TERBANG bisa jadi sebuah pengalaman yang amat menarik. Tempat baru yang akan Anda tuju, petualangan baru, hingga perspektif baru membuat terbang memberikan sebuah antusiasme. Namun, Anda yang sering bepergian dengan pesawat tentu kerap merasakan ketidaknyamanan setelah terbang, semisal perut yang kembung.
Tidak ada satu pun jawaban yang pas untuk menjelaskan mengapa banyak avonturir mengalami ketidaknyamanan di bagian perut pascaterbang. Namun jangan khawatir, berikut cara untuk mengurangi rasa kembung setelah terbang.
- Perubahan tekanan udara menyebabkan gas dalam tubuh Anda mengembang. Berhati-hatilah menjaga pencernaan Anda. Caranya, hindari minuman berkarbonasi dan yang digoreng juga makanan berlemak.
- Tetap duduk selama berjam-jam hingga akhir perjalanan juga menyebabkan ketidaknyamanan. Ketika bepergian, baik dengan pesawat, kereta api, ataupun mobil, berjalan di sekitar setiap 1-2 jam dapat membantu mencegah kembung yang parah.
- Dehidrasi merupakan faktor lain dalam ketidaknyamanan yang umum terjadi. Minum cukup air tidak hanya akan mengatasi kembung akibat terbang, tetapi juga dapat menjaga kulit dan mata Anda dari perasaan kering dan gatal. Anda sebaiknya meminum air secara teratur sepanjang penerbangan dan pada saat mendarat. Namun, alkohol tidak akan membantu Anda dalam hal ini. Jika lebih banyak air berarti lebih banyak mondar-mandi ke kamar kecil, itu juga berarti lebih banyak gerak. Ini sebuah solusi yang saling menguntungkan.
- Makan dan tidur tepat waktu amat sulit ketika tengah dalam penerbangan, terutama jika penerbangan itu melampaui zona waktu. Makan sedikit dan menghindari makanan tinggi lemak, garam, dan asam akan membantu Anda terhindar dari kembung. Solusi cepat lainnya, konsumsilah probiotik saat Anda bepergian. Itu dapat membantu Anda menjaga sistem pencernaan bekerja dengan lancar.(*)
Baca juga Perempuan, Ini Lima Hal Yang Vagina Anda Sampaikan Tentang Kesehatan Anda