Kerusuhan Antiimigran Pecah, Dubes Inggris Pastikan Masyarakat Indonesia Tetap Diterima Baik
Wakil Dubes Inggris untuk Indonesia, Matthew Downing. (Dok.Dubes Inggris)
MERAHPUTIH.COM - WAKIL Dubes Inggris untuk Indonesia, Matthew Downing, buka suara terkait dengan kerusuhan yang sedang melanda Inggris. Dia mengutuk keras kerusuhan tersebut. Ia juga memastikan masyarakat Indonesia bahwa orang-orang yang berkunjung ke Inggris tetap disambut dengan hangat.
“Terkait dengan kekerasan dan kekacauan yang terjadi di sejumlah kecil lokasi di Inggris, atas nama Pemerintah Inggris, saya ingin secara terbuka mengutuk premanisme dan hooliganisme yang tidak masuk akal ini, yang dilakukan sebagian kecil kelompok. Saya juga ingin meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa orang-orang yang berkunjung ke Inggris tetap disambut dengan hangat,” ujar Downing dalam pers rilis diterima Merahputih.com, Rabu (7/8).
Dia memastikan Inggris merupakan negara yang toleran, terbuka, dan multikultural. Ia menyebut apa yang dilihat dunia saat ini tidak mewakili nilai-nilai Inggris. “Pemerintah Inggris dengan jelas menegaskan bahwa kami, sebagai negara, tidak akan menoleransi serangan terhadap masjid, komunitas muslim, atau siapa pun karena agama atau warna kulit mereka,” katanya.
Menurut Downing, para penjahat yang melakukan tindakan ini dan mereka yang menghasut dengan kebencian dan disinformasi daring akan mendapat hukuman penuh. “Seiring memperingati 75 tahun hubungan diplomatik kita tahun ini, persahabatan Inggris dengan Indonesia akan semakin berkembang. Saya percaya kita dapat memperkuat dan mengembangkan hubungan politik, budaya, pendidikan, perdagangan, dan investasi antarkedua negara,” pungkasnya.
Baca juga:
Kerusuhan Meluas di Inggris, Imigran Jadi Sasaran
Hampir 400 orang telah ditangkap setelah kerusuhan yang meluas di sejumlah wilayah di Inggris dan Irlandia Utara enam hari terakhir. Warga negara Indonesia (WNI) di Inggris diimbau untuk 'meningkatkan kewaspadaan'.
Dirjen Perlindungan WNI di Kementerian Luar Negeri Indonesia Judha Nugraha mengungkapkan KBRI London telah menyampaikan imbauan kepada WNI di Inggris setelah kerusuhan yang terjadi di beberapa kota di Inggris yang dipicu penikaman dalam sebuah kelas tari di Southport pada Senin (29/7).
"WNI diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, mempertimbangkan urgensi jika beraktivitas di luar rumah, hindari kerumunan massa dan lokasi-lokasi yang berpotensi jadi tempat berkumpulnya demonstran," ujar Judha Nugraha dalam keterangan tertulis yang diterima BBC News Indonesia, Selasa (6/8).
Merujuk data Kementerian Luar Negeri, tercatat ada ribuan WNI di Inggris, di antaranya 3.279 orang di London, 134 orang di Liverpool, 228 orang di Bristol, 290 orang di Nottingham, 467 orang di Leeds, 532 orang di Manchester, dan 18 orang di Sunderland. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
?
Bagikan
Berita Terkait
Kerja Sama Maritim Indonesia - Inggris Bakal Serap 600 Ribu Pekerja
Ditemani Jajaran Konglomerat Indonesia, Presiden Prabowo Bertemu Pengusaha Inggris
Prabowo Senang Dialog Pendidikan Dengan Russell Group Yang Menaungi 24 Universitas Riset Produktif
Prabowo Tiba di London, Dijadwalkan Bertemu PM Keir Starmer dan Raja Charles III
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Agenda Prabowo Dalam Lawatan ke Inggris dan Swiss
Kukuh di Puncak Klasemen Grup K Kualifikasi, Inggris Sempurnakan Tiket ke Piala Dunia 2026
David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria, Diakui atas Jasanya bagi Dunia Sepak Bola dan Masyarakat Inggris
Digelar Mulai Rabu Ini, Simak Jadwal Lengkap Putaran keempat Piala Liga Inggris
Simak Lirik Lengkap 'Mood Swings', Lagu Hit Superstar Muda Inggris Henry Moddie