Kenali Dampak Buruk Penggunaan BBM RON 90 untuk Mobil LCGC

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 06 Juli 2022
Kenali Dampak Buruk Penggunaan BBM RON 90 untuk Mobil LCGC

Penggunaan BBM RON 90 tidak disarankan untuk LCGC (Foto: kabaroto.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK orang yang menggunakan Low Cost Green Car (LCGC) di Indonesia. Meski harganya terbilang terjangkau yaitu di bawah Rp 200 juta, namun memiliki beragam fitur menarik bagi para konsumennya.

Sejumlah Agen Pemegang Merek (APM) di Indonesia menjual mobil LCGC. Seperti halnya Toyota Agya, Toyota Alcya, Daihatsu Sigra dan juga Daihatsu Ayla.

Agar performa mobil tetap terjaga dengan baik selama digunakan, pabrikan menyarankan pemilik mobil harus menggunakan bahan bakar RON 92. Di sisi lain, pemerintah pun menyarankan LCGC untuk menggunakan bbm non subsidi, guna mengurangi emisi gas buang kendaraan.

Baca juga:

Alasan Masyarakat Indonesia Menyukai Mobil MPV dan SUV

LCGC sebaiknya menggunakan BBM RON 92. (Foto: kabaroto.com)

Dari sisi teknis, mesin LCGC menghadirkan emisi karbon rendah. Itu artinya, bila menggunakan bahan bakar minimal RON 92, hasil pembakarannya akan lebih sempurna. Tapi kenyataanya, banyak pengguna LCGC yang masih menggunakan bahan bakar RON 90.

Seperti halnya bahan bakar Pertamina beroktan 90 yakni Pertalite yang banyak digunakan pemilik LCGC. Lebih rendahnya harga menjadi alasan pemilik mobil untuk memilih bahan bakar tersebut.

Padahal, penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai rekomendasi pabrik, bisa bermasalah pada komponen mesin di kemudian hari atau dengan kata lain performa mesin bisa menurun. Hal tersebut disampaikan oleh Technical Service Division Executive Coordinator PT ADM, Bambang Supriyadi. "Efeknya itu, performa mesin jadi menurun," jelas Bambang seperti yang dikutip dari laman Kabaroto.com.

Baca juga:

Mengenal Lebih Jauh Fitur Drive Mode Pada Mobil Modern

Pengguna LCGC tidak disarankan memakai BBM RON 90 (foto: kabaroto.com)

Hal tersebut disebabkan karena sirkulasi bahan bakar berisiko cepat tersumbat. Filter bensin akan terkontaminasi kotoran dari tangki, dan sistem nozzle injector juga terhambat. Sehingga pengabutan bahan bakar tidak sempurna.

Filter bensin yang kotor juga membuat sistem penyaringan bahan bakar ke injektor menjadi rendah. Hal itu mengakibatkan semprotan nozzle jadi berkurang, dan output tenaga mesin tentunya menurun.

Pada proses tersebut, sistem pengapian menyesuaikan jenis bahan bakar yang masuk ke ruang bakar. Apabila ingin kerja mesin optimal, LCGC harus menggunakan Pertamax atau bahan bakar beroktan 92 lainnya. (Ryn)

Baca juga:

Cara Cerdas Merawat D-CVT Mobil

#Otomotif #Tips Otomotif #Mobil
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Berita
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Feders Gathering 2025 berakhir di Jakarta Selatan, menghadirkan kegiatan komunitas motor matic dan edukasi perawatan kendaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Berita
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana alam yang terjadi di Sumatra Utara, PT EMLI menjalankan program sosial bertajuk Federal Oil Peduli Bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Berita
Mobil Hadirkan Formula Pelumas Baru yang Mendukung Mesin Konvensional dan Hybrid
Mobil menghadirkan Mobil Super All-In-One Protection dengan spesifikasi API SQ dan GF-7A, mendukung efisiensi bahan bakar dan mesin hybrid.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Desember 2025
Mobil Hadirkan Formula Pelumas Baru yang Mendukung Mesin Konvensional dan Hybrid
Indonesia
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
VinFast baru saja meresmikan pabrik mobil listrik di Subang, Jawa Barat. VinFast menargetkan TKDN 80 persen pada 2030.
Soffi Amira - Senin, 15 Desember 2025
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Indonesia
Pria ODGJ Ngamuk, 3 Mobil di Showroom Kartasura Jadi Korban
Mobil yang dirusak pelaku adalah jenis Nissan Serena, Toyota Avanza, dan Mazda 3, dengan kerusakan pada bagian kaca depan.
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Pria ODGJ Ngamuk, 3 Mobil di Showroom Kartasura Jadi Korban
Indonesia
Terungkap, Pengemudi Mobil MBG yang Tabrak Siswa SDN 01 Kalibaru Ternyata Sopir Pengganti
Pengemudi mobil MBG yang tabrak siswa SDN 01 Kalibaru ternyata merupakan sopir pengganti. Insiden ini pun cukup mengejutkan.
Soffi Amira - Kamis, 11 Desember 2025
Terungkap, Pengemudi Mobil MBG yang Tabrak Siswa SDN 01 Kalibaru Ternyata Sopir Pengganti
Indonesia
Pemprov DKI Jamin Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Mobil SPPG di SDN 01 Kalibaru
Pemprov DKI Jakarta menjamin biaya perawatan korban kecelakaan mobil SPPG di SDN 01 Kalibaru, Jakarta Pusat.
Soffi Amira - Kamis, 11 Desember 2025
Pemprov DKI Jamin Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Mobil SPPG di SDN 01 Kalibaru
Indonesia
21 Orang Jadi Korban Ditabrak Mobil MBG, Pramono: Peristiwa ini Tidak Terduga Sama Sekali
21 orang menjadi korban ditabrak mobil MBG. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebutkan, bahwa peristiwa ini tidak terduga sama sekali.
Soffi Amira - Kamis, 11 Desember 2025
21 Orang Jadi Korban Ditabrak Mobil MBG, Pramono: Peristiwa ini Tidak Terduga Sama Sekali
Indonesia
Mobil Tabrak Sejumlah Siswa SDN Kalibaru Cilincing, Sopir Langsung Ditangkap Polisi
Sebuah mobil menabrak sejumlah siswa SDN Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Sang sopir pun langsung ditangkap polisi.
Soffi Amira - Kamis, 11 Desember 2025
Mobil Tabrak Sejumlah Siswa SDN Kalibaru Cilincing, Sopir Langsung Ditangkap Polisi
Berita
Pengundian Akhir Program Mobil Lubricants 2025: Partisipasi Konsumen Capai Puncaknya
Mobil Lubricants tutup rangkaian undian berhadiah 2025 dengan pengumuman pemenang via Instagram.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Desember 2025
Pengundian Akhir Program Mobil Lubricants 2025: Partisipasi Konsumen Capai Puncaknya
Bagikan