Kemilau Tamra Nusantara Jadi Pembuka JF3 2022

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Jumat, 02 September 2022
Kemilau Tamra Nusantara Jadi Pembuka JF3 2022

Model berbusana serbahitam menampilkan seri Nusantara di pembuka JF3 2002. (Foto: MP/Ronggo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEREMPUAN berbusana serbahitam melenggang cepat bergantian memasuki runway. Mereka mengenakan busana terusan ketat hitam sekujur badan dari kaki hingga kepala termasuk muka. Ketika berjalan, tampak hanya rok dan jubah tipis serta rambut kepang menjuntai berayun-ayun memberi efek dinamis dalam busana bernuansa gelap.

Selebihnya, pada 'kanvas hitam' berjalan tersebut, seluruh mata justru tertuju pada anting, kalung, gelang, dan cincin nan berkilauan bermandi semburat cahaya. Kemilaunya kian berpendaran ketika menerpa perhiasan dari ukuran kecil hingga besar sehingga memberi aksen tegas lagi elegan.

Baca Juga:

Citayam Fashion Week, 'Created by Bonge cs, Stolen by the Rich'

Penampilan para model mengenakan perhiasan berbahan emas, berlian, dan mutiara tersebut merupakan bagian dari jewelry fashion show Tamra Nusantara koleksi The Palace Jeweler X Samuel Wattimena nan menjadi pembuka Jakarta Fashion Food Festival (JF3) 2022 (1/9), di Fashion Tent La Piazza, Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Tamra Nusantara, seturut Samuel Wattimena, merupakan gabungan dua kata dari Tamra berarti prasasti sementara Nusantara merupakan seri perhiasan berlian The Palace Jeweler terinspirasi dari kekayaan wawasan perhiasaan lokal di tiga ranah kebudayaan Indonesia, meliputi bagian Barat, Tengah, dan Timur. "Diharapkan Tamra Nusantara jadi prasasti dengan torehan nama Indonesia di dalamnya agar bersinar di kancah internasional," kata Costum Designer Nusantara Samuel Wattimena kepada Merahputih.com di sesela persiapan jewelry fashion show.

Tamra
Jewelry fashion show Tamra Nusantara menghadrikan ragam perhiasan Nusantara. (Foto: JF3)

Ragam perhiasan dalam peragaan tersebut terdiri dari tiga seri, meliputi Nusa, Anta, dan Tara. Nusa merepresentasikan koleksi perhiasan Indonesia bagian Barat merujuk pada Pending sebagai hiasan pinggang raja dan ratu. Lewat kreasi Samuel Wattimena, Pending tampil lebih luwes dalam ukiran cincin, kalung, serta anting nan semuanya berlian.

Seturut pula Anta hasil gubahan nan terinspirasi dari Indonesia bagian Tengah, khususnya Nusa Tenggara Timur, melalui perhiasan Mamuli, Taka, dan Marangga. Tiap siluet dimodifikasi Samuel Wattimena menjadi desain perhiasan berlian berbeda, unik, dan elegan tetapi tetap menanamkan esensi khas ketiga perhiasan Indonesia Timur tersebut.

Baca Juga:

Tokyo dan Subkultur Fesyen Jalanannya

Sementara Tara cerminan inspirasi perhiasan ikonik Indonesia bagian Timur dari Maluku pada Mas Bulan Base, Belak, dan Pepek Sortil. Keunikan perhiasan berlian seri Tara terlihat dari motif berbentuk matahari berkaitan dengan kepercayaan orang Timur terhadap matahari. Berpijak dari tradisi tersebut, Samuel Wattimena lantas membuat motif lingkaran sebagai siluet utama ditonjolkan pada perhiasan berlian seri Tara.

"Kami ingin tampilkan seri Nusantara dengan desain dinamis, secara filosofis tetap sama, namun ada modifikasi di beberapa bagain agar masyarakat luas terutama kaum muda tertarik," kata Samuel Wattimena menjelaskan perhiasan rancangannya.

tamra
Salah liontin Pendant seri Tara. (Foto: The Palace Jeweler)

Sebelum pasukan serbahitam melantai, model kawakan Laura Muljadi tampil memeragakan keindahan perhiasan-perhiasan koleksi Nusantara bersama koreografi teatrikal. Selanjutnya, aktris Prisia Nasution menghangatkan runway melalui monolog mengisahkan hubungan perhiasan dengan manusia, alam semesta, dan keindahan. Disambung kemudian penampilan penyanyi muda Brigitta Sriulina Sembiring Meliala atau lebih dikenal dengan Idgitaf dengan suara menggelegar membuat Fashion Tent JF3 semarak. Sebagai penutup, Dira Sugandi hadir memberi energi besar pada lagu Janger Persahabatan dengan iringan semua model, penari, dan pengisi acara.

The Palace, menurut GM The Palace Jeweler Jelita Setifa, melalui Tamra Nusantara ingin menyajikan penampilan terbaik jewelry fashion show lewat paduan seni tari, serta penampilan musik dalam menunjukkan koleksi Nusantara pada ajang JF3 2022. "Dengan performa teatrikal ini, The Palace turut mendukung visi JF3 dalam mengedepankan budaya lokal pada kancah internasional,” kata Jelita.

Melalui kolaborasi dengan pelbagai pihak nan memiliki kesamaan visi membawa hasil karya Anak Bangsa ke kancah Internasional, seperti JF3 dan Samuel Wattimena, sambung Jelita, The Palace sebagai “National Jeweler” berkomitmen untuk terus berinovasi di industri ritel fine jewelry dan terus berekspansi.

"Kami ingin perhiasan jadi bagian penting fesyen bukan cuma pelengkap," kata Jelita kepada Merahputih.com. Melalui jewelry fashion show Tamra Nusantara, banyak mata kemudian tak lagi menganggap perhiasan sebagai pelengkap pilihan berbusana namun justru anting, kalung, gelang, dan cincin jadi pilihan utama berpenampilan lalu setelahnya busana, riasan, dan gaya rambut mengikuti atau mencocokkan.

tamra
Anting seri Anta dengan berlian di sisi kiri. (Foto: The Palace Jeweler)

"Penting pula tiap orang mengerti cara mempresentasikan perhiasan sebagai center of attention penampilan," terang Jelita menjelaskan permasalahan utama perhiasan saat digunakan. Jangan sampai semua perhiasan entah anting, kalung, gelang, dan cincin nan sesungguhnya ingin ditonjolkan tertutup dengan gaya rambut, riasan, dan busana dengan desain atau warna terlalu ramai.

Dengan begitu, Tamra Nusantara memberikan pengalaman penting bagi banyak orang untuk bisa mengerti peran dan posisi perhiasan sebagai pilihan utama berpenampilan. Bahkan, melalui koleksi Nusantara, menurut Direktur Merchandising Central Mega Kencana (CMK) Tanya Alissia, The Palace Jeweler juga memperkuat posisi sebagai gerai perhiasan nan mengedepankan kekayaan variasi serta eksplorasi desain.

“Desain-desain dari koleksi Nusantara dikembangkan sedemikian rupa untuk dapat memunculkan keindahan, keunikan, serta tradisi dari Budaya Indonesia melalui proses produksi detail, terampil, berteknologi canggih, serta dapat dipertanggungjawabkan,” papar Tanya Alissia pada konferensi pers Tamra Nusantara.

Dalam tiap kreasi perhiasan di koleksi Nusantara, sambung Tanya, terdapat hasil kerja keras individu-individu dalam tim kami dari hulu sampai hilir. Dalam pengerjaannya dibutuhkan minimal 51 hari kerja, sebab untuk merampungkan satu perhiasan butuh 408 jam kerja, malah ada pula hingga 100, bahkan 784 jam kerja untuk sepasang anting.

tamra
Cincin seri Nusa dengan rangkaian berlian di tenganya. (Foto: The Palace Jeweler)

"Hal itu jadi bukti nyata sebuah karya anak bangsa patut kita selebrasikan. Itulah nan membuat kreasi perhiasan kami istimewa,” tambahnya.

Selain Tamra Nusantara nan menjadi magnet pada malam pembukaan, panggung JF3 juga menggelar pemberian penghargaan kepada tiga sosok penting dengan kontribusi besar di dunia fesyen Tanah Air. Penerima penghargaan JF3 kategori Fashion Industry and Support jatuh kepada Jakarta International Models (JIM) sebagai agensi modelling pencetak model-model terbaik.

Selanjutnya pada kategori Fashion Designer penghargaan diberikan kepada Sebastian Gunawan berkat kiprahnya nan konsisten memajukan dunia fesyen Tanah Air. Terakhir, kategori Fashion Icon of The Year jatuh pada model dan aktris Jullie Estelle.

JF3 2022 tahun ke-18 digelar secara luring mulai tanggal 1-11 September 2022 dengan mengetengahkan teman Cultural Diversity.

Tamra
Dari kiri ke kanan: GM The Palace Jeweler Jelita Setifa, Direktur Merchandising Central Mega Kencana (CMK) Tanya Alissia, Costum Designer Samuel Wattimena, Chairman JF3 Soegianto Nagaria, dan Face Icon JF3 Anast Lie.(Foto: MP/Ronggo)

"Keragaman budaya jadi kekayaan Indonesia nan perlu dikenal dan digali. Kita punya kebhinekaan, sebagai pilihan cukup strategis untuk lebih memperkenalkan dunia mode dan juga kuliner lebih luas," Chairman JF3 Soegianto Nagaria.

Dalam sebelas hari gelaran JF3, terdapat enam hari penyelenggaran fashion festival di lokasi Fashion Tent La Piazza dengan menampilkan karya-karya terbaik Wilsen Willim, Didi Budiardjo, Tities Sapoetra, Danny Satriadi, Ivan Gunawan, dan Mel Ahyar.

Sementara, di JF3 Village Mall Kelapa Gading ada kolaborasi 60 jenama lokal dari LAKON Store, Danjyo Hiyoji, serta beberapa institusi fashion Indonesia seperti Dekranasda Nusa Tenggara Timur, APPMI, IPMI dan Cita Tenun Indonesia. (*)

Baca Juga:

Jangan Saltum, Ini Jenis Busana ke Pernikahan

#Jakarta Fashion Food Festival (JF3) #Tren Fesyen #Fashion #Jakarta Fashion & Food Festival
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
Perjalanan menuju malam puncak bukanlah proses yang singkat. Kompetisi ini diawali dengan 270 sketsa desain dari para peserta di berbagai daerah.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
Bagikan