Kenapa Harus Jakarta?

Ana AmaliaAna Amalia - Senin, 22 Juni 2015
Kenapa Harus Jakarta?

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pd/15

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Jakarta, kenapa harus Jakarta? kenapa tidak Bandung, Aceh, Makassar atau Papua? tentu ada kisah yang melatar belakanginya.

Jakarta merupakan kota pelabuhan yang sebelumnya bernama Sunda Kelapa. Tapi pada 22 Juni 1527, Pangeran Fatahillah menghancurkan Sunda Kelapa dan sebagai gantinya mendirikan kota Jayakarta di area tersebut. Tanggal inilah yang kemudian ditetapkan sebagai tanggal berdirinya kota Jakarta.

Jayakarta pada awal abad ke-17 diperintah oleh Pangeran Jayakarta, salah seorang kerabat Kesultanan Banten. Pada 1619, VOC yang dipimpin oleh orang Belanda, Jan Pieterszoon Coen menduduki Jayakarta setelah mengalahkan pasukan Kesultanan Banten dan kemudian mengubah namanya menjadi Batavia.

Batavia dibangun nyaris mirip dengan kota-kota di Belanda, yaitu dibangun dalam bentuk blok, masing-masing dipisahkan oleh kanal dan dilindungi oleh dinding sebagai benteng, dan parit.

Batavia ini selesai dibangun pada 1650. Batavia tua adalah tempat tinggal bangsa Eropa, sementara bangsa Tiongkok, Jawa dan penduduk asli lainnnya disingkirkan ke tempat lainnya.

Berkecamuknya perang dunia ke-2 membuat sekutu Belanda lemah dan Batavia jatuh ke tangan Jepang. Jepang pun merubah nama Batavia menjadi Djakarta. Hingga akhirnya sekutu Jepang kalah dalam perang dunia ke-2, dan terjadilah kekosongan kekuasaan.

Karena segala pusat pemerintahan sebelumnya (masa pendudukan Belanda dan jepang) berpusat di Jakarta, akhirnya Presiden Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945 di Jakarta.

Pada 4 januari 1946, ibu kota Indonesia yang sebelumnya ditetapkan di Jakarta berpindah ke Yogyakarta. Hal ini dilakukan karena kondisi ibu kota Jakarta sudah tidak kondusif setelah berbagai peristiwa pasca kemerdekaan.

Hampir dua tahun lamanya Soekarno dan beberapa pendiri bangsa menjalankan roda pemerintahan di Yogyakarta sebagai ibu kota, hingga akhirnya dikembalikan lagi ke Jakarta.

BACA JUGA:

HUT Jakarta, #JKT488 Jadi Trending Topic

Harapan Member JKT48 di HUT Jakarta

Potret Jakarta dari Udara

Dipagari Kawat Berduri, Masjid Al-Futuwwah Seperti Gaza di Jakarta

 

#HUT Jakarta Ke 488 #Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Seram, Dekorasi Halloween Hiasi Pedestrian Jalan Sudirman-Thamrin Jakarta
Sejumlah dekorasi bertema Halloween menghiasi kawasan pedestrian di depan Hotel Le Méridien, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Oktober 2026
Seram, Dekorasi Halloween Hiasi Pedestrian Jalan Sudirman-Thamrin Jakarta
Berita Foto
Suhendrik Jalani Pemeriksaan Lanjutan Kasus Korupsi Iklan Bank BJB
Tersangka Direktur PT Wahana Semesta Bandung Ekspres (WBE) Suhendrik, usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Oktober 2026
Suhendrik Jalani Pemeriksaan Lanjutan Kasus Korupsi Iklan Bank BJB
Berita Foto
Aksi Solidaritas Ride To Ekologi Dorong Kemenhut Tangani Karhulta
Komunitas pesepeda melakukan aksi solidaritas Ride to Ekologi untuk desak penanganan Karhutla di Kementerian Kehutanan, Palmerah, Jakarta, Jum'at (23/10/2026)
Didik Setiawan - Jumat, 23 Oktober 2026
Aksi Solidaritas Ride To Ekologi Dorong Kemenhut Tangani Karhulta
Berita Foto
Antusiasme Pencari Kerja Berburu Peluang di Karir Jakarta Expo 2026
Sejumlah pencari kerja mengantre untuk memasuki area bursa kerja Karir Jakarta Expo 2026 di Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 22 Oktober 2026
Antusiasme Pencari Kerja Berburu Peluang di Karir Jakarta Expo 2026
Berita Foto
Sambut Nataru, Online Tiket Week (OTW) Kembali Hadir dengan Harga Gledek
SVP of Brand Marketing tiket.com, Maria Risa Puspitasari dan Co-Founder tiket.com, Gaery Undarsa membuka OTW di Jakarta hari ini (22/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 22 Oktober 2026
Sambut Nataru, Online Tiket Week (OTW) Kembali Hadir dengan Harga Gledek
Berita Foto
Kalahkan Amsterdam, Sistem Transportasi Publik Jakarta Peringkat 15 Dunia
Bus Transjakarta melintasi jalur bebas hambatan di Jalan Sudirman-Thamrin, Kawasan bendungan Hilir, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Kalahkan Amsterdam, Sistem Transportasi Publik Jakarta Peringkat 15 Dunia
Berita Foto
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Relawan 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti (tengah) menyampaikan pandangan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Indonesia
Belanja Bari 50 Persen, Pramono Perintahkan Anak Buah Percepat Belanja
Realisasi belanja APBD DKI Jakarta tercatat baru mencapai Rp 40,40 triliun atau 54,39 persen dari pagu anggaran sebesar Rp 74,29 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Belanja Bari 50 Persen, Pramono Perintahkan Anak Buah Percepat Belanja
Indonesia
Pemprov Jakarta Terima Hibah Tanah Dari KPK, Bakal Dibuat Pos Pemadam Kebakaran
Kerja sama dengan KPK dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam pemanfaatan aset hasil penegakan hukum, tetapi juga melalui upaya pencegahan korupsi dan pendampingan tata kelola pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemprov Jakarta Terima Hibah Tanah Dari KPK, Bakal Dibuat Pos Pemadam Kebakaran
Berita Foto
Jumlah Kendaraan Terjaring Tilang Elektronik Capai 16.812
Sejumlah kendaraan melintasi kamera pengawasa tilang elektronik (ETLE) di Jalan Jenderal Sudirman, Kawasan Senayan, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Jumlah Kendaraan Terjaring Tilang Elektronik Capai 16.812
Bagikan