka menjuarai Serie C pada 2021 dan akhirnya kembali ke Serie A setelah penantian 21 tahun.
Di bawah arahan Fabregas, Como kini menjelma menjadi tim kompetitif yang dihuni banyak pemain muda berbakat. Pada musim ini, mereka bahkan mampu bersaing di papan atas klasemen dan membuka peluang tampil di Liga Champions.