Kembali Cetak Rekor, Bitcoin Tembus ATH 121 Ribu Dolar AS

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 22 Juli 2025
Kembali Cetak Rekor, Bitcoin Tembus ATH 121 Ribu Dolar AS

Ilustrasi Bitcoin. (Foto: Unsplash/Pierre Borthiry)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perkembangan Bitcoin dalam dua minggu ini banyak membuat kejutan. Dalam beberapa hari saja, Bitcoin terus reli mencetak ATH baru yang melampaui 121 ribu dolar AS, kemudian kembali stabil di angka 120.500 dolar AS.

Bahkan, Bitcoin terus meningkat hingga 2,54 persen sampai hari ini. Awal bulan menjadi waktu yang cocok untuk melakukan trading future crypto maupun trading spot.

Apalagi, jika kamu melakukan pembelian Bitcoin futures yang hingga kini terus memperlihatkan trend bullish. Namun, sebelum melakukan trading, kamu harus memilih aplikasi trading futures terbaik.

Saat ini, ada banyak aplikasi trading crypto di Indonesia. Sayangnya, belum banyak platform trading crypto yang memiliki fitur trading futures.

Baca juga:

Cara Gampang Cuan di Tengah Euforia Bitcoin yang Cetak Rekor Tertinggi

Meski belum banyak, saat ini sudah ada beberapa platform yang mendukung trading futures crypto di Indonesia yang menyediakan fitur leverage hingga 25 kali dan fitur charting yang lengkap, serta cocok untuk trader profesional. Salah satunya adalah Pintu Futures dan beberapa platform crypto lain.

Para Trader Lebih Pilih Menahan Asetnya

Bitcoin
Para trader lebih memilih menahan asetnya. Foto: Pixabay

Saat ini, Rasio Keuntungan Output yang Disesuaikan (aSOPR) berada di angka 1,03 atau jauh di bawah level awal bulan Juli 2025. Jadi, pengambilan keuntungan secara agresif mendorong rasio ini lebih tinggi.

Meskipun Bitcoin mencetak rekor baru, tetapi para trader lebih memilih untuk menahan aset mereka dibanding menjualnya.

Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar koin yang dipindahkan di dalam jaringan tidak dijual untuk mendapatkan keuntungan besar, tetapi menandakan bahwa kenaikan ini tidak terlalu ekstrem.

SOPR juga menunjukkan, apakah BTC yang dipindahkan di dalam jaringan dijual dengan keuntungan (>1) atau kerugian (<1).

Adjusted SOPR menyempurnakan metrik ini dengan menyaring transaksi internal jangka pendek untuk menunjukkan apakah BTC yang dipindahkan di jaringan dijual dengan keuntungan atau kerugian.

Baca juga:

5 Rekomendasi Aplikasi Trading Futures Bitcoin Terbaik, Wajib Dicoba!

Pergerakan Harga Bitcoin

Pola
Pergerakan harga Bitcoin saat ini. (Foto: Unsplash/Dmitry Demidko)

Harga Bitcoin hari ini adalah 119 ribu dolar AS atau Rp 1.904.025.557, dengan volume perdagangan Bitcoin (BTC) dalam 24 jam terakhir mencatat angka sebesar 58.760.128.351 dolar AS.

Hal itu pun menunjukkan kenaikan sebesar 101,90% dibandingkan sehari sebelumnya.

Sementara itu, Bitcoin (BTC) pernah mencapai harga tertinggi sebesar 122.838 dolar AS dan harga terendah sepanjang waktu sekitar 67,81 dolar AS.

Saat ini, harganya 3,73 persen lebih rendah dari puncak tertinggi tersebut dan 174,3 persen lebih tinggi dibandingkan titik terendahnya.

Baca juga:

Catatkan Rekor Tertinggi, ini 3 Alasan Mengapa Bitcoin Bisa Tembus Rp 3,2 Miliar

Sedangkan untuk kapitalisasi pasar untuk Bitcoin (BTC) saat ini adalah 2.348.757.004.728 dolar AS. Kapitalisasi pasar ini dihitung dengan mengalikan harga token dengan jumlah pasokan token BTC yang beredar, yang saat ini adalah 20 juta token yang dapat diperdagangkan.

Lalu, valuasi terdilusi penuh (FDV) untuk Bitcoin (BTC) berada di angka 2.348.757.004.728 dolar AS. Ini menunjukkan estimasi maksimum dari kapitalisasi pasar jika semua token, yang totalnya 21 juta BTC, sudah beredar. (*)

#Bitcoin #Investasi #Kripto
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Airlangga memanfaatkan rangkaian agenda WEF untuk melakukan pertemuan dengan pimpinan perusahaan digital asal Amerika Serikat
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Lifestyle
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Kesuksesan ini tak lepas dari kelengkapan fitur yang mengakomodasi kebutuhan investor
Angga Yudha Pratama - Minggu, 25 Januari 2026
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Indonesia
Di World Economic Forum, Prabowo Tegaskan Greedonomics Cara Tindak Pengusaha Rakus
Prabowo pun menyinggung istilah robber barons yang populer digunakan di sejumlah negara pada abad ke-19, namun dinilainya sama dengan greedonomics di hadapan para undangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Di World Economic Forum, Prabowo Tegaskan Greedonomics Cara Tindak Pengusaha Rakus
Indonesia
Pidato Prabowo di World Economic Forum Diharapkan Bisa Bawa Investasi
Dengan kehadiran Presiden, Indonesia mendapatkan investasi yang bagus dan banyak supaya bisa berkembang bersama dalam segi sumber daya manusia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Pidato Prabowo di World Economic Forum Diharapkan Bisa Bawa Investasi
Indonesia
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
World Economic Forum merupakan pertemuan tingkat dunia yang rutin digelar tiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
Indonesia
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Salah satu kejutan besar dalam pertumbuhan ekonomi Jakarta adalah lonjakan di sektor penyediaan akomodasi serta makan dan minum
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Indonesia
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Danantara telah berdiskusi dengan Kamar Dagang Swiss (Swiss Chamber of Commerce) mengenai potensi kerja sama dalam proyek tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Berita
Diversifikasi Investasi Global Jadi Pilihan Investor Indonesia di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Ketidakpastian ekonomi global mendorong investor Indonesia memilih diversifikasi investasi lintas negara untuk mengelola risiko portofolio.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Diversifikasi Investasi Global Jadi Pilihan Investor Indonesia di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Lainnya
Perdagangan Derivatif Kripto di Pintu Futures Meningkat, Strategi Short dan Long Jadi Idola Baru
Perdagangan derivatif crypto membuka kesempatan bagi trader untuk mengoptimalkan strategi trading dalam berbagai kondisi pasar
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
Perdagangan Derivatif Kripto di Pintu Futures Meningkat, Strategi Short dan Long Jadi Idola Baru
Indonesia
Proyek Kilang sampai Budidaya Unggal Bakal Groundbreaking di Februari 2026
Beberapa proyek strategis diantaranya Proyek Bauksit, Alumunium, Bioavtur, Refinery (Kilang), hingga Proyek Budidaya Unggas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Proyek Kilang sampai Budidaya Unggal Bakal Groundbreaking di Februari 2026
Bagikan