Kerokan, Solusi Mujarab 'Masuk Angin' Orang Indonesia Sehabis Pelesiran

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 07 Januari 2021
Kerokan, Solusi Mujarab 'Masuk Angin' Orang Indonesia Sehabis Pelesiran

Garis-garis bekas kerokan. (Foto: Instagram/tukang.kerokan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KALAU kamu bertanya, kira-kira obat yang ampuh untuk menghilangkan masuk angin apa ya? Jawabannya tak lain tak bukan, kerokan. Sebagian orang mungkin sudah terbiasa dengan cara ini dan biasanya menggunakan uang logam sebagai senjata ampuh. Sungguh, memang unik negara tercinta kita ini.

Kerokan juga bisa dianggap sebuah kearifan lokal lantaran sudah menjadi kebiasaan orang Indonesia, terutama setelah masuk angin gara-gara pelesiran. Sebagai warga negara, kegiatan ini sudah menjadi kebiasaan dan hampir menjadi sebuah tradisi. Bahkan, bule sampai terheran-heran mengapa warga Indonesia bisa melakukan hal itu padahal bagi mereka sangat asing.

Berdasarkan data yang diperoleh tim MerahPutih.com, 90 persen orang Indonesia berusia 40 tahun ke atas mengaku lebih menyukai kerokan saat masuk angin. Jadi, jangan heran ya kalau orang tua atau saudaramu meminta tolong untuk dikerok.

Baca juga:

Benar Enggak Sih Kamu Bisa Masuk Angin? Ini Penjelasannya Secara Medis

Kerokan, Pertolongan Pertama Ketika Masuk Angin
Beberapa koin yang sering digunakan untuk kerokan. (Foto: Pinterest/Carmen Witczak)


Starter pack bapak-bapak yang siap dikerok biasanya pakai kaus kutang dan sarung kotak-kotak. Level kerokan pun bergantung pada yang logam yang digunakan. Kalau uang logam Rp1000 rasanya geli-geli enak gimana gitu. Kalau uang Rp500, ya rasanya sedikit sakit tapi tetap nyaman. Dan yang terakhir adalah uang Rp100 yang sepertinya bisa bikin lecet deh.

Kerokan tukang pijit yang berpengalaman tidak perlu diragukan lagi. Garis-garis merah yang membentuk tulang punggung kita dijamin estetik dan siap difoto. Tapi paling enak sih kalo lagi dikerok sambil ngobrol ya, biar rasa sakitnya enggak terasa. Selain bikin lega, kamu juga tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal loh dibandingkan pergi ke tempat refleksi.

Baca juga:

Tubuh Berkeringat Enggak Boleh Mandi, Nanti Masuk Angin

Kerokan, Pertolongan Pertama Ketika Masuk Angin
Perbanyak minum air putih. (Foto: Unsplash/Nigel Msipa)


Selesai dikerok, lebih mantap lagi kalau dilengkapi dengah teh manis hangat. Angin-angin di dalam tubuh jadi lebih cepat keluar.

Setidaknya itu menjadi kebiasaan Dani Yudha Saputra sejak muda. Pria berusia 39 tahun itu mengaku kalau badannya mulai terasa tidak enak kerokan menjadi obat paling mujarab.

Dani bercerita ketika akhir Desember lalu sempat masuk angin setelah perjalanan darat menyetir pulang ke kampung halamannya di Banyuwangi, Jawa Timur. Apalagi dia bersama keluarga sempat pelesiran di Pantai Plengkung sebelum ke rumah orangtuanya.

Ketika sampai rumah dan mengeluh ke ibunya, solusinya cuma satu: kerokan. Benar saja, Dani langsung merasa bugar kembali setelah beberapa kali buang angin ketika dikerok oleh sang ibu.

"Anginnya keluar semua. Sampai kentut-kentut," imbuh Dadung, sapaan akrab pegawai swasta yang tinggal di Bogor itu, saat berbincang dengan MerahPutih.com.

Terminologi Masuk Angin

Istilah “masuk angin” sebenarnya tidak dikenal dalam dunia kedokteran. Masuk angin merujuk pada keadaan pertu kembung, kepala pusing, demam ringan, dan otot nyeri. Mengutip laman Hellosehat, ada beberapa penyebab paling umum dari masuk angin, seperti telat makan, minum terlalu banyak kafein, alkohol atau soda, virus, dan sering keluar malam.

Kerokan, Pertolongan Pertama Ketika Masuk Angin
Kamu juga bisa mengonsumsi lemon hangat. (Foto: Alexa Soh)

Usahakan untuk cukup istirahat dan tidak terlalu aktif berkegiatan saat kamu masuk angin. Simpan tenagamu dan berikan tubuh kesempatan untuk memerangi infeksi virus di dalamnya. Dengan beristirahat, tubuh akan terbantu untuk memulihkan kondisinya.

Selain itu, konsumsi air putih dan jus agar tubuhmua memiliki cukup cairan. Kamu juga bisa mengonsumsi makanan atau minuman hangat seperti sup ayam atau air lemon hangat. (and)

Baca juga:

Transmisi Otomatis Masuk Angin, Ini Penyebabnya

#Wisata Indonesia #Januari Pelesiran Di Negeri Aing #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Indonesia
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Indonesia
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Masyarakat perlu memahami gejala Flu Singapura agar dapat melakukan penanganan lebih dini apabila menemukan tanda-tanda penyakit tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Lifestyle
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Ramalan shio besok 19 Juni 2026: prediksi asmara, karier, keuangan, hingga 5 shio paling beruntung dengan peluang rezeki dan keberuntungan besar.
ImanK - Kamis, 18 Juni 2026
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Lifestyle
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Ramalan shio besok 16 Juni 2026 lengkap. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan 12 shio serta 5 shio paling beruntung hari ini.
ImanK - Senin, 15 Juni 2026
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Diabetes melitus merupakan penyakit menahun yang diderita seumur hidup.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Lifestyle
Ramalan Shio Besok 14 Juni 2026: Asmara, Karier, Keuangan, Kesehatan, Siapa yang Paling Beruntung?
Ramalan shio besok Minggu, 14 Juni 2026 lengkap untuk 12 shio. Simak peruntungan asmara, karier, keuangan, kesehatan serta 5 shio paling beruntung yang diprediksi banjir hoki
ImanK - Sabtu, 13 Juni 2026
Ramalan Shio Besok 14 Juni 2026: Asmara, Karier, Keuangan, Kesehatan, Siapa yang Paling Beruntung?
Lifestyle
Ramalan Shio 13 Juni 2026: Naga Panen Keberuntungan, Ular Waspada Pengeluaran Mendadak
Ramalan shio besok 13 Juni 2026 lengkap untuk Tikus hingga Babi. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan, masalah yang muncul dan saran terbaik.
ImanK - Jumat, 12 Juni 2026
Ramalan Shio 13 Juni 2026: Naga Panen Keberuntungan, Ular Waspada Pengeluaran Mendadak
Lifestyle
Ramalan Shio 12 Juni 2026: Bagaimana Asmara dan Keuangan Anda Hari Ini?
Ramalan shio hari ini 12 Juni 2026 untuk Tikus hingga Babi. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan, masalah yang perlu diwaspadai, dan shio paling beruntung
ImanK - Kamis, 11 Juni 2026
Ramalan Shio 12 Juni 2026: Bagaimana Asmara dan Keuangan Anda Hari Ini?
Lifestyle
Hati Hati Sakit Kepala Terus Terusan Saat Bangun Pagi, Bisa Jadi Gejala Tumor Otak
Pertumbuhan sel abnormal di dalam atau di sekitar otak yang dapat meningkatkan tekanan di dalam rongga kepala, serta menimbulkan berbagai keluhan dan masalah kesehatan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Hati Hati Sakit Kepala Terus Terusan Saat Bangun Pagi, Bisa Jadi Gejala Tumor Otak
Bagikan