Otomotif

Kendaraan Listrik Makin Berkembang di 2022

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 27 Desember 2021
Kendaraan Listrik Makin Berkembang di 2022

Tren Compact EV untuk 2022. (Foto: Earth911)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ZAMAN semakin maju dan berkembang, begitupun dengan kendaraan. Ketika permintaan global untuk kendaraan listrik tumbuh lebih banyak, kebanyakan para pembuat mobil justru mengalihkan upaya manufaktur mereka ke EV (electronic vehicle) atau kendaraan listrik.

Compact EV diharapkan akan tersedia lebih banyak di AS pada 2022. Toyota mengiventasikan lebih dari USD 13 Miliar atau sekitar Rp 184 Triliun dalam bentuk baterai EV. BMW mengatakan kalau EV menghasilkan 50 persen dari penjualannya pada tahun 2030 mendatang. General Motors berjanji hanya menjual kendaraan tanpa emisi pada 2035.

Baca Juga:

Inovasi Teknologi Kendaraan Listrik 2022

Berikut prediksi tren kendaraan listrik di 2022:

1. Banyak SUV listrik baru yang meluncur ke pasar

Banyak EV baru menarik khususnya SUV dan CUV. (Foto: Unsplash/Martin Katler)

Banyak EV baru yang menarik, khususnya SUV dan CUV (kendaraan utilitas crossover) akan tersedia di 2022. Sebaliknya, 2022 menjanjikan sangat sedikit EV untuk pasar AS. Tesla mengatakan telah membuat EV ekonomis dalam pengerjaan untuk pasar Cina serta beberapa distribusi secara global, tetapi kemungkinan akan dirilis pada 2023. Tesla dilaporkan berencana untuk menjual mobil ini sekitar USD 25 Ribu atau sekitar Rp 354 Juta. Namun secara umum, untuk pasar AS, ada sedikit modifikasi pada EV yang ada dibandingkan dengan model 2021 mereka.

2. Opsi Compact EV yang Bagus di 2022

Chevy Bolt 2022. (Foto: Chevy)

Chevy Bolt 2022 yang populer menggunakan facelift interior dan eksterior. Tipe ini juga lebih murah USD 5,5 Ribu atau sekitar Rp 77 Juta daripada model 2021. Chevy tidak melakukan perubahan pada driving range di model terbarunya ini, sama seperti tipe sebelumnya.

Pilihan Compact EV bagus lainnya dengan label harga sedang adalah Nissan Leaf dan Mini Cooper Electric, meskipun tipe ini memiliki jangkauan yang relatif kecil dibandingkan dengan model EV lainnya. Tesla Model 3 memiliki jangkauan yang lebih panjang daripada sedan pada umumnya. Ini juga memiliki harga yang lebih terjangkau dibanding BMW i3.

Baca Juga:

Honda Hadirkan Mobil untuk Pasien Anak di Rumah Sakit

3. Kekurangan semikonduktor Global & Industri Otomotif

Kekurangan semikonduktor global. (Foto: Unsplash/Sten Rademaker)

2021 telah menjadi tahun yang aneh untuk penjualan kendaraan, terutama karena kekurangan semikonduktor global. Karena semua kendaraan modern mengandung microchip, ini berdampak pada semua kelas kendaraan. Pembuat mobil lawas melaporkan penjualan turun hingga 26 persen pada September 2021 karena kekurangan tersebut.

Produsen mobil, termasuk Ford dan GM, telah menutup sementara pabrik mereka karena kekurangan chip. Akibatnya, para analis memperkirakan pembuat mobil tidak akan memproduksi 4 juta mobil tahun ini. Dan kekurangan chip kemungkinan akan berlanjut hingga 2022.

Karena mesin pembakaran internal dan EV menggunakan semikonduktor, kekurangan tersebut berdampak pada keduanya.
"Jika kami mengalami kekurangan chip yang berkelanjutan untuk jangka waktu yang lama, itu berarti kendaraan listrik tidak dapat dibangun, tidak dapat dijual, dan parahnya kami akan terus melihat lebih banyak kendaraan tua yang bertahan di jalan. Itu adalah sebuah masalah," kata Sam Abuelsamid, seorang analis di firma riset pasar Guidehouse Insights dalam sebuah wawancara dengan Scientific American.

4. Aptera Solar EV Memasuki Produksi Massal

Aptera Solar EV. (Foto: Aptera)

Aptera Solar EV adalah mobil penumpang roda tiga dengan sel surya di atap, kap mesin, dasbor, ekor, dan tentu saja bisa berputar. Banyak orang memiliki kecemasan jangkauan soal mobil EV, dan Aptera menyelesaikan masalah itu. Baterai di kendaraannya berkisar antara opsi 25 kWh hingga 100 kWh, dengan kisaran dan berat yang bervariasi.

Kendaraan listrik tenaga surya (SEV) dengan baterai terbesar ini dapat menempuh jarak 1.000 mil dengan sekali pengisian daya. Namun tergantung pada kebiasaan si pengemudi dan sinar matahari yang tersedia. Pengemudi dapat mengisi ulang menggunakan sinar matahari untuk mengambil daya yang dialirkan ke jaringan listrik.

Menurut Aptera Motors, kendaraan ini menyediakan hingga 40 mil mengemudi bertenaga surya setiap harinya. Namun, cuaca mendung atau area parkir yang teduh bisa saja mengganggu. Tenaga luar biasa ini disebabkan karena desainnya aero dinamis, drive-train yang efisien, dan komposisi ringan yang dikombinasikan dengan panel surya yang menutupi bodi seluas 32 kaki persegi. Hal ini bisa dicoba dari 0 hingga 60 mph hanya dalam 3 detik dan memiliki kecepatan tertinggi 110 mph.

Undercarriage keluaran Aptera yang bentuknya seperti lumba-lumba dapat mengurangi hambatan, dan kekuatan udara yang mengalir melawan gerakan kendaraan. Kendaraan ini bahkan memiliki kamera samping sebagai pengganti kaca spion. Tidak lupa dilengkapi skin-cooling battery thermal management system untuk mensirkulasikan cairan pendingin ke seluruh kulit kendaraan.

Mengapa sistem ini diperlukan? Suhu memainkan peran penting dalam kinerja baterai puncak. Jadi, penting untuk menjaga baterai dalam kisaran ideal untuk kinerja dan efisiensi yang optimal. Para desainer Aptera tentu berpikir out of the box saat merancang kendaraan ini. "Mobil ini melambangkan keinginan kami akan keindahan dan fungsionalitas serta untuk mewariskan dunia yang lebih baik dan planet yang lebih hijau di generasi mendatang," kata Jason Hill, perancang kendaraan Aptera mengenai kendaraan alfa-nya.

Perusahaan ini berbasis di San Diego, California, Amerika Serikat. Kini, Aptera tengah mempersiapkan produksi massal dan telah membuat 13 ribu unit untuk pre-order. Aptera Motors mengatakan kepada Electrek bahwa mereka berencana meningkatkan produksi dan pengiriman di 2022. (rey)

Baca Juga:

Biaya Mobil Listrik Lebih Irit dari Konvensional, Apa Iya?

#Lipsus Tren Desember #Otomotif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Hyundai Siapkan 100 Model Baru hingga 2030, Ada Ioniq 3 dan Santa Fe REEV
Hyundai Motor berencana meluncurkan dan memperbarui lebih dari 100 model kendaraan hingga 2030.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Hyundai Siapkan 100 Model Baru hingga 2030, Ada Ioniq 3 dan Santa Fe REEV
Tekno
Usung DNA Balap, Bocoran Spek Gahar Mobil Sport Legendaris Toyota MR2 Versi Baru
Toyota MR2 generasi baru siap hadir dengan mesin turbo G20E 2,0 liter mid-engine. Tenaga standar 400–450 hp, versi balap 600 hp, dengan desain terinspirasi konsep FT-Se.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Usung DNA Balap, Bocoran Spek Gahar Mobil Sport Legendaris Toyota MR2 Versi Baru
Fun
Gran Max Paling Laris, Penjualan Daihatsu hingga Juli 2026 Tembus 84.959
Daihatsu Gran Max menjadi kontributor terbesar penjualan Daihatsu secara kumulatif sepanjang Januari-Juli 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Gran Max Paling Laris, Penjualan Daihatsu hingga Juli 2026 Tembus 84.959
Fun
Toyota Corolla Edisi Spesial Ultah ke-66 Rilis, Super Mewah Terbatas Cuma 2.500 Unit
Toyota Corolla merayakan ulang tahun ke-66 dengan edisi spesial super mewah. Produksi terbatas hanya 2.500 unit, hadir dengan dua warna eksklusif Ice Cap dan Supersonic Red.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Toyota Corolla Edisi Spesial Ultah ke-66 Rilis, Super Mewah Terbatas Cuma 2.500 Unit
Dunia
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Kasus kebakaran Jeep Gladiator dan Wrangler memicu gugatan hukum di AS. FCA recall 1,07 juta unit akibat masalah konektor listrik pompa power steering. NHTSA catat 51 kebakaran dan 1 cedera.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Tekno
Spesifikasi Lengkap Denza N8 Mobil Listrik Terbaru BYD, 1.000 KM Sekali Isi Baterai
Denza N8 terbaru dari BYD hadir dengan baterai LFP 130,15 kWh, jarak tempuh hingga 1.003 km sekali isi.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Spesifikasi Lengkap Denza N8 Mobil Listrik Terbaru BYD, 1.000 KM Sekali Isi Baterai
Fun
Suzuki XL7 Terbaru Mulai Diserahkan ke Konsumen, SPK Awal Tembus 1.300 Unit
Suzuki XL7 terbaru mulai diserahkan kepada konsumen pada 15 Agustus 2026. Dalam 16 hari, SPK mencapai lebih dari 1.300 unit. Simak harga lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 15 Agustus 2026
Suzuki XL7 Terbaru Mulai Diserahkan ke Konsumen, SPK Awal Tembus 1.300 Unit
Fun
JETOUR T2 i-DM dan T1 i-DM Sukses Bawa Pulang 3 Penghargaan dari GIIAS 2026
JETOUR meraih tiga penghargaan di GIIAS 2026. T2 i-DM membawa pulang dua gelar, sedangkan T1 i-DM Modification meraih Special Exhibit Car.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
JETOUR T2 i-DM dan T1 i-DM Sukses Bawa Pulang 3 Penghargaan dari GIIAS 2026
Indonesia
Airlangga Hartarto Kunjungi Booth JETOUR di GIIAS 2026, Soroti Kiprah T2 di KTT G20
Airlangga Hartarto mengunjungi booth JETOUR di GIIAS 2026 dan meninjau JETOUR T2 i-DM yang baru diluncurkan di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Airlangga Hartarto Kunjungi Booth JETOUR di GIIAS 2026, Soroti Kiprah T2 di KTT G20
Lifestyle
Agam Rinjani Sebut BAIC Mobil Rescue Terbaik, Tangguh di Medan Berat
Agam mengaku telah menggunakan BAIC BJ40 selama satu tahun terakhir untuk berbagai misi kemanusiaan di sejumlah daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Agam Rinjani Sebut BAIC Mobil Rescue Terbaik, Tangguh di Medan Berat
Bagikan