Merahputih.com - Mobil listirk mungil Honda Super-One mejeng dalam ajang otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (4/8/2026).
Honda Super-One menjadi salah satu perhatian di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Mobil listrik mungil tersebut melakukan debut perdananya di Indonesia dan menjadi bagian dari langkah baru Honda dalam memperkenalkan kendaraan listrik untuk pasar yang lebih luas.
Meski demikian, Honda belum mengumumkan harga resmi Super-One untuk pasar Indonesia. Unit yang tersedia juga disebut masih terbatas setiap tahunnya. Namun, terdapat peluang model ini nantinya diproduksi atau dirakit secara lokal sehingga Honda tidak perlu mengandalkan impor dari luar negeri.
Super-One merupakan mobil listrik berjenis hatchback dengan kapasitas empat penumpang. Model ini memiliki karakter sebagai mobil perkotaan dengan dimensi kompak, yang tidak lepas dari asal-usulnya sebagai mobil Kei di Jepang.
Mobil tersebut memiliki panjang 3.599 mm, lebar 1.573 mm, dan dirancang untuk bermanuver dengan mudah di kawasan perkotaan. Dimensinya bahkan membuat Super-One menjadi salah satu mobil listrik berukuran paling kecil di kelasnya.
Untuk performa, Honda Super-One menggunakan motor listrik penggerak roda depan yang menghasilkan tenaga 47 kW dan torsi 162 Nm. Akselerasi 0–100 km/jam ditempuh dalam waktu sekitar 14,5 detik.
Honda juga membekali Super-One dengan fitur Boost Mode yang dapat meningkatkan tenaga sementara hingga 70 kW. Menariknya, saat fitur tersebut aktif, mobil ini dilengkapi simulasi perpindahan transmisi otomatis serta suara mesin buatan untuk memberikan sensasi berkendara yang lebih sporty.
Sumber tenaga berasal dari baterai lithium-ion berkapasitas 29,6 kWh. Berdasarkan standar WLTP, baterai tersebut mampu membawa Super-One menempuh jarak hingga 206 kilometer. Untuk penggunaan dalam kota dengan kecepatan lebih rendah, Honda mengklaim jarak tempuhnya dapat mencapai sekitar 320 kilometer berdasarkan pengujian WLTP City.
Dalam hal pengisian daya, Super-One mendukung DC fast charging hingga 50 kW, yang memungkinkan baterai diisi dari 10 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit. Mobil ini juga mendukung pengisian AC hingga 10 kW melalui koneksi tiga fase.
Dari sisi fitur, Honda belum mengungkap seluruh perlengkapan standar Super-One untuk pasar Indonesia. Namun, model ini diperkirakan menawarkan sejumlah fitur modern, seperti pelek alloy 15 inci, layar infotainment 9 inci, Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel, serta teknologi Google built-in.
Kehadiran Super-One juga menjadi langkah penting bagi Honda dalam memperluas kendaraan listriknya di Indonesia. Sebelumnya, Honda telah menghadirkan SUV listrik e, namun model tersebut lebih banyak digunakan dalam skema kendaraan sewa dan belum dipasarkan secara luas kepada konsumen.
Dengan ukuran yang kompak, teknologi elektrifikasi, serta karakter sebagai mobil perkotaan, Honda Super-One berpotensi menjadi salah satu model penting bagi Honda untuk memasuki pasar mobil listrik yang semakin berkembang di Indonesia. (Foto: MP/Didik Setiawan).