Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ketahuan Main Domino Bareng Azis Wellang, Prabowo Diminta Pecat Raja Juli dan Abdul Kadir

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 08 September 2025
Ketahuan Main Domino Bareng Azis Wellang, Prabowo Diminta Pecat Raja Juli dan Abdul Kadir

Arsip - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025). ANTARAFOT

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Direktur Rumah Politik, Fernando Emas, menanggapi viralnya foto Menteri Kehuatanan (Menhut), Raja Juli Antoni dan Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding, yang kedapatan bermain domino bersama sosok berperkara dalam kasus pembalakan liar, Azis Wellang.

Ia menilai, Presiden RI, Prabowo Subiantom harus segera mengambil langkah tegas terhadap kedua menterinya tersebut.

Menurutnya, tindakan Raja Juli dan Karding jelas melanggar etika, karena berinteraksi langsung dengan seseorang yang pernah berperkara hukum. Apalagi, kasus yang berkaitan dengan pembalakan liar.

"Sudah selayaknya Presiden Prabowo Subianto memecat keduanya dari Kabinet Merah Putih karena sudah melanggar etik karena melakukan interaksi secara langsung dengan orang yang berperkara dengan hukum. Apalagi yang bersangkutan berperkara terkait dengan pembalakan liar," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Senin (8/9).

Baca juga:

Komisi IV DPR Sesalkan Menhut Raja Juli Foto Bareng Tersangka Pembalakan Liar

Ia menambahkan, Prabowo perlu melakukan langkah bersih-bersih terhadap menteri-menterinya yang dinilai kerap menimbulkan kontroversi dan mengganggu stabilitas pemerintahan.

“Semua pembantu Presiden, termasuk Raja Juli Antoni dan Abdul Kadir Karding, seharusnya menjaga agar pemerintahan saat ini tidak mendapat sorotan negatif dari publik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan, situasi nasional saat ini cukup sensitif menyusul aksi penolakan terhadap DPR yang memicu unjuk rasa serta kerusuhan di beberapa daerah, termasuk Jakarta.

“Jangan sampai kemuakan masyarakat terhadap elit justru berdampak pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini sangat mungkin memicu pergerakan massa yang lebih luas,” kata Fernando.

Baca juga:

SETARA Institute desak Prabowo Ungkap Dalang di Balik Kerusuhan Demo, Rakyat juga Berhak Tahu

Karena itu, ia berharap, Prabowo tidak menyepelekan persoalan yang melibatkan Raja Juli Antoni dan Abdul Kadir Karding.

“Presiden harus mengambil sikap tegas dengan memecat keduanya agar kepercayaan publik tetap terjaga,” pungkasnya.

Diketahui, Menteri Kehutanan, Raja Juli bersama Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, bermain domino bersama Aziz Wellang.

Setelah viral, Raja Juli memberikan klarifikasi kepada media. Mantan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang ini mengaku tidak mengenal sosok Aziz Wellang.

Baca juga:

Menhut Raja Juli Ditantang Buka Kembali Kasus Pembalakan Liar Aziz Wellang

Ia mengaku hanya memenuhi janji Abdul Karding di Posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan. Namun sebelum pulang, ia menyempatkan untuk bermain domino bersama Aziz dan Karding.

"Di ruang tamu ramai sekali orang. Beberapa orang lainnya sedang bermain domino. Mas Menteri Karding dan saya diajak ikut main. Setelah 2 kali 'putaran', saya pamit pulang kepada Mas Menteri Karding dan banyak orang yang ada di ruang tamu tersebut," jelasnya.

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu mengaku baru tahu teman bermain dominonya tersebut merupakan Aziz Wellang. Raja Juli menegaskan pihaknya terus berkomitmen menindak pelanggaran hukum, termasuk pembalakan liar.

"Setelah berita ini beredar, saya baru tahu bahwa salah seorang yang ikut main tersebut adalah Azis Wellang yang diberitakan sebagai pembalak liar. Bagi saya tidak ada sedikit pun ruang bagi siapa pun yang melakukan pelanggaran hukum di kawasan hutan," kata dia. (pon)

"Saya akan tegakkan hukum setegas-tegasnya kepada pembalak liar tanpa pandang bulu," imbuhnya. (Pon)

#Prabowo Subianto #Raja Juli Antoni #Abdul Kadir Karding #Pembalakan Liar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dapat Rapor Merah dari SMRC, Istana Tegaskan Prabowo Kerja Bukan Demi Survei
Istana menegaskan kerja Presiden Prabowo Subianto berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan survei.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Dapat Rapor Merah dari SMRC, Istana Tegaskan Prabowo Kerja Bukan Demi Survei
Indonesia
Mensesneg Bilang Prabowo Juga Naikkan Tukin Guru-Nakes 3T Bukan Cuma TNI
Presiden Prabowo Subianto resmi menaikkan tunjangan kinerja bukan hanya untuk TNI dan Kemenhan, tetapi juga guru, dosen, dan tenaga kesehatan di wilayah 3T.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Mensesneg Bilang Prabowo Juga Naikkan Tukin Guru-Nakes 3T Bukan Cuma TNI
Indonesia
KPK Periksa Dugaan Aliran Dana ke Raja Juli Antoni dalam Kasus Korupsi Kuansing
KPK menelusuri dugaan aliran uang ke Raja Juli Antoni. Hal itu terkait kasus korupsi Kuansing.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
KPK Periksa Dugaan Aliran Dana ke Raja Juli Antoni dalam Kasus Korupsi Kuansing
Indonesia
Prabowo Bakal Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Fasad Bersejarah Dikembalikan
Stasiun Semarang Tawang segera direvitalisasi. Presiden RI, Prabowo Subianto, segera meresmikannya.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Bakal Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Fasad Bersejarah Dikembalikan
Indonesia
Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Tunjangan Kinerja TNI dan ASN Kemhan Naik
Presiden RI, Prabowo Subianto, menaikkan tunjangan kinerja TNI dan ASN Kemhan. Hal itu tertuang dalam Perpres Nomor 42 Tahun 2026.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Tunjangan Kinerja TNI dan ASN Kemhan Naik
Indonesia
Prabowo Tekankan Lulusan IPDN Harus Dekat dengan Rakyat dan Tolak Korupsi
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta lulusan IPDN untuk dekat dengan rakyat dan menolak korupsi.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
Prabowo Tekankan Lulusan IPDN Harus Dekat dengan Rakyat dan Tolak Korupsi
Indonesia
Sah Diteken Prabowo! Kejagung Punya 7 Kejaksaan Negeri Baru, 2 di Pulau Jawa
Presiden Prabowo Subianto menandatangani Perpres Nomor 40 Tahun 2026 tentang pembentukan tujuh kejaksaan negeri baru, termasuk Pangandaran dan Serang di Pulau Jawa.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Sah Diteken Prabowo! Kejagung Punya 7 Kejaksaan Negeri Baru, 2  di Pulau Jawa
Indonesia
Ekonom Ingatkan Presiden Salah Pilih Gubernur BI Baru Bisa Picu Bahaya Fiskal
Ekonom Achmad Nur Hidayat menilai mundurnya Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI jadi momentum menjaga independensi bank sentral.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Ekonom Ingatkan Presiden Salah Pilih Gubernur BI Baru Bisa Picu Bahaya Fiskal
Indonesia
Kronologi Bos BI Perry Warjiyo Mundur tanpa Alasan Detail: Internal Tahu Sabtu Sampai Istana Minggu
Gubernur BI Perry Warjiyo resmi mundur. Surat diterima Presiden tanpa alasan detail. Pemerintah bantah ada intervensi politik.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Kronologi Bos BI Perry Warjiyo Mundur tanpa Alasan Detail: Internal Tahu Sabtu Sampai Istana Minggu
Indonesia
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Prabowo Sampaikan Apresiasi atas Pengabdiannya
Presiden RI, Prabowo Subianto, telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo dari Gubernur BI. Ia pun mengucapkan terima kasih atas dedikasinya.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Prabowo Sampaikan Apresiasi atas Pengabdiannya
Bagikan