Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kemenhub Siapkan Pengujian Mobil Listrik

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 11 Agustus 2019
Kemenhub Siapkan Pengujian Mobil Listrik

Genetro Suryo U.E.V 06, mobil listrik karya Mahasiswa UMM yang memenangkan kontes mobil hemat energi. Foto: www.umm.ac.id

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Perhuhubungan (Kemenhub) tengah merampungkan prosedur dan legalitas kendaraan listrik.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, hingga kini pihaknya tengah mengusahakan agar memiliki alat untuk menguji kinerja baterai.

Baca Juga: Jokowi Teken Perpres Tentang Mobil Listrik

"Sementara sebelum punya alat pengujian baterai saya akan minta negara asal baterai melakukan pengujian. Nanti saya tinggal terima sertifikatnya bahwa baterai ini nanti sudah lulus tinggal uji di negara mereka. Tahun 2020 akan pengadaan alat. Untuk pengujian baterai termasuk turunan turunan baterai," kata Budi ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (11/9).

Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Mochamad Ashari (keenam kanan) bersama tim mobil formula listrik bernama Anargya EV MARK 1.0 berfoto bersama di ITS Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/8/2019). Mobil formula listrik buatan mahasiswa ITS itu menggunakan kapasitas baterai hingga 300 volt serta motor listrik berdaya 72 kw dan diyakini mampu menempuh jarak sejauh 75 meter dalam waktu lima detik dengan kecepatan maksimum 100 km per jam. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/foc.
Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Mochamad Ashari (keenam kanan) bersama tim mobil formula listrik bernama Anargya EV MARK 1.0 berfoto bersama di ITS Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/8/2019). Mobil formula listrik buatan mahasiswa ITS itu menggunakan kapasitas baterai hingga 300 volt serta motor listrik berdaya 72 kw dan diyakini mampu menempuh jarak sejauh 75 meter dalam waktu lima detik dengan kecepatan maksimum 100 km per jam. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/foc.

Budi melanjutkan, yang tengah dipikirkan adalah bagaimana agar kendaraan listrik tersebut harus menimbulkan suara. Sebab, jika tidak ada suaranya, maka berpotensi mengancam pengendara lain.

Baca Juga: Mobil Listrik Jadi Solusi Atasi Polusi Udara, JK Pastikan Prepresnya Segera Terbit

"Aturan kita mobil itu harus ada suaranya. Sama mungkin baterai," terang Budi.

Presiden Joko Widodo menyatakan telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) terkait hal tersebut. Untuk itu, para pelaku industri otomotif di Indonesia diharapkan untuk segera merancang pengembangan mobil listrik.

"Kita tahu 60 persen mobil listrik itu kuncinya ada di baterai. Dan bahan untuk membuat baterai seperti kobalt, mangan dan lain-lainya, semuanya ada di negara kita," kata Jokowi.

Baca Juga: Neo Blits, Mobil Listrik Off-Road Karya Anak Bangsa Tampil di IIMS 2019

"Strategi bisnis ini kita rancang, agar nanti kita bisa mendahului dalam membangun industri mobil listrik yang kompetitif," tuturnya. (Knu)

#Mobil Listrik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Pertimbangkan Kaji Ulang Pajak Kendaraan Listrik, Pendapatan Berpotensi Hilang Rp 2 Triliun
Pemprov DKI akan mengkaji ulang pajak kendaraan listrik. Sebab, pendapatan berpotensi hilang Rp 2 triliun akibat pajak kendaraan listrik 0 persen.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Pemprov DKI Pertimbangkan Kaji Ulang Pajak Kendaraan Listrik, Pendapatan Berpotensi Hilang Rp 2 Triliun
Fun
Changan Deepal S05 Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi BEV dan REEV
Changan Deepal S05 resmi masuk Indonesia dengan dua pilihan teknologi elektrifikasi, BEV dan REEV. Varian REEV diklaim mampu tempuhclebih dari 1.100 kilometer.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Changan Deepal S05 Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi BEV dan REEV
Indonesia
Prabowo Dorong Industri Otomotif Nasional, Motor Listrik Buatan Indonesia Segera Meluncur
Presiden Prabowo Subianto mengungkap motor listrik nasional buatan anak bangsa akan diluncurkan dalam beberapa minggu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Prabowo Dorong Industri Otomotif Nasional, Motor Listrik Buatan Indonesia Segera Meluncur
Lifestyle
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Simak spesifikasi lengkap BAIC T1, mulai dari motor 94 hp, baterai LFP, jarak tempuh 425 km, fast charging 25 menit, hingga fitur V2L dan V2V.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Lifestyle
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
BAIC Indonesia resmi meluncurkan BAIC T1, mobil listrik pertama merek tersebut di Tanah Air. Usung konsep The Spacious Smart EV, dengan harga mulai Rp 300 jutaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
Lifestyle
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Ajang ini menjadi kesempatan untuk mengenal sekaligus mencoba langsung kendaraan listrik dengan teknologi terbaru.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Indonesia
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Kementerian Perindustrian tidak memiliki kewenangan dalam menentukan bentuk maupun skema insentif kendaraan listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Indonesia
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Purbaya menyatakan bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik akan memperkuat daya tahan ekonomi nasional secara jangka panjang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Indonesia
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Kebijakan pajak kendaraan listrik ke depan tidak lagi seragam dan bisa berbeda antarwilayah karena angkanya ditentukan Pemerintah Daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Indonesia
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Harga BBM yang mahal membuat biaya operasional EV entry level terlihat semakin jauh lebih hemat. Tren ini akan semakin menguat di kota besar
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Bagikan